Showing posts with label Portal Berita. Show all posts
Showing posts with label Portal Berita. Show all posts

Tuesday, 14 October 2014

Pria Ini Bunuh Teman Sekerjanya Dengan Gergaji Kayu


Pria Ini Bunuh Teman Sekerjanya Dengan Gergaji Kayu
surya/sugiyono
Kapolsek Bungah AKP Moch. Sudirman, melihat tempat kejadian pembunuhan di galangan kayu, Dusun Gunungsari, Desa Indrodelik, Kecamatan Bungah, Selasa (14/10/2014). 
Polda Jatim, GRESIK - Suyono (41), warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, dibunuh teman kerjanya Khoirul Anam (37), warga Dusun Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Selasa (14/10/2014).
Kejadian tersebut berlangsung di galangan kayu untuk membuat kusen-kusen di Dusun Gunungsari, Desa Indrodelik, Kecamatan Bungah.
Informasi dari Polsek Bungah, Suyono dan Khoirul tidur satu tempat di galangan kayu tersebut.
"Korban tiba-tiba dipukul dengan balok kayu di kepala, kemudian leher dan pergelangan tangan kirinya digergaji," kata Kapolsek Bungah AKP Moch. Sudirman kepada SURYA Online.
Saat ini, polisi masih mendalami motif pembunuhan tersebut dengan menangkap tersangka dan memintai keterangan saksi-saksi.

Satlantas Polres Magetan Siagakan Pemburu Bus Ugal -ugalan


Polres Magetan Siagakan Pemburu Bus Ugal -ugalan

Polda jatim, MAGETAN - Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Magetan siagakan regu pemburu, yang akan mengejar bus ugal ugalan dan berkecepatan tinggi mulai masuk wilayah Kecamatan Maospati hingga perbatasan wilayah Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ngawi.
"Kami siapkan dua regu pemburu di jalur jalan antar provinsi, Magetan - Solo,"kata Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Magetan AKP Sudarhanto kepada Surya, Selasa (14/10/2014).
Dikatakan AKP Sudarhanto, penempatan regu pemburu dijalur padat antar provinsi yang masuk wilayah hukumnya itu sebagai tindak lanjut banyaknya kasus kecelakaan lalu lintas yang memakan banyak korban jiwa dengan melibatkan angkutan bus antar kota antar provinsi dan antar kota dalam provinsi itu.
Dalam sehari kemarin, kecalakaan lalu lintas yang melibatkan bus angkutan umum di wilayah jalur jalan Provinsi Jatim ada dua kasus,  memakam delapan jiwa manusia, ke-tujuh meninggal dunia, seluruhnya penumpang bus Harapan Jaya yang terpental setelah sopir bus yang menjalankan kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa menguasainya saat berada di tikungan tajam wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Kedua, kasus kecelakaan yang terjadi pas ditengah jembatan Maospati, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, bus Mira melanggar kendaraan bermotor hingga pengendaranya tewas ditempat kejadian dan menjadikan arus jalan Madiun - Solo macet beberapa saat.
"Kedua regu itu masing masing kami tempatkan di pertigaan Maospati jurusan Barat, Kabupaten Magetan dan satu regu di Pos Baluk, Karangrejo, Magetan yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Ngawi,"kata AKP Sudarhanto pindahan dari Polda Jatim ini.
Kedua regu pemburu ini seluruhnya menggunakan motor besar dengan kapasitas mesin tinggi. Regu pemburu itu selain akan menghentikan, juga akan menindak pengemudi bus yang ugal ugalan.
"Jelas kami akan menindak pengemudi yang menjalankan bis dengan ugal ugalan,"kata AKP Sudarhanto, sembari mengatakan hingga Selasa (14/10) siang ini, belum ada bus yang melanggar kecepatan dan ugal ugalan lewat di wilayah hukumnya.

Gerbong Mutasi Kembali Mengangkut Pejabat Polda Jatim


Polda Jatim SURABAYA - Gerbong mutasi di jajaran Polri kembali bergulir di Polda Jawa Timur. Berdasarkan TR Mabes Polri ST/1883/VIII/2014 tertanggal 28 Sepetember 2014 sejumlah jabatan strategis Polri dirotasi. 
Di antaranya jajaran Kapolres di Polda Jatim yang dimutasi yakni Kapolres Malang AKBP Adi Deriyan akan menjabat sebagai Wadir Um Polda Jabar. Posisi Kapolres Malang akan diisi AKBP Aris Haryanto sebelumnya Kapolres Pacitan. 
Selanjutnya Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki melanjutkan tugas ke Baintelkam Polri. Jabatannya diisi AKBP Anggoro Sukartono sebelumnya Kapolres Nganjuk. Sedangkan jabatan Kapolres Nganjuk diisi AKBP M Anwar Nasir sebelumnya Kapolres Sorong Polda Papua. 
Sedangkan AKBP Hadi Utomo yang baru menjabat Ka SPKT Polda Jatim akan menjabat Kapolres Situbondo mengantikan AKBP Erthel Stephen yang dimutasi sebagai Kapolres Kediri Kabupaten. Untuk Kapolres Kediri AKBP Dheny Hariady dipromosikan menjadi Wakasat Brimob Polda Sumut.
Kapolres Sampang AKBP Imran Edwin Siregar menempati pos baru sebagai Wadir Intel Polda Jatim. Jabatan Kapolres Sampang diisi AKBP Yudo Nugroho Sugianto sebelumnya Kaden I Sat Brimob Polda Jatim.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono membenarkan mutasi sejumlah pejabat Polri di lingkup Polda Jatim.
"Kami kira itu sesuatu yang biasa dan wajar," tutur Awi Setiyono.

