Showing posts with label Gaya. Show all posts
Showing posts with label Gaya. Show all posts

Thursday, 22 October 2026

Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan Rawan Narkoba

Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan Rawan Narkoba

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan pemberantasan narkoba perlu diiringi edukasi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, dan penataan lingkungan untuk mencegah peredaran narkotika berulang. (Foto Dok. Bid Humas Polda Jatim)
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan pemberantasan narkoba perlu diiringi edukasi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, dan penataan lingkungan untuk mencegah peredaran narkotika berulang. (Foto Dok. Bid Humas Polda Jatim)

Jakarta, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartantomenegaskan bahwa penanganan kawasan rawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, dan penataan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba kembali terjadi.

Pernyataan tersebut disampaikan Dadang saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).

Menurut Dadang, pemberantasan jaringan peredaran narkoba harus disertai langkah pencegahan yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya pemberantasan narkoba memberikan hasil yang berkelanjutan.

Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mengurangi risiko munculnya kembali aktivitas peredaran narkotika.

Selain penegakan hukum, pencegahan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pendidikan mengenai bahaya narkoba, pendampingan terhadap generasi muda, serta kepedulian warga dinilai menjadi langkah penting untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika.

Dadang menilai, partisipasi aktif masyarakat dapat membantu menjaga lingkungan agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat peredaran narkoba.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap ancaman peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Ia menekankan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor. Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga memperhatikan faktor sosial dan kondisi lingkungan yang berpotensi mendukung peredaran narkotika.

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kerja Melayani Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.(Ril)

https://bacasaja.today/kapolda-metro-jaya-dorong-edukasi-penataan-kawasan-rawan-narkoba/?feed_id=68026&_unique_id=6ad9db4b2dea4

Friday, 31 July 2026

Rekam Jejak Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas Dari Pilot Helikopter VIP Enam Kapolri

Rekam Jejak Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas Dari Pilot Helikopter VIP Enam Kapolri hingga Pimpin Ditpolairud Polda Sulut

Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas
Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas

MANADOPOST.ID-Sejak dipercaya menjabat Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., membawa arah kepemimpinan yang menitikberatkan pada penguatan keamanan maritim, penegakan hukum di wilayah perairan, serta pelayanan cepat dalam penanganan berbagai keadaan darurat di laut.

Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas memiliki rekam jejak panjang di bidang operasional, pengamanan VIP, hingga penanganan bencana dan konflik di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu penugasan prestisius yang pernah diembannya adalah menjadi Pilot Helikopter VIP enam Kapolri pada berbagai periode kepemimpinan. Penugasan tersebut menuntut profesionalisme tinggi karena berkaitan langsung dengan pengamanan dan mobilitas pimpinan tertinggi Polri.

Ia juga pernah menjabat Kapolres Tanah Datar, Polda Sumatera Barat, selama hampir tiga tahun. Pengalaman memimpin wilayah tersebut semakin mengasah kemampuannya dalam memimpin organisasi, menjaga keamanan wilayah, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Kariernya kemudian berlanjut sebagai Staf Pribadi (Korspripim) dua Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, sebuah posisi strategis yang memberikan pengalaman dalam mendukung kebijakan dan pelaksanaan tugas di tingkat Mabes Polri.

Selain itu, Bayuaji juga memiliki pengalaman mengikuti berbagai operasi kepolisian di hampir seluruh wilayah Indonesia, mulai dari penanganan bencana alam hingga operasi pengamanan kerusuhan.

Kemudian mengemban sejumlah penugasan di Korps Baharkam Polri sebelum akhirnya dilantik sebagai Dirpolairud Polda Sulawesi Utara.

Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal dalam menghadapi tantangan pengamanan wilayah laut Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara serta memiliki aktivitas pelayaran dan perikanan yang tinggi.

Di tingkat internasional, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas juga pernah dipercaya sebagai Ketua Kontingen Tim Nasional Penerjun Payung Polri pada pertengahan 2024. Di bawah kepemimpinannya, tim Indonesia berhasil menorehkan prestasi pada ajang 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championships dan 5th FAI World Cup Indoor Skydiving Championships di Macau, China.

Selama memimpin Ditpolairud Polda Sulut, Bayuaji dikenal aktif memperkuat patroli laut, meningkatkan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat pesisir.

Di bidang penegakan hukum, ia memperketat pengawasan terhadap dugaan distribusi Bio Solar ilegal yang memanfaatkan jalur laut, khususnya di wilayah Bitung.

Pada Mei 2026, Ditpolairud menggelar pelatihan rescue dan survivalselama tiga hari di Batu Putih, Tangkoko, Bitung. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan personel menghadapi situasi darurat, bencana, dan operasi pencarian serta pertolongan (SAR).

