Tuesday, 9 September 2014

iPhone 6 dan iPhone 6 Plus kini telah Resmi Diperkenalkan

:

TheVerge
Peluncuran iPhone 6 dan iPhone 6 Plus
KOMPAS.com - Tak terhitung bocoran-bocoran yang muncul mengenai smartphone terbaru Apple, iPhone 6. Perangkat yang lama ditunggu itu akhirnya resmi diperkenalkan Apple dalam acara peluncuran di Cupertino, AS, Selasa (9/9/2014) waktu setempat.

Perkenalan iPhone 6 hanya menyisakan sedikit kejutan karena rupa ponsel pintar tersebut ternyata sangat mirip dengan gambaran yang didapat dari aneka bocoran tentangnya selama ini.

Sesuai prediksi, iPhone generasi ke-6 mengusung ukuran layar yang lebih lebar dari sebelumnya, yakni 4,7 inci.

Desain iPhone 6 pun cukup banyak berubah dibandingkan para pendahulunya. Smartphone tersebut kini berbentuk lebih “membulat” dengan pinggiran-pinggiran melengkung yang lebih sesuai dengan kontur tangan manusia.

Demikian pula dengan bagian lensa kamera yang sedikit menonjol di bagian belakang, sama dengan yang digambarkan oleh bocoran. Selain versi 4,7 inci, ada pula iPhone 6 dengan layar yang lebih lebar (5,5 inci) bernama iPhone 6 Plus.

“Saya harap Anda setuju, mereka adalah ponsel terbaik yang pernah Anda lihat,” kata CEO Apple Tim Cook ketika memperkenalkan kedua produk di panggung, sebagaimana dikutip oleh The Verge.

Sedari awal, Apple memang berencana membuat iPhone 6 dalam dua versi ukuran layar. Resolusi display keduanya lebih tinggi dibandingkan iPhone terdahulu, yakni 1334x750 untuk iPhone 6 dan 1920x1080 (full-HD) untuk iPhone 6 Plus.

Karena ukuran layarnya yang lebih lebar itu, Apple menyebutkan bahwa iPhone 6 Plus memiliki jumlah pixel 185 persen lebih besar dibandingkan andalan Apple sebelumnya, iPhone 5S.

cis polda jatim : kelebihan layar 'Retina Display HD' milik iPhone 6

Apa saja kelebihan layar 'Retina Display HD' milik iPhone 6?
Lapisan layar iPhone 6. ©2014 Techcrunch.com

  •  
revida putri cis polda jatim - Kompetisi vendor-vendor smartphone saat ini tidak hanya terfokus pada sektor dapur pacu gadget-gadget andalan mereka. Bagian yang paling sering dilihat, layar, sekarang menjadi hardware yang wajib dikembangkan agar vendor-vendor tersebut tidak ditinggal oleh penggemar setianya.
Jika Samsung lebih dulu mengembangkan layar Super AMOLED dan LG yang membuat layar Quad-HD, maka dalam acara peluncuran iPhone 6 dini hari tadi (10/09), Apple mulai memperkenalkan layar iPhone generasi terbaru yang mereka sebut layar 'Retina Display HD'. Apa saja kelebihannya?
Seperti yang dijelaskan oleh salah satu petinggi Apple via Apple Live, Phil Schiller, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus sama-sama memiliki layar Retina Display generasi baru yang memiliki lebih dari satu juta piksel. Bahkan, iPhone 6 Plus tercatat mempunyai lebih dari 2 juta piksel. Jika dibandingkan dengan iPhone 5s, jumlah piksel dari iPhone 6 sekitar 38 persen lebih banyak, dan 185 persen lebih banyak di iPhone 6 Plus.
Perbandingan jumlah piksel iPhone 5s dan iPhone 6
Hal tersebut membuat iPhone selebar 5,5 inci tersebut disesaki oleh 401 piksel di setiap inci-nya. Tak salah, bila dari iPhone 6 Plus dapat menampilkan gambar yang tajam dengan kualitas Full HD 1080p. Resolusi total dari iPhone 6 Plus adalah 1920 x 1080 piksel.
Sementara itu, iPhone 6 mempunyai resolusi 1334 x 750 dan kerapatan piksel 326 ppi. Meski lebih lebar, iPhone 6 kemungkinan besar mempunyai ketajaman sama dengan iPhone 5s, mengingat kerapatan pikselnya sama.
Lebar sudut pandang dari layar Retina Display HD kedua smartphone tersebut juga semakin lebar berkat kehadiran lapisan piksel 'dual-domain' pada layar LCD IPS berjenis 'photo-aligned'. Lapisan layar tersebut juga mampu menghasilkan tampilan warna sRGB yang lebih kaya dan detail.
Sebagai penyempurna, Apple membalut layar Retina Display HD tersebut dengan lapisan kaca yang telah diperkuat dengan proses ionisasi. Batalnya pemberian layar safir untuk kedua varian iPhone 6 membuat cukup banyak penggemar kecewa. Namun, Apple sejak jauh hari memang diprediksi tidak mampu menyelesaikan iPhone 6 dengan layar safir tahun ini.

cis polda jatim : Galaxy Note 4 Dilego Rp 12 Juta, iPhone 6 Dihargai Berapa?