Thursday, 2 October 2014

Aspirasi Tak Digubris Pimpinan Sidang, PKB-Hanura-PDIP Walkout



Pelantikan anggota DPR, MPR dan DPD
Sejumlah anggota DPR, MPR dan DPD periode 2014-2019 mengikuti Sidang Paripurna MPR di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/10) (Liputan6.com\Andrian Martinus Tunay)

Sidang Paripurna DPR kembali dilanjut usai diskors dan melalui lobi oleh pimpinan Fraksi. Agenda kali ini adalah pemilihan pimpinan DPR.

Pantauan Liputan6.com, Kamis (2/10/2014), lima nama mencuat sebagai pimpinan DPR, yakni Setya Novanto dari Golkar sebagai Ketua DPR. Ada 4 nama Wakil Ketua DPR, yakni Fadli Zon dari Gerindra, Agus Hermanto dari Demokrat, Taufik Kurniawan dari PAN, dan Fahri Hamzah dari PKS.

Saat itu juga, anggota Fraksi dari PDIP Aria Bima melontarkan interupsi. Namun pimpinan sidang Popong Otje Djundjunan mengacuhkannya. Aria Bima kembali interupsi, tetapi tetap tak digubris oleh pimpinan sidang dari Golkar tersebut.

Lantaran hal tersebut, seorang anggota Fraksi dari PKB maju ke mimbar dan menyatakan bahwa pihaknya walk out atau keluar dari ruang sidang dan menyatakan tidak bertanggung jawab atas hasil sidang.

"Karena ada kediktatoran dalam sidang ini, dan saya tidak ingin. Dengan ini PKB menyatakan sikap untuk melakukan walk out dan tidak bertanggung jawab atas seluruh atas hasil paripurna yang tidak hadir," ujarnya.

Langkah itu kemudian disusul oleh Hanura dan PDIP. Anggota fraksi dari kedua partai itu menyatakan walk out dan juga tidak bertanggung jawab atas hasil sidang.

Paripurna DPR Rusuh, Palu Menghilang



Paripurna DPR Rusuh, Palu Menghilang
Rusuh di DPR (Antara/Rosa Panggabean)

  Sidang Paripurna DPR untuk menentukan struktur organisasi DPR baru periode 2014-2019 berlangsung rusuh. Sejumlah anggota DPR menyambangi meja pimpinan sidang karena memprotes sejumlah hal.

Di antaranya soal skors sidang, interupsi tak digubris, dan sejumlah permintaan apakah ingin melanjutkan sidang malam ini atau ditunda menjadi besok.

Petugas pengamanan pun langsung sigap membentuk pagar untuk melindungi pimpinan anggota DPR dari Golkar, Popong Otje Djundjunan dan dari Gerindra, Ade Rezki Pratama.

Ketika itu, pimpinan sidang Popong mencari palu yang ternyata menghilang. "paluna euweuh (palunya tidak ada)," ujar dia di Ruang Sidang DPR, Rabu (1/10/2014) menjelang tengah malam.

Saat itu juga, sejumlah celetukan muncul. "Sudah susah-susah cari kursi (jadi anggota Dewan), (tapi giliran) disuruh duduk nggak mau," ujar seseorang di dalam ruang sidang. Ada juga yang berkata, "astaghfirullahaladzim."

Sebelumnya voting digelar untuk menentukan apakah memilih pimpinan DPR malam ini atau dilanjutkan besok. Sebanyak 6 partai setuju untuk memilih malam ini, yakni Gerindra, Golkar, PPP, PKS, PAN, dan Demokrat. Sedangkan PDIP, Hanura dan Nasdem memilih tidak setuju. Sementara PKB abstain. (Ans)

Cis polda Jatim : Perampok Seksi di Jagat Facebook dan Twitter



Waspada, Wanita Cantik Ini Ternyata Perampok
Stephanie Beaudoin menghadapi lebih dari 100 tuntutan atas kasus perampokan di Arthabaska dan Maple, dua kota kecil di Kanada. Perempuan cantik itu dituduh 42 kali menerobos masuk properti orang lain. (Dailymail)

Liputan6.com, Kanada - Berhati-hatilah dengan penampilan menawan seseorang, sebab mungkin saja di baliknya tersembunyi sesuatu yang membahayakan. Seperti si cantik Stephanie Beaudoin ini.