Selain melakukan penyelidikan dan penindakan, Bayuaji juga menekankan transparansi proses hukum. Pada Februari 2026, ia memberikan klarifikasi resmi terkait penanganan perkara Bio Solar ilegal guna memastikan proses hukum berjalan berdasarkan alat bukti serta menepis isu adanya praktik suap maupun upaya pembungkaman media.

Komitmen terhadap keselamatan di laut juga menjadi salah satu prioritasnya. Tim SAR dan penyelam Ditpolairud Polda Sulutbeberapa kali menunjukkan respons cepat dalam operasi kemanusiaan.

Pada Juli 2026, Bayuaji turut memimpin penanganan dan proses evakuasi jenazah Anak Buah Kapal KM Mina Kencana 18, Pilus Kunangka, yang meninggal dunia saat melaut. Penanganan cepat hingga pemulangan jenazah melalui Dermaga Ditpolairud Bitung mendapat apresiasi dari keluarga korban dan komunitas maritim.

Selain itu, Ditpolairud juga aktif merespons keresahan masyarakat terkait kemunculan buaya muara di sejumlah kawasan pesisir Manado dan Bitung. Melalui patroli rutin dan edukasi kepada masyarakat pesisir, kepolisian berupaya meminimalkan risiko terjadinya korban jiwa.

Dalam pengamanan kegiatan internasional, Bayuaji memimpin operasi pengamanan jalur laut saat kunjungan delegasi Uni Eropa ke Sulawesi Utara pada Juli 2026. Pengawasan diperketat di kawasan pelabuhan, jalur pelayaran utama, hingga titik-titik strategis guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban laut tetap kondusif.

Di bidang penegakan hukum, Ditpolairud Polda Sulut pada masa kepemimpinannya juga melanjutkan penyidikan perkara kebakaran KM Barcelona. Proses hukum tidak berhenti pada tahap penyidikan semata, tetapi dituntaskan hingga pelimpahan seluruh tersangka beserta barang bukti ke pihak kejaksaan untuk selanjutnya diproses di pengadilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui berbagai pengalaman strategis, mulai dari Pilot Helikopter VIP enam Kapolri, Kapolres Tanah Datar, Staf Pribadi dua Kabaharkam Polri, hingga keterlibatan dalam berbagai operasi penanganan bencana dan kerusuhan di Indonesia, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas membawa bekal kepemimpinan yang kuat.

Pengalaman tersebut berpadu dengan komitmennya dalam memperkuat penegakan hukum, pelayanan kemanusiaan, serta respons cepat terhadap setiap dinamika keamanan di wilayah perairan Sulawesi Utara.

https://bacasaja.today/rekam-jejak-kombes-pol-bayuaji-yudha-prajas-dari-pilot-helikopter-vip-enam-kapolri-2/?feed_id=67512&_unique_id=6a6ce8bea4c7d

Monday, 22 June 2026

Pihak Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Zalim soal Penangkapan Roy Suryo

Pihak Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Zalim soal Penangkapan Roy Suryo

Bantah Tudingan Zalim soal Penangkapan Roy Suryo, Polda Metro Jaya: Lihat Lagi Prosesnya
Polda Metro Jaya membantah tudingan zalim dalam upaya penangkapan serta penahanan terhadap Roy Suryo dan Tyassuma Tifauzia alias dr Tifa. Keduanya ditangkap terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (19/6/2026). [embed]https://www.youtube.com/watch?v=JHOw5YqKNco[/embed] Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meminta pihak yang menuding adanya kezaliman untuk mengkaji ulang upaya yang dilakukan polisi. "Jadi kami meluruskan, ada tokoh yang menyatakan kezaliman, coba Bapak bisa melihat lagi apa langkah-langkah yang dilakukan," kata Budi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026). Menurut Budi, penangkapan terhadap Roy dan dr Tifa bukan tindakan personal, melainkan didasari ketentuan hukum.   Menurut dia, upaya penangkapan tersebut merupakan rangkaian proses penyelidikan hingga penyidikan. "Jadi memang kalau dalam upaya hukum, kami tekankan sekali lagi, ini bukan terhadap personal, bukan terhadap profesi, bukan terhadap ketokohan," ujar Budi. "Tetapi terkait tentang laporan seseorang warga masyarakat, dilengkapi dengan alat-alat bukti, keterangan saksi, ahli, dan lain-lain, sehingga ditetapkanlah sebagai tersangka. Jadi proses itu yang harus kita sama-sama mengedukasi," imbuh dia.
Ia pun meminta pihak menuding polisi berbuat zalim untuk bersikap bijak dan tidak memprovokasi masyarakat. "Maka kami mau menyampaikan ke Bapak yang tersebut, untuk bijaklah secara hukum. Jangan membuat suatu statement pernyataan-pernyataan yang membuat publik ragu," ucap Budi.
  https://bacasaja.today/pihak-polda-metro-jaya-bantah-tudingan-zalim-soal-penangkapan-roy-suryo/?feed_id=59230&_unique_id=6a39af0ac4d8c