Tak hanya iPhone 6, Hardarwe Zone juga menyebutkan bahwa phablet Samsung Galaxy Note 4 akan menyusul dirilis di Singapura pada 26 September.


Revida putri cis polda jatim .Galaxy Note 4di ajang IFA 2014 di Berlin, Jerman. Menurut bocoran yang berasal dari empat ritel di wilayah Eropa, Galaxy Note 4 bakal dipasarkan dengan banderol antara 795 hingga 799 euro atau berkisar Rp 12 jutaan.

Jika phablet generasi terbaru Samsung dipasarkan dengan harga premium di atas Rp 10 juta, maka kira-kira berapa harga yang pantas untuk smartphone anyar iPhone 6 yang rencananya bakal diperkenalkan Apple pada 9 September besok?

Menurut Anshul Gupta, analis senior dari lembaga riset Gartner, nantinya iPhone 6 diprediksi akan dilabeli harga jual tidak jauh berbeda dengan Galaxy Note 4. Gupta memperkirakan harga untuk versi terendah, atau iPhone 6 yang berkapasitas memori 8 GB saja sudah akan mencapai US$ 1.000 atau setara dengan Rp 11,7 juta.

Lebih lanjut Gupta menjelaskan, meski saat ini banyak produsen smartphone yang turut meramaikan pasar smartphone segmen menengah ke bawah, Apple dipastikan akan tetap menyasar segmen premium. Gupta meyakini Apple tidak akan mengulang kembali kesalahannya yang sempat merilis iPhone 5C, smartphone Apple pertama yang secara eksplisit disebutkan untuk menyasar segmen konsumen menengah.

Meski begitu, Gupta berasumsi bahwa suatu saat strategi Apple yang terus-menerus 'bermain' di segmen premium akan menjadi bumerang yang menyulitkan diri mereka sendiri.

"Segmen premium tidak berkembang sepesat segmen bawah. Ancaman kompetisi persaingan dari Samsung misalnya, hal ini sungguh-sungguh bisa menjadi ancaman yang serius bagi bisnis Apple di masa mendatang," papar Gupta seperti yang dilansir laman Sidney Morning Herald, Senin (8/9/2014).

Akan tetapi Gupta berani menjamin, iPhone 6 akan menjadi produk yang sangat dinantikan dan sukses di pasaran. Harga yang mahal tidak pernah menjadi kendala bagi konsumen untuk membeli produk-produk besutan Apple.

Sebagai bukti, para peminat iPhone 6 dilaporkan laman Business Insider sudah terlihat mengantre di depan Apple Store yang berada di Fifth Avenue, New York, Amerika Serikat. Anehnya, mereka ini artinya sudah mengantre jauh sebelum iPhone 6 diumumkan dan disebutkan secara resmi kapan waktu penjualannya.

iPhone 6 sendiri diprediksi akan diperkenalkan dalam sebuah acara khusus pada 9 September 2014. Smartphone generasi terbaru dari Apple ini diyakini hadir dalam dua versi ukuran layar, yaitu 4,7 dan 5,5 inci. Keduanya dikabarkan akan melenggang bersamaan dengan smartwatch Apple, iWatch.

cis polda jatim : beberapa Hal yang Paling Dinanti di Acara Peluncuran iPhone 6





revida putri  cis polda jatim- Tepat tengah malam nanti Waktu Indonesia Barat, bertempat di Flint Center for the Performing Arts, Cupertino - California, Apple secara resmi akan meluncurkan iPhone 6, smartphone terbaru besutan mereka.

Berbagai rumor terkait iPhone 6 beberapa bulan belakangan ini semakin gencar berhembus di dunia maya. Namun tak satu pun informasi yang dikonfirmasi oleh Apple. Seperti biasa, perusahaan yang didirikan oleh duet Steve Jobs dan Steve Wozniak itu menutup rapat seluruh informasi yang terkait dengan produk baru mereka.

Meski begitu, antusias para pengguna tak terbendung. Semakin rapat Apple menutup pintu informasi, justru semakin banyak bocoran yang beredar.