Di balik kecantikan dan tubuh moleknya, Stephanie adalah perampok. Penjahat cantik, begitulah julukan yang disematkan padanya di jagat Twitter dan Facebook.
Perampok kecil-kecilan itu menjadi hits, ketika Montreal Journal mempublikasikan foto panasnya dalam balutan bikini. Padahal setelah dicari tahu, wanita seksi itu adalah seorang penjahat.
 

Dilansir dari Daily Mail, Rabu (24/9/2014), Stephanie ditangkap bulan lalu di Victoriaville, Kanada atas tuduhan merampok beberapa rumah di 42 daerah.

Pihak berwenang Kanada yakin Stephanie bekerja dengan tiga kaki tangan berusia di bawah umur -- 13, 15 dan 17 tahun -- untuk merampok rumah tinggal di daerah Athabaska dan Maple.

Mahasiswa keperawatan dan anteknya itu diduga masuk ke rumah-rumah tersebut, dengan mecongkel pintu atau jendela ruang bawah tanah.

Pekan lalu, pengadilan setempat menjatuhkan dakwaan lain padanya Stephanie. Sehingga totalnya dakwaannya sampai 114 kalusul. Pencuri cantik itu menghadapi tuduhan merampok, menerima barang curian, serta secara ilegal memiliki dan menyimpan sembilan senjata api.

Polisi juga menemukan beberapa senjata di belakang kendaraan Mitsubishi Lancer putih yang biasa dikendarainya.

"Rekor ini mengesankan. Aku diberi sebuah dokumen setebal 12 inci atau sekitar 30 cm," kata pengacara Stephanie, Denis Lavigne kepada surat kabar La Nouvelle Union.

Lavigne mengatakan, kliennya telah diperiksa dokter, untuk menentukan kondisi mentalnya ketika merampok. Si cantik Stephanie dijadwalkan untuk sidang pada 17 November mendatang. 

Facebook

Kehebohan si cantik dan seksi Stephanie yang berawal dari fan page Facebook bertajuk 'news personality', telah mendapatkan lebih dari 2.000 likes.

Sejak foto-foto Stephanie dipublikasikan secara online, pengguna Twitter juga yang menjuluki dia penjahat paling seksi di dunia kriminal.

"Stephanie Beaudoin akan mencuri hati Anda, kemudian barang-barang Anda," tulis salah satu pengguna Twitter menulis.

Sebelumnya, dunia maya juga sempat heboh oleh penjahat berwajah ganteng. Awal mulanya karena foto-fotonya yang berpose cool bak model. Penjahat tampan yang satu ini bernama Jeremy Meeks.
Meski dibalut kostum khas bui berwarna oranye, Meeks yang memiliki mata berwarna biru dan tato air mata di bagian kiri matanya sangat tak terlihat seperti penjahat.

Foto mugshot -- foto jarak dekat untuk keperluan data kepolisian-- pria berusia 30 tahun yang ternyata sudah menikah dan memiliki anak berusia 3 tahun ini menuai sensasi dunia maya, setelah dipublikasi (posting) pada laman Facebook Departemen Kepolisian Stockton, California, Amerika Serikat pada Rabu 18 Juni 2014.

Kehebohan Meeks seperti yang dialami si cantik Stephanie di jagat maya, bahkan mendapatkan 84.285 like.

Saturday, 27 September 2014

Solusi Info : Orang Sedunia Akhirnya Tahu Apa Itu #ShameOnYouSBY


Orang Sedunia Akhirnya Tahu Apa Itu #ShameOnYouSBY
 SOlusi– Warga Twitter bereaksi atas hasil sidang pembahasan RUU Pilkada di DPR yang memutuskan pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Hasil tersebut mematahkan opsi pemilihan kepala daerah secara langsung yang lebih berpihak ke rakyat.
Atas keputusan tersebut, pengguna Twitter pun mengecam Koalisi Merah Putih yang mendukung pilkada lewat DPRD dan Partai Demokrat pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang melakukan aksi walk out dari sidang pembahasan RUU Pilkada di saat-saat akhir. Hasilnya, tagar (hastag) #ShameOnYouSBY pun menjadi kata wajib yang menyertai berbagai komentar kecaman tersebut.
Menurut pantauan KompasTekno, tagar #ShameOnYouSBY mulai ramai bermunculan di linimasa Twitter di Indonesia sejak Jumat (26/9/2014) pagi. Tagar tersebut pun pada siang hari sekitar pukul 10.00 WIB menjadi Trending Topic peringkat pertama di Indonesia. Tak hanya hangat Indonesia, tagar #ShameOnYouSBY ternyata juga menjadi salah satu tagar terpopuler di dunia (Worlwide Trends).
Sekitar pukul 11.00 WIB, tagar tersebut berada di peringkat ketiga terpopuler Twitter secara global.
Kepopuleran tagar #ShameOnYouSBY di tingkat dunia tak lepas dari jumlah pengguna Twitter yang besar di Indonesia. bahkan, kota Jakarta pun pernah dinobatkan sebagai salah satu kota paling "cerewet" di jagat Twitter dunia.
 

Polda Jatim Info : Tidak Ada Korban, Ini Penjelasan PLTU Kanci soal Ambulans Hilir Mudik


Lokasi ledakan di PLTU Kanci Cirebon (Repro: Erika Lia/Koran Sindo)Lokasi ledakan di PLTU Kanci Cirebon (Repro: Erika Lia/Koran Sindo)- Cirebon Electric Power (CEP) memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam ledakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kanci di Jalan Raya Cirebon-Tegal, Desa Kanci Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (26/9/2014) sekira pukul 13.30 WIB.

External Staff Cirebon Electric Power (CEP), Hafid Saptandito, mengakuiada beberapa ambulans yang hilir mudik sesaat setelah ledakan terjadi.

“Ambulans-ambulans itu hanya standard safety saja. Ada kejadian, ambulans didatangkan ada atau tidak ada korban,” jelas Hafid.

Dia menambahkan, lokasi kejadian saat ini sudah disterilkan. Tidak ada yang boleh mendekat.

Munculnya beberapa ambulans cukup mengejutkan warga yang berkumpul di lokasi ledakan. Pasalnya banyak anggota keluarga mereka yang bekerja di PLTU tersebut. Mereka khawatir kehadiran ambulans itu mengindikasikan ada korban, apalagi ledakan terdengar sangat keras.

Setelah dipastikan tidak ada korban, konsentrasi warga mulai mencair. Namun sampai sore ini masih digelar pertemuan antara perwakilan warga dan pihak PLTU. Sejak awal sebenarnya warga sudah memprotes keberadaan PLTU tersebut. Selain membahayakan, PLTU juga mengeluarkan suara bising.

Polda Jatim Info:Boiler PLTU Cirebon Meledak, Rumah Warga Retak


Boiler PLTU Cirebon Meledak, Rumah Warga Retak  
 
Pembangkit Listrik harus Berwawasa Lingkungan (Foto PLTU Suralaya- Dokumentasi DJK)

Suara ledakan yang sangat dahsyat lebih dirasakan warga yang berada di sekitar PLTU Kanci. Seperti diungkapkan Anto, warga Desa Waruduwur, Kecamatan Astanajapura. "Suara dahsyat sekali. Seperti suara bom atau gunung meletus," ujarnya.
Akibat dahsyatnya suara ledakan, empat anggota keluarganya pingsan. Tidak hanya itu, dinding luar rumahnya mengalami retak-retak. Puluhan rumah warga lainnya pun mengalami kondisi yang sama.

Mereka akhirnya beramai-ramai mendatangi lokasi ledakan, yaitu di PLTU Cirebon. Selain mencari tahu penyebab ledakan besar, mereka menuntut PLTU Cirebon mengganti rugi rumah mereka yang mengalami keretakan.

Ledakan mengakibatkan kawasan PLTU diselimuti asap putih. Cukup lama asap yang berasal dari ledakan itu membumbung sebelum akhirnya berangsur-angsur hilang ditiup kencangnya embusan angin.

Pihak PLTU Cirebon sendiri enggan menyebutkan penyebab pasti ledakan tersebut. Direktur CSR PT Cirebon Elektrik Power--pengelola PLTU Cirebon--Hafid hanya menuturkan saat ini pihaknya masih menghitung total kerugian yang dialami. "tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu," ujar Hafid.

Kapolres Cirebon AKBP Chiko Ardwiatto, yang berada di lokasi, mengatakan peristiwa ini masih dalam penyelidikan. Tenaga ahli PLTU saat ini menyelidiki kejadian ini. Dugaan sementara, ledakan terjadi karena salah satu valve di pipa yang terhubung dengan boiler tidak bisa menahan tekanan air yang tinggi. "Akhirnya, boiler pun meledak," tuturnya.
Boiler atau ketel uap adalah suatu perangkat mesin yang berfungsi untuk mengubah air menjadi uap. Proses perubahan air menjadi uap terjadi dengan memanaskan air yang berada di dalam pipa-pipa dan memanfaatkan panas dari hasil pembakaran bahan bakar. Pembakaran dilakukan secara terus-menerus di dalam ruang bakar dengan mengalirkan bahan bakar dan udara dari luar. Uap yang dihasilkan boiler adalah uap superheat dengan tekanan dan temperatur tinggi.

Dirpolair Polda Jawa Barat Kombes Anang Hidayatullah, yang juga berada di lokasi kejadian, mengaku menemukan pecahan seperti kerak air dengan ketebalan sekitar 20 sentimeter. "Itu barang bukti yang meledak," ujarnya.

Polda Jatim Info : Begini Kerusakan akibat Ledakan di PLTU Cirebon

DOKUMENTASI POLRI
 - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kanci di Kecamatan Mandu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meledak, Jumat (26/9/2014) sekitar pukul 13.00 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan di beberapa komponen PLTU.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, penyebab ledakan sudah dipastikan berasal dari pecahnya saluran uap panas dari boiler yang disalurkan melalui pipa bertekanan tinggi.

"Benar pecah, sehingga menimbulkan ledakan dan kerusakan di sekitar boiler berupa kaca-kaca yang ikut pecah," kata Martinus saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat sore.

Martinus mengatakan, ledakan tersebut menyebabkan awningpenutup sobek, besi-besi penyangga di sekitarnya melengkung, serta endapan air laut yang dipanaskan berserakan.