Berikut adalah 4 hal yang diharapkan terwujud di acara peluncuran iPhone 6 nanti malam

cis polda jatim : Pengguna Android Tak Tergoda Rayuan iPhone 6


iPhone 6 (gsmarena.com)

cis polda jatim - Dini hari nanti, Jumat (9/9/2014), Apple rencananya akan memperkenalkan iPhone 6 kepada publik. Bertempat di di Flint Center for the Performing Arts, Cupertino, California, iPhone 6 yang digadang-gadang mengusung sejumlah pembaruan akan menampakkan dirinya dan memamerkan segala keunggulannya.

Namun menurut hasil studi lembaga survei Survata asal Amerika Serikat, sehebat apapun iPhone 6 tetap tidak akan mampu menarik perhatian sebagian besar pengguna Android.

Dilansir laman Cnet, Selasa (9/9/2014), hasil survei Survata terhadap 899 responden menunjukkan bahwa hanya ada sekitar 5% pengguna Android yang berminat berpaling ke iPhone 6. Sementara 12,4% lainnya mengatakan akan mempertimbangkan lebih dulu.

Banyak di antara mereka yang menganggap harga iPhone 6 akan sangat mahal. Sementara kini sudah semakin banyak smartphone Android berspesifikasi mumpuni yang dijual dengan harga terjangkau di pasaran.

Selain pengguna Android, Survata juga menggelar survei bagi para pengguna produk BlackBerry dan Windows Phone. Dan hasilnya pun tak jauh berbeda, iPhone 6 dinilai gagal menarik perhatian mereka.

Hasil survei menunjukkan bahwa hanya ada 6% pengguna handset BalckBerry yang berminat terhadap iPhone 6. Sedangkan pengguna Windows Phone hanya ada 3% yang menunjukkan antusiasmenya kepada iPhone 6.

Akan tetapi di luar itu semua, Survata meyakini jika iPhone 6 akan sangat digandrungi oleh para fan boy, sebutan bagi penggemar perangkat besutan Apple. Survata mencatat hampir lebih dari 50% pengguna iPhone 5 akan segera beralih ke iPhone 6 di waktu perilisan resminya nanti. Di lain sisi, sekitar 18% pemilik iPhone 5S di AS diprediksi juga akan meng-upgrade perangkatnya ke iPhone 6.

Sebelumnya menurut Anshul Gupta, analis senior dari lembaga riset Gartner, iPhone 6 diprediksi akan dilabeli harga segmen premium. Gupta memperkirakan harga untuk versi terendah, atau iPhone 6 4,7 inci yang berkapasitas memori 8 GB saja sudah akan mencapai US$ 1.000 atau setara dengan Rp 11,7 juta.

cis polda jatim : Pengertian Hukum Agraria


Ketika mendengar penyebutan istilah agraria  kita akan selalu langsung berpikir soal  tanah. Ini disebabkan karena istilah agraria memang identik dengan tanah. Demikian pula dengan hukum agraria. Ketika mendengarnya  kita akan langsung mengasosiasikannya dengan pengaturan atas tanah  berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Mengidentikkan hukum agraria sebagai hukum atas tanah adalah tidak salah. Namun perlu diketahui bahwa hukum agraria dalam ilmu hukum memiliki pengertian yang tersendiri.
Agraria dalam bahasa latin disebut dengan â??agerâ? yang berarti tanah atau sebidang tanah. Dalam bahasa latin â??agrariusâ? berarti persawahan atau perladangan atau pertanian. Sementara itu, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa â??Agrariaâ? berarti urusan pertanahan dan atau tanah pertanian serta urusan pemilikan atas tanah. Sedangkan agraria dalam bahasa inggris disebut dengan â??agrarianâ? yang diartikan sebagai tanah dan dihubungkan dengan berbagai usaha  pertanian.
Blackâ??s Law Dictionary menyebutkan bahwa agraria itu adalah:
â??realting  to land or to dvision or distribution of land;  esp, from land or land ownership; Agraria laws (problems, disputes).â?
Pengertian mengenai  agraria tersebut diatas, berbeda dengan pengertian agraria yang ditemukan dalam Undang-Undang Pokok Agraria (Hukum Agraria) yang memberikan pengertian agraria dalam arti luas, yakni meliputi  bumi, air  dan dalam batas-batas tertentu juga ruang angkasa serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
Pengertian berdasarkan hukum agraria tersebut  dirumuskan berdasarkan berbagai rumusan yang ditemukan dalam Undang-Undang Pokok Agraria, antara lain dalam konsiderans, pasal dan penjelasan Undang-Undang Pokok Agraria, yakni Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960.
Selanjutnya mari kita lihat beberapa pengertian hukum agraria yang diberikan oleh para ahli, sebagai berikut:
Gouwgiokssiong dalam Buku Agrarian Law 1972, memberikan pengertian hukum agraria dalam arti yang sempit yaitu hukum agraria merupakan hukum yang identik dengan tanah.
E. Utrecht dalam buku Pengantar dalam Hukum Indonesia 1961, memberikan pengertian yang sama secara tegas terhadap hukum agraria dan hukum tanah. Utrecht berpendapat bahwa hukum agraria (hukum tanah) menjadi hukum tata usaha negara.
W.L.G Lemaire dalam buku Het Recht in Indonesia 1952 membicarakan hukum agraria suatu kelompok hukum yang bulat meliputi bagian hukum privat maupun bagian hukum tata negara dan hukum administrasi negara.
Bachsan Mustafa, SH., memberikan pengertian hukum agraria sebagai himpunan peraturan yang mengatur bagaimana  para pejabat pemerintah menjalankan tugas di bidang keagrariaan.
Boedi Harsono, memberikan pengertian terhadap hukum agraria bahwa hukum agraria bukan hanya satu perangkat bidang hukum semata. Hukum agraria merupakan satu kelompok berbagai bidang hukum yang mengatur penguasaan atas berbagai sumber daya alam tertentu yang termasuk di dalam pengertian agraria.
Berdasarkan pengertian hukum agraria yang diberikan diatas, maka dapat diketahui bahwa hukum agraria memiliki pengertian dalam arti luas dan sempit.