"Dapat dipastikan tidak ada korban jiwa. Di lokasi kejadian tidak ada pekerja yang bertugas karena lingkungannya panas dan bertekanan tinggi," terangnya.

Ledakan tersebut sempat menarik perhatian warga. Warga pun berbondong-bondong memadati lokasi untuk menyaksikan kejadian yang cukup mengejutkan itu.

"Saat ini Polres Cirebon sudah menempatkan personelnya untuk pengamanan lokasi, dan masyarakat sudah berangsur-angsur meninggalkan TKP," tandasnya.

Polda Jatim Info : Solusi Info : PLTU Kanci di Cirebon Meledak


PLTU Kanci meledak (Ilustrasi, Okezone)
 
“Awalnya pipa boiler bocor sehingga menimbulkan ledakan dan asap yang cukup tebal,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, dalam pesan singkatnya yang diterima Okezone.

Dari keterangan petugas keamanan PLTU, tidak ada korban jiwa. Sementara para pekerja di lokasi dievakuasi ke tempat aman.

Akibat kejadian tersebut, listrik sebesar 660 megawatt yang dihasilkan oleh PLTU Kanci terhenti.

“Sementara TKP tidak bisa didekati dan proses evakuasi dilakukan secara internal," jelasnya.

Hingga kini pihak kepolisian masih membantu proses evakuasi serta secara bertahap melakukan penyelidikan.

Tuesday, 23 September 2014

Polda Jatim Terjunkan Tim TAA ke Suramadu


Polda Jatim Terjunkan Tim TAA  ke  Suramadu
)
 Polda Jatim langsung mengirimkan unit Traffic Analys Accident (TCC) ke lokasi kecelakaan di pintu jembatan Suramadu sisi madura.
Hal itu dilakukan untuk bisa mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan yang dinilai menonjol dengan menewaskan seorang pengemudi Toyota Yaris nomor polisi N 1568 GM.
Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Jatim, AKBP Yusuf mengatakan, pihaknya ketika mendapatkan laporan terjadinya kecelakaan di pintu jembatan Suramadu langsung memerintahkan tim TAA Polda Jatim untuk membantu olah TKP.
"Mengingat jembatan Suramadu sebagai icon nasional jadi sangat penting diketahui apa penyebab kecelakaan sebenarnya di situ secara detail," kata Yusuf di Mapolda Jatim, Selasa (23/9/2014).
Dijelaskan Yusuf, berdasar laporan yang diterimanya menyebutkan, kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan.
Yakni truk Fuso nopol DK 9541 GI yang ada didepan pintu gerbang masuk jembatan Suramadu, sedan Toyota Yaris nopol N 1568 GM dan dump truk nopol L 8073 DJ.
Korban meninggal merupakan pengemudi sedan yang ditabrak dump truk dari belakang dan sedan menghantam truk fuso didepanya.
Sedan akhirnya tergenjet di tengah antara dump truk dengan truk fuso.
"Dugaan sementara Dump Truk mengalami rem blong hingga menghantam sedan yang sedang menunggu giliram masuk jembatan Suramadu," ucap Yusuf.
Untuk kepastian penyebab kecelakaan tersebut, ungkap Yusuf, pihaknya masih menunggu lapiran dari tim TAA yang langsung diterjunkan ke lokasi kecelakaan di pintu jembatan Suramadu sisi Madura.
"Mungkin nanti jika laporan dari tim TAA Polda Jatim dan Satlantas Polres Bangkalan setelah melakukan pemeriksaan pada sopir dump truk yang mengalami luka berat itu baru bisa diketahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut," tutur Yusuf.

Polda Jatim : Kecelakaan beruntun di Suramadu, sopir Jazz tewas terjepit



Kecelakaan beruntun di Suramadu, sopir Jazz tewas terjepit



Polda Jatim - Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di ruas jalan Jembatan Suramadu tepatnya di pintu tiket Jembatan Suramadu yang berada di Bangkalan, Madura, ke arah menuju Surabaya. Kecelakaan beruntun ini melibatkan sebuah mobil merek Honda Jazz berwarna pink dengan nopol N 1568 GU, Isuzu Elf nopol M 7667 UA, Isuzu Elf nopol M 7219 UG, Truk Fuso nopol DK 9541 GI, dan dump truk nopol L 8074 DJ.

Akibat kecelakaan beruntun tersebut, sebuah Honda Jazz pun ringsek hingga tidak berbentuk akibat tertindih dump truk yang menimpanya. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Antara Selasa (23/9), seorang sopir Honda Jazz tersebut tewas akibat terjepit dan terseret saat proses evakuasi.

Saat ini pihak Satlantas Polres Bangkalan sedang melakukan evakuasi terhadap kendaraan lainnya untuk segera mengurai kemacetan yang semakin mengular akibat kecelakaan tersebut.

"Saat ini kami sedang berupaya melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan itu, dan proses evakuasi membutuhkan waktu lama, karena pengendara mobil yang terlibat kecelakaan itu terjepit," kata Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan Iptu Puji Purnomo.

Kecelakaan di pintu tol Jembatan Suramadu sisi Madura ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, dan menyebabkan sebuah mobil Honda Jazz berwarna pink ringsek. Kecelakaan ini melibatkan empat kendaraan, yakni dua truk, mobil pribadi Honda Jazz dan sebuah mini bus.

Puji memaparkan kronologi terjadinya kecelakaan beruntun berujung maut tersebut. Menurutnya kecelakaan berawal ketika sebuah truk fuso menabrak truk yang ada di depannya dan sedang antre di pintu tol Suramadu, lalu truk menabrak mobil Jazz dan mobil itu menabrak mini bus yang ada pada antrean paling depan.

Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun itu hingga pukul 12.10 WIB telah dievakuasi, kecuali mobil Honda Jazz berwarna merah muda atau pink itu, karena pengemudinya masih terjepit di dalam mobil.

Akibat dari kecelakaan ini, arus lalu lintas di Jembatan Suramadu sisi Madura, Jawa Timur, Selasa siang macet hingga 3 kilometer lebih, akibat kecelakaan beruntun di pintu tol jembatan sepanjang 5,4 kilometer itu. Kemacetan terjadi pada sisi Madura, yakni di Bangkalan yang hendak menuju Surabaya, akibat banyak pengendara kendaraan bermotor yang berhenti untuk menyaksikan kecelakaan itu.

Polda jatim : Korban kecelakaan maut beruntun di Suramadu berhasil dievakuasi



Korban kecelakaan maut beruntun di Suramadu berhasil dievakuasi



Polda Jatim - Setelah berusaha untuk mengeluarkan sopir Honda Jazz yang mengalami ringsek akibat kecelakaan beruntun di Jembatan Suramadu, petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Bangkalan, Jawa Timur, akhirnya berhasil mengevakuasi korban kecelakaan lalu yang melibatkan empat kendaraan bermotor di pintu tol Jembatan Suramadu sisi Madura, Selasa (23/9).

"Kami berhasil melakukan evakuasi dalam waktu sekitar 1 jam lebih," kata Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan Iptu Puji Purnomo, seperti dikutip dari Antara, (23/9).

Korban kecelakaan lalu lintas yang sempat terjepit itu, merupakan pengemudi mobil Honda Jazz bernomor polisi N 1568 GU, bernama Syamsul Arifin asal Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep. Saat ini, korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan.

"Proses evakuasi selesai sekitar pukul 12.45 WIB dan saat ini arus lalu lintas kembali lancar, setelah sebelumnya sempat macet akibat kejadian ini," terang Puji Purnomo.

Kecelakaan lalu lintas di pintu tol jembatan sepanjang 5,4 kilometer yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu, melibatkan 4 kendaraan bermotor, yakni mini bus, honda Jazz warna pink, dump truk, dan truk fuso.

Kecelakaan beruntun ini terjadi, saat truk fuso mengalami rem blong dan menabrak kendaraan yang sedang antre membeli tiket di loket tol Suramadu.

Kecelakaan lalu lintas di pintu tol Jembatan Suramadu sisi Madura ini merupakan kali kedua dalam tiga bulan tekahir ini. Sebelumnya kecelakaan juga terjadi, dengan penyebab yang sama, yakni karena rem blong. "Kalau sopir truknya luka-luka dan telah dirujuk ke rumah sakit," pungkasnya.

Polda Jatim : Kecelakaan di Pintu Loket Suramadu, Honda Jazz "Pink" Hancur


l
Polda jatim — Sebuah Honda Jazz remuk tak berbentuk dalam kecelakaan yang terjadi di pintu loket Suramadu sisi Madura, Selasa (22/9/2014). Akibatnya, akses menuju gerbang tol lumpuh untuk sementara waktu.

Jumlah korban dalam kecelakaan ini belum diketahui. Namun, hingga saat ini, pengendara Honda Jazz berwarna merah muda itu masih terhimpit badan mobil yang sudah tak berbentuk.

Jumlah penumpang di dalam mobil itu juga belum diketahui. Pengangkatan badan mobil menggunakan truk derek terpaksa dihentikan lantaran salah satu tubuh korban ikut terseret. Teriakan petugas tiba-tiba terdengar.

"Stop... stop... cukup. Kasihan tubuhnya ikut terseret," teriak anggota Satlantas Polres Bangkalan.

Badan mobil bernomor polisi N 1568 GU itu tersangkut dinding pembatas antar-loket Suramadu.

Polda Jatim : kronologi terjadinya kecelakaan maut beruntun di Suramadu



Ini kronologi terjadinya kecelakaan maut beruntun di Suramadu



Polda Jatim - Kecelakaan maut yang terjadi di pintu Tol Suramadu, sisi Madura, Jawa Timur, Selasa siang (23/9) tadi memakan beberapa korban. Selain satu orang tewas yang merupakan sopir Honda Jazz berwarna pink, diketahui satu orang kritis, dan satu luka ringan dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 10.15 WIB itu.