Azas dalam Hukum Agraria

Berikut ini beberapa asas yang digunakan dalam pengaturan hukum agraria  di Indonesia:
Asas nasionalisme dalam hukum agraria , menyatakan bahwa:
â??Hanya warga negara Indonesia saja yang mempunyai hak milik atas tanah  atau yang boleh mempunyai hubungan dengan bumi dan ruang angkasa dengan tidak membedakan antara laki dan perempuan serta warga negara asli dan keturunanâ?.
Asas hukum adat yang disaneer dalam hukum agraria, menyebutkan bahwa:
â??Hukum adat yang digunakan dalam hukum agraria adalah hukum adat yang yang sudah dibersihkan dari segi-segi negatifnyaâ?.
Asas dikuasai oleh negara dalam hukum agraria, menyatakan bahwa:
â??Bumi, air dan ruang angkasa termasuk kekayaan alam yang terkandung di dalamnya pada tingkat tertinggi dikuasai oleh negara sebagai organisasi kekuasaan seluruh rakyat, hal ini sebagaimana dimaksud dalam pasal  2 ayat 1 Undang-Undang Pokok Agrariaâ?.
Asas fungsi sosial dalam hukum agraria, menyatakan bahwa:
â??Penggunaan tanah tidak boleh bertentangan dengan hak-hak orang lain dan kepentingan umum, kesusilaan serta keagamaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 Undang-Undang Pokok Agrariaâ?.
Asas gotong royong dalam hukum agraria, menyatakan bahwa:
â??Segala usaha bersama dalam lapangan agraria didasarkan atas kepentingan bersama dalam rangka kepentingan nasional dalam bentuk koperasi atau dalam bentuk usaha gotong royong lainnya dan negara dapat bersama-sama dengan pihak lain untuk menyelenggarakan usaha bersama dalam lapangan agraria, sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 Undang-Undang Pokok Agrariaâ?.
Asas kebangsaan dalam hukum agraria, menyatakan bahwa:
â??setiap warga negara Indonesia baik asli maupun warga Indonesia keturunan berhak memiliki hak atas tanahâ?.
Asas unifikasi dalam hukum agraria, menyatakan bahwa:
â??hukum agraria disatukan dalam sebuah undang-undang yang diberlakukan bagi seluruh warga negara Indonesia, yang berarti hanya ada satu hukum agraria yang berlaku di Indonesia yaitu Undang-Undang Pokok Agrariaâ?
Asas non-diskriminasi dalam hukum agraria, menyatakan bahwa:
â??Asas yang melandasi hukum agraria (Undang-Undang Pokok Agraria) bahwa  undang-Undang Pokok Agraria tidak membedakan antara sesama warga negara Indonesia baik yang asli maupun keturunan asingâ?.
Asas pemisahan horizontal dalam hukum agraria, menyatakan bahwa:
â??Terdapat pemisahan antara pemilikan hak atas tanah dengan benda atau bangunan yang terdapat diatas tanah tersebut. Asas ini merupakan lawan asas vertikal atau asas perlekatan yang menyatakan bahwa segala apa yang melekat pada suatu benda atau yang merupakan satu bagian dengan benda tersebut dianggap menajdi satu dengan bagian tersebut atau dengan kata lain tidak terdapat pemisahan antara hak atas tanah dengan bangunan yang terdapat diatasnyaâ?.
Hukum AgrariaPembahasan mengenai hukum agraria merupakan salah bidang pembahasan yang cukup luas. Untuk itu ulasan lebih lanjut mengenai hukum agraria akan kami tuangkan dalam artikel-artikel kami yang selanjutnya. Untuk memudahkan anda memahami hukum agraria, berikut kami berikan link untuk download Undang-Undang Pokok Agraria:

Download Hukum Agraria

Deklarasi Kemerdekaan Amerika

Deklarasi Kemerdekaan Amerika

Deklarasi Kemerdekaan Amerika
Ketika, dalam peristiwa manusia, menjadi perlu untuk satu orang untuk membubarkan band politik yang telah menghubungkan mereka dengan yang lain, dan menganggap antara kekuatan-kekuatan bumi, stasiun terpisah dan sama dengan yang hukum-hukum alam dan alam Tuhan memberikan mereka, rasa hormat yang layak untuk pendapat manusia mensyaratkan bahwa mereka harus menyatakan sebab-sebab yang mendorong mereka untuk pemisahan.

Kami memegang kebenaran ini menjadi jelas, bahwa semua manusia diciptakan setara, bahwa mereka diberkati oleh Pencipta mereka dengan hak-hak asasi tertentu, bahwa di antara ini adalah kehidupan, kebebasan, dan pengejaran kebahagiaan. Bahwa untuk mengamankan hak-hak ini, pemerintah adalah lembaga di antara manusia, menurunkan kekuatan hanya mereka dari persetujuan yang diperintah, bahwa kapan pun bentuk pemerintahan menjadi destruktif ini berakhir, itu adalah hak rakyat untuk mengubah atau menghapuskannya, dan lembaga pemerintah yang baru, meletakkan dasar pada prinsip-prinsip dan pengorganisasian kekuasaan dalam bentuk seperti itu, karena mereka akan tampak paling mungkin untuk efek keselamatan mereka dan kebahagiaan. Prudence, memang, akan menentukan bahwa pemerintah lama didirikan seharusnya tidak berubah untuk penyebab ringan dan sementara; dan karenanya semua pengalaman telah menunjukkan bahwa manusia lebih dibuang untuk menderita, sementara kejahatan yang sufferable, daripada ke kanan diri dengan menghapuskan bentuk-bentuk yang mereka terbiasa. Tapi ketika kereta panjang pelanggaran dan usurpations, selalu mengejar objek yang sama evinces desain untuk mengurangi mereka di bawah despotisme absolut, itu adalah hak mereka, itu adalah tugas mereka, untuk membuang pemerintah tersebut, dan untuk menyediakan penjaga baru untuk masa depan mereka keamanan. Tersebut telah menjadi pasien kesabaran ini koloni, dan seperti sekarang kebutuhan yang membatasi mereka untuk mengubah sistem pemerintahan mantan mereka. Sejarah Raja Inggris sekarang adalah sejarah cedera berulang dan usurpations, semua memiliki objek langsung dalam pembentukan sebuah tirani mutlak atas negara-negara ini. Untuk membuktikan ini, biarlah fakta-fakta disampaikan ke dunia terang.
Dia telah menolak untuk menyetujui undang-undang, yang paling sehat dan diperlukan untuk kepentingan publik.
Dia telah dilarang gubernur untuk mengesahkan undang-undang penting segera dan menekan, kecuali dihentikan dalam operasi mereka sampai persetujuannya harus diperoleh, dan ketika begitu ditangguhkan, ia telah benar-benar lalai untuk hadir kepada mereka.
Dia telah menolak untuk mensahkan undang-undang lain untuk akomodasi kabupaten besar orang, kecuali orang-orang akan melepaskan hak perwakilan di legislatif, yang tak ternilai hak untuk mereka dan tangguh untuk tiran saja.
Dia telah dipanggil bersama badan legislatif pada tempat yang tidak biasa, tidak nyaman, dan jauh dari penyimpanan catatan publik mereka, untuk tujuan tunggal mereka ke melelahkan sesuai dengan langkah-langkah nya.
Dia telah dilarutkan perwakilan rumah berulang kali, untuk menentang dengan tegas jantan invasi pada hak-hak rakyat.
Dia telah menolak untuk waktu yang lama, setelah dissolutions tersebut, menyebabkan orang lain untuk dipilih; dimana kekuasaan legislatif, mampu pemusnahan, telah kembali ke masyarakat luas untuk latihan mereka, negara tersisa di Sementara itu terkena semua bahaya invasi dari luar, dan kejang-kejang dalam.
Ia telah berupaya untuk mencegah penduduk negara-negara; untuk tujuan menghalangi hukum untuk naturalisasi asing; menolak untuk lulus lain untuk mendorong kemari migrasi mereka, dan meningkatkan kondisi lahan alokasi baru.
Dia telah menghalangi administrasi peradilan, dengan menolak persetujuan untuk undang-undang untuk membangun kekuasaan peradilan.
Dia telah membuat hakim tergantung pada kehendak-Nya saja, untuk masa jabatan kantor mereka, dan jumlah dan pembayaran gaji mereka.
Dia telah mendirikan banyak kantor baru, dan dikirim kawanan mari petugas untuk melecehkan orang-orang kami, dan makan substansi mereka.
Dia terus di antara kita, di masa damai, tentara berdiri tanpa persetujuan dari legislatif kita.
Dia telah mempengaruhi untuk membuat independen militer dan unggul kekuasaan sipil.
Dia telah dikombinasikan dengan orang lain untuk tunduk kita kepada yurisdiksi asing dengan konstitusi kita, dan tidak diakui oleh hukum kita, memberikan persetujuan untuk tindakan mereka berpura-pura undang-undang.