Kejadian yang melibatkan lima kendaraan yaitu, Isuzu Elf Nopol M 7667 UA, Izusu Elf Nopol M 7219 UG, Truk Fuso Nopol DK 9541 GI, Honda Jazz Nopol N 1568 GU, dan Dump Truk Nopol L 8074 DJ pengangkut sirtu (pasir batu), itu terjadi saat empat kendaraan yang berada di depan Dump Truk tengah antre di loket masuk.

"Saat itu, empat kendaraan tengah antre di gardu pertama dari empat gardu yang dibuka. Tiba-tiba dari arah belakang muncul Dump Truk dengan kecepatan tinggi dan menabrak empat mobil di depannya. Dugaannya remnya blong," kata Penjaga Gardu 4, Wiwit di lokasi kejadian.

Dia mengatakan, akibat kejadian itu satu orang meninggal dunia, yaitu sopir Honda Jazz, Samsul Arifin warga Sumenep, yang berada di urutan empat atau tepat berada di Dump Truk yang diduga mengalami rem blong. Sedangkan sopir Dump Truk sendiri, dalam kondisi kritis dan sudah dievakuasi ke rumah sakit.

Sementara satu orang mengalami luka ringan, adalah penjaga Gardu Loket 1, bernama Fiki Rahmat.

Wiwit kembali menceritakan, ketika Isuzu Elf yang diketahui dikemudikan Samuki, hendak membayar karcis di Gardu Loket 1, di belakangnya lagi ada Isuzu Elf yang juga menunggu giliran, kemudian Truk Fuso di urutan tiga.

Tepat di belakang ketiga kendaraan itu, datang Honda Jazz warna pink melaju perlahan dan menuju Gardu Loket 2. Dan saat itulah, Dump Truk pengangkut pasir batu melaju dengan kecepatan sekitar 80 Km/jam menghantam Honda Jazz dengan keras.

"Tiba-tiba dari belakang Dump Truk melaju dengan kecepatan tinggi dan menghantam Honda Jazz dari belakang hingga terdorong ke depan lalu menabrak beton pengaman di depan loket 2," kata Wiwit.
Setelah menabrak Honda Jazz, Dump Truk langsung oleng ke kanan dan menabrak Truk Fuso, kemudian menabrak dua mobil Elf yang berada di Gardu Loket 1. "Untuk Elf yang berada di paling depan, selesai membayar tiket," ucapnya lagi.

Sementara itu, hingga pukul 12.30 WIB, meski proses evakuasi belum berakhir, arus lalu lintas di Jembatan Suramadu sudah mulai sedikit lancar. Untuk Dump Truk sendiri yang terguling, sudah berhasil diberdirikan, dan kendaraan lainnya sudah dipinggirkan.

"Korban tewas (pengemudi Honda Jazz) dan luka sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," tandas dia.

Cis Polda Jatim : Teroris Indonesia Disokong dari Banyak Negara



Markas Besar Kepolisian menduga serangkaian aksi teror di Indonesia mendapat bantuan dari pihak lain di berbagai negara. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, hal ini terbukti dari kedatangan empat warga asing secara ilegal untuk membantu terorisme di Poso, Sulawesi Tengah.

"Aksi teroris Indonesia jelas dibantu oleh berbagai negara. Dan jelas juga, teroris Indonesia adalah bagian dari kejahatan internasional," kata Boy di Mabes Polri pada Senin, 22 September 2014.
Bukti pertama, Boy mengungkapkan, adalah visa palsu yang digunakan empat warga asing untuk datang ke Indonesia. Boy mengatakan visa tersebut dibuat atas bantuan suatu pihak di Malaysia.

Sebelumnya polisi menangkap keempat orang asal wilayah Turkistan di Asia Tengah tersebut di sebuah rumah di daerah Touwa, Palu, Sulawesi Tengah. Mereka dibekuk polisi pada Sabtu, 13 Desember 2014, pukul 02.30 Wita. Dari paspor milik mereka yang disita polisi, diduga empat orang ini sempat dikira sebagai warga negara Turki. Namun paspor Turki itu diduga palsu.

Bukti kedua, menurut Boy, ada saat mereka ditangkap bersama tiga warga Indonesia, yakni Saiful, Irfan, dan Yudit. Tiga WNI yang masuk jaringan Mujahidin Indonesia Timur ini diduga mengatur perjalanan keempat warga asal Turkistan ini dari Makassar menuju Poso.

Saat ini polisi masih menunggu keterangan tertulis dari kedutaan Turki terkait dengan keaslian paspor mereka. Jika paspor tersebut palsu, dugaan Boy tentang bantuan teroris internasional ke Indonesia semakin kuat.

"Tidak mungkin paspor dipalsukan begitu saja. Kami akan langsung berkoordinasi dengan polisi Thailand dan Malaysia jika benar. Pasti ada pihak yang bermain," ujar Boy.

Pengamat terorisme Adrianus Meliala juga sependapat soal banyaknya bantuan asing yang mengucur kepada kelompok terorisme di Indonesia. Namun, kata Adrianus, bantuan tersebut tidak mengatasnamakan negara, melainkan dari pihak atau kelompok tertentu.