Untuk quartering tubuh besar pasukan bersenjata di antara kita:
Untuk melindungi mereka, oleh persidangan pura-pura, dari hukuman untuk setiap pembunuhan yang mereka harus berkomitmen pada penduduk negara-negara ini:
Untuk memotong perdagangan kita dengan semua bagian dunia:
Untuk memaksakan pajak pada kita tanpa persetujuan kita:
Karena merampas kita dalam banyak kasus, manfaat dari pengadilan juri: Untuk mengangkut kita melampaui lautan untuk diadili karena pelanggaran berpura-pura:
Untuk menghapus sistem bebas dari hukum bahasa Inggris di provinsi tetangga, mendirikan dalamnya pemerintah sewenang-wenang, dan memperluas batas-batasnya sehingga untuk membuat itu sekaligus contoh dan instrumen cocok untuk memperkenalkan aturan mutlak yang sama ke dalam koloni:
Untuk menghilangkan piagam kita, menghapuskan hukum kita yang paling berharga, dan mengubah fundamental bentuk pemerintah kita:
Untuk menangguhkan legislatif kita sendiri, dan menyatakan diri mereka diinvestasikan dengan kekuasaan untuk mengatur bagi kita dalam semua kasus apapun.
Dia telah menjarah lautan kita, rusak pantai kita, membakar kota-kota kita, dan menghancurkan kehidupan rakyat kita.
Ia saat ini mengangkut pasukan besar tentara bayaran asing untuk menyelesaikan karya kematian, kehancuran dan tirani, sudah dimulai dengan situasi kekejaman, dan pengkhianatan hampir sejajar di usia yang paling biadab, dan benar-benar tidak layak kepala bangsa yang beradab.
Dia telah bersemangat pemberontakan dalam negeri antara kita, dan telah berusaha untuk membawa pada penduduk perbatasan kita, Indian liar tanpa ampun, yang dikenal aturan perang, adalah penghancuran undistinguished dari semua, jenis kelamin usia dan kondisi.
Dalam setiap tahap ini kita telah mengajukan petisi penindasan ganti rugi dalam istilah yang paling sederhana: permohonan kita berulang telah dijawab hanya oleh cedera berulang. Seorang pangeran, karakter yang demikian ditandai oleh setiap tindakan yang dapat menentukan seorang tiran, tidak layak untuk menjadi penguasa orang-orang bebas.
Deklarasi Kemerdekaan AmerikaJuga telah kami ingin perhatian pada saudara-saudara Inggris kita. Kami telah memperingatkan mereka dari waktu ke waktu upaya oleh legislatif mereka untuk memperluas yurisdiksi unwarrantable atas kami. Kami telah mengingatkan mereka tentang keadaan kami emigrasi dan pemukiman di sini. Kami telah mengajukan banding ke pengadilan asli mereka dan kemurahan hati, dan kami telah menyihir mereka dengan ikatan keluarga bersama kita untuk mengingkari usurpations ini, yang, pasti akan mengganggu koneksi kami dan korespondensi. Mereka juga telah tuli terhadap suara keadilan dan kerabat. Kita harus, karena itu, menyetujui dalam nesessity, yang mencela perpisahan kami, dan menahan mereka, karena kita memegang seluruh umat manusia, musuh dalam perang, teman-teman perdamaian.
Kami, oleh karena itu, wakil dari Amerika Serikat, dalam Umum Kongres, dirakit, menarik bagi Hakim Agung dunia untuk kejujuran dari niat kita, lakukan, dalam nama dan oleh otoritas orang-orang baik ini koloni, khidmat mempublikasikan dan menyatakan, bahwa koloni bersatu ini, dan hak seharusnya negara-negara bebas dan independen; bahwa mereka terbebas dari semua kesetiaan kepada Kerajaan Inggris, dan bahwa semua koneksi politik antara mereka dan negara Inggris, ini dan harus benar-benar dibubarkan, dan bahwa negara sebagai bebas dan independen, mereka memiliki kuasa penuh untuk menyatakan perang, menyimpulkan perdamaian, aliansi kontrak, membangun perdagangan, dan untuk melakukan semua tindakan lain dan hal-hal yang menyatakan hak independen dapat lakukan.Dan untuk mendukung deklarasi ini, dengan ketergantungan perusahaan pada perlindungan Ilahi, kami saling berjanji untuk masing-masing hidup kami yang lain, nasib kita dan kehormatan kita yang kudus.
John Hancock Josiah Bartlett
Wm. Whipple Matthew Thorton
Saml. Adams John Adams
Robt. Treat Paine Elbridge Gerry
Step. Hopkins William Ellery
Roger Sherman Sam’el Huntington
Wm. Williams Oliver Wolcott
Wm. Floyd Phil. Livingston
Frans. Lewis Lewis Morris
Richd. Stockton Jno. Witherspoon
Fras. Hopkinson John Hart
Abra. Clark Robt. Morris
Benjamin Rush Benja. Franklin
John Morton Geo. Clymer
Jas. Smith Geo. Taylor
James Wilson Geo. Ross
Caesar Rodney Geo. Read
Tho. M’Kean Samuel Chase
Wm. Paca Thos. Stone
Charles Carroll of Carrollton
George Wythe Richard Henry Lee
Th Jefferson Benja. Harrison
Thos. Nelson, Jr. Francis Lightfoot Lee
Carter Braxton Wm. Hooper
Joseph Hewes John Penn
Edward Rutledge Thos. Heyward, Junr.
Thomas Lynch, Junr. Arthur Middleton
Button Gwinnett Lyman Hall Geo. Walton

cis polda jatim Ebook : Crime Scene Investigation Part 1

cis polda jatim Free Ebook : abaut Crime scene article " Bloodstain"



Pengertian Hukum Perkawinan


Hukum perkawinan merupakan pengaturan hukum mengenai perkawinan. Dapat juga dikatakan bahwa hukum perkawinan adalah persekutuan hidup antara laki-laki dan perempuan yang bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang sakinah/teratur dan yang dikukuhkan dengan hukum formal.
Hukum perkawinan mutlak diadakan di Indonesia untuk memberikan prinsip-prinsip dan landasan hukum bagi pelaksanaan perkawinan yang selama ini telah berlaku di Indonesia. Perkawinan telah dianggap sebagai bagian dari hak asasi manusia di Indonesia, oleh karena itu prinsip dasar mengenai hukum perkawinan juga dituangkan dalam Undang-Undang Dasar 1945, sebagaimana dimaksud dalam pasal 28B ayat 1.
Tulisan berikut ini disadur dari penjelasan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Pengaturan Hukum Perkawinan

Pengaturan mengenai hukum perkawinan di Indonesia dapat dijumpai dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974  tentang perkawinan. Pengaturan mengenai hukum perkawinan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 bukan hanya disusun berdasarkan prinsip dan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 tetapi juga disusun dengan mengupayakan menampung segala kebiasaan yang selama ini berkembang dalam masyarakat Indonesia. Hal tersebut dilakukan dengan mengakomodir ketentuan hukum  agama dan kepercayaan serta tradisi yang berkembang dalam masyarakat, meskipun kadang masih dianggap belum sepenuhnya sesuai.
Sebagai upaya mengakomodir ketentuan hukum agama dan kepercayaan masyarakat dalam hukum perkawinan di Indonesia, maka  terdapat ketentuan yang berbeda  dalam hukum perkawinan di Indonesia yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Hukum perkawinan yang berlaku bagi orang Indonesia asli adalah hukum agama yang telah diterima oleh hukum adat;
  • Hukum perkawinan yang berlaku bagi orang Indonesia asli lainnya adalah hukum adat;
  • Hukum perkawinan yang berlaku bagi orang Indonesia Asli yang beragama Kristen adalah Huwelijks Ordonnantie Christen Indonesia (S. 1933 Nomor 74);
  • Hukum perkawinan yang berlaku bagi orang Timur Asing Cina dan warganegara Indonesia keturunan Cina adalah ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata dengan sedikit perubahan;
  • Hukum perkawinan yang berlaku bagi orang-orang Timur Asing lain-lainnya dan warganegara Indonesia keturunan Timur Asing lainnya adalah disesuaikan dengan hukum Adat mereka;
  • Hukum perkawinan yang berlaku bagi =orang Eropa dan Warganegara Indonesia keturunan Eropa dan yang disamakan dengan mereka adalah Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