Adrianus mengatakan seharusnya polisi lebih mewaspadai bantuan dari pihak non-negara. Ia mengungkapkan jumlah bantuan tersebut bisa tidak terhingga. "Bantuan tersebut bisa aliran transfer dana, senjata, ataupun sumber daya manusia. Indonesia harus waspada," kata Adrianus.

Cis Polda Jatim : Satpol PP Cabul di Bekasi Ditahan

 

Satpol PP Cabul di Bekasi Ditahan  
Advertisement

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota menahan Zakaria Ahmad Alfaliah, 38 tahun, tersangka kasus pencabulan terhadap dua remaja di basement Kantor Wali Kota Bekasi pada Senin dinihari, 22 September 2014. (

"Tersangka ditangkap di rumah komandannya kemarin malam," kata juru bicara Polresta Bekasi Kota Ajun Komisaris Siswo kepada Tempo, Selasa, 23 September 2014. Zakaria dibekuk setelah petugas memancingnya agar datang. Usai ditangkap, anggota Satpol PP tersebut langsung dibawa petugas ke markas Polres Bekasi Kota.

Setelah diinterogasi selama enam jam lebih, ujar Siswo, Zakaria mengakui perbuatannya. Penyidik langsung menetapkan statusnya sebagai tersangka kasus pencabulan. Zakaria dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 tentang Pencabulan. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

Zakaria diduga melakukan perbuatan asusila terhadap OPR, 14 tahun, dan kekasihnya SAR, 16 tahun. Sejoli itu diberhentikan Zakaria di Jalan I Gusti Ngurah Rai pada Ahad malam, 21 September 2014, karena dituduh berbuat mesum. OPR dan SAR kemudian dibawa ke dalam area Kantor Wali Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Menurut ORP, dia dan pacarnya diminta membuka pakaian dan berhubungan badan. Namun, lantaran ORP sedang datang bulan, permintaan itu ditolak. Akhirnya, hanya SAR yang menuruti dengan membuka baju. "Saya diancam," kata dia.

Sunday, 21 September 2014

Polda Jatim : Tolak berhenti, anggota TNI dipukul tongkat oleh polisi cepek


Tolak berhenti, anggota TNI dipukul tongkat oleh polisi cepek

 Sungguh nekat aksi 'polisi cepek' di Surabaya, Jawa Timur ini. Meski berhadapan dengan anggota TNI AD, dia cukup berani menghajarnya hingga berdarah-darah. Si 'polisi cepek' pemberani itu adalah, Kasmad (45), warga Jemur Wonosari, Surabaya.

Ceritanya begini, pada Jumat kemarin (19/9) sekitar pukul 13.00 WIB, seperti biasa, Kasmad menjalankan tugasnya mengatur arus lalu lintas di pertigaan Jalan Raya Jemur Handayani. Baru mendapat 'jatah' Rp 40 ribu, Kasmad mendapat masalah. Dia diserempet kendaraan dari arah belakangnya.

"Saat itu, tersangka tengah mengatur lalu lintas. Ketika menyetop kendaraan karena ada mobil yang mau menyeberang, dari arah timur datang sebuah kendaraan bermotor dan menyerempet tersangka dan mengenai tangan kanannya," terang Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Sabtu (20/9).

Atas kejadian itu, sempat adu mulut antara keduanya, hingga tersangka mengayunkan tongkat penyetop ke arah muka korban, yang diketahui sebagai anggota TNI AD aktif berpangkat bintara, Purwanto (36), warga Karangan Surabaya.

"Anggota TNI AD ini dipukul sekali dengan tongkat penyetop hingga hidungnya berdarah. Kemudian anggota TNI ini pergi berobat ke rumah sakit. Setelah itu dia kembali dan menangkap tersangka untuk diserahkan ke Polsek Wonocolo," lanjut Suparti.

Untuk menghindari hal-hal tak diinginkan, tersangka dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya oleh Polsek Wonocolo. "Saat ini tersangka sudah dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya beserta barang bukti berupa tongkat penyetopan. Selanjutnya, tersangka kita jerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Hukuman pidananya minimal lima tahun penjara," tegas dia.

Thursday, 18 September 2014

Norman Kamaru Diusir dari Apartemen yang Disewanya?

NORMAN Kamaru menepis dugaan dirinya bangkrut sampai akhirnya berjualan bubur Manado dengan menyewa tempat di Kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan.
Selain bubur, pria yang mendadak terkenal berkat aksi Lipsync di Youtube itu juga berjualan aneka makanan khas Manado. Pada malam harinya, dia menjual kopi dan rokok dengan mempekerjakan 3 orang pegawai.
Tersiar kabar mantan anggota kepolisian itu diusir dari apartemen yang disewanya lantaran tak sanggup bayar. Benarkah?
"Mereka salah pemikiran, saya ngontrak satu tahun. Setelah itu saya enggak perpanjang karena mau dipakai sendiri apartemennya sama yang punya. Jadi saya pindah unit karena emang udah habis kontrak," terangnya, di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/9).
Selain berbisnis bubur dan aneka makanan Manado, Norman Kamaru juga punya usaha butik di daerah bersama istrinya.