Prinsip/Azas Pengaturan Hukum Perkawinan

Hukum-PerkawinanPengaturan mengenai hukum perkawinan sebagaimana dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 mengandung beberapa prinsip atau azas sebagai berikut:
Pertama : Bahwa membentuk keluarga yang bahagia dan kekal merupakan tujuan dari perkawinan, oleh karena itu dalam rangka mencapai kesejahteraan (sprituil dan materil) maka suami dan istri perlu untuk saling membantu dan melengkapi satu sama lain;
Kedua: Bahwa suatu perkawinan telah dianggap sah apabila telah dilaksanakan sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing, namun tetap harus dilakukan pencatatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pencatatan perkawinan adalah sama pentingnya dengan pencatatan peristiwa penting lainnya  dalam kehidupan seseorang. Sebagai contoh adalah pencatatan kelahiran;
Kedua: Bahwa pengaturan mengenai hukum perkawinan adalah sesuai dengan azas monogami. Namun seorang suami diizinkan untuk beristri lebih dari satu apabila telah memenuhi berbagai persyaratan tertentu yang telah ditetapkan dan diputuskan melalui pengadilan;
Ketiga: Bahwa calon suami istri adalah mereka yang dianggap telah matang untuk melangsungkan perkawinan agar dapat mewujudkan tujuan perkawinan dengan dengan baik dengan keturunan yang sehat. Sehubungan dengan itu, maka dalam hukum perkawinan diatur mengenai batasan umum untuk melangsungkan perkawinan yaitu 16 tahun bagi perempuan dan 19 tahun bagi lak-laki;
Keempat: Bahwa perkawinan memiliki tujuan yang baik. Oleh karena itu, hukum perkawinan mengatur syarat yang ketat dalam urusan perceraian. Perceraian harus memiliki alasan tertentu dan dilaksanakan di hadapan pengadilan yang ditetapkan;
Kelima: Bahwa pengaturan dalam hukum perkawinan mengatur adanya keseimbangan hak dan kedudukan suami dan istri dalam perkawinan.

Hukum Islam Tentang Pernikahan : Sebagai Fitrah


Hukum islam tentang pernikahan telah cukup banyak diulas bahwa hukum islam tentang pernikahan adalah sunnah Rasulullah SAW. Hukum islam tentang pernikahanadalah dianjurkan karena hukum islam tentang pernikahan telah menjadikan ikatan pernikahan yang sah sebagai sarana bagi pemenuhan tuntutan kemanusiaan yang sangat asasi dan sebagai sarana untuk membina keluarga yang islami berdasarkan al-Quran dan Sunnah.
Hukum islam tentang pernikahan sangat dihargai, sehingga suatu ikatan pernikahan ditetapkan sebanding dengan separuh agama. Penghargaan hukum islam tentang pernikahan ini salah satunya dapat diketahui dari sebuah hadits bahwa Anas nin Malik Anas bin Malik radliyallahu â??anhu berkata bahwa:
â??Telah bersabda Rasulullah shallallahu â??alaihi wa sallam, yang artinya bahwa barang siapa menikah maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendak ia bertaqwa kepada Allah dalam memeliharanya yang separuhnya lagiâ?.
Selain itu, islam adalah agama yang tidak menyukai membujang. dapat diketahui dari sebuah hadits bahwa Anas nin Malik Anas bin Malik radliyallahu â??anhu berkata bahwa:
â??Telah bersabda Rasulullah shallallahu â??alaihi wa sallam, yang artinya bahwa Nikahilah perempuan yang banyak anak dan penyayang. Karena aku akan berbangga dengan banyaknya umatku dihadapan para Nabi kelak di hari kiamatâ?.

Hukum Islam Tentang Pernikahan : Kedudukan

Hukum islam tentang pernikahan diwajibkan kepada orang-orang yang memiliki nafsu kuat yang dapat menjerumuskannya untuk berbuat maksiat sementara dia adalah orang memiliki kemampuan, yakni memiliki kemampuan untuk membayar mahar pernikahan dan mampu memberikan nafkah.
Sementara kepada orang yang mampu tetapi masih dapat menjaga nafsunya sehingga terhindar dari perbuatan maksiat, maka pernikahan baginya adalah sunat. Sedangkan kepada orang yang yang tidak ada padanya larangan untuk menikah dan inilah hukum asal pernikahan, maka pernikahan baginya adalah harus.
Selanjutnya, kepada mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk memberikan nafkah lahir dan bathin kepada istrinya, selama tidak memberikan kemudharatan kepada istirinya, maka baginya pernikahan adalah makrus. Sedangkan bagi mereka yang tidak meemiliki kemampuan untuk memberi nafkah lahir dan bathin kepada istrinya dan dia sendiri adalah orang yang lemah dan tidak memiliki keinginan untuk menikah serta dapat dan akan menganiaya istrinya bila dia telah menikah, maka baginya pernikahan adalah haram.
Hukum Islam tentang Pernikahan