Showing posts with label Featured. Show all posts
Showing posts with label Featured. Show all posts

Thursday, 13 August 2026

Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Jadi Penghubung Baru Warga di Wilayah Polres Metro Bekasi

Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Jadi Penghubung Baru Warga di Wilayah Polres Metro Bekasi

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri saat meresmikan secara langsung salah satu jembatan yang berlokasi di Kampung Pulongandang Tengah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Kamis (13/8/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.
Sebanyak lima Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya diresmikan Presiden bersamaan dengan jembatan lainnya untuk mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, Kamis. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=PGMrxBPvG4c[/embed] Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri turut menghadiri peresmian sekaligus bakti sosial dan bakti kesehatan di Kampung Pulongandang Tengah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. "Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih yang di resmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual melalui konferensi video Zoom," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis. Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Cabangbungin, sekaligus meresmikan jembatan untuk mulai dimanfaatkan masyarakat. Di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat lima Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di Kabupaten Bekasi dan Kota Tangerang Selatan. Empat jembatan berada di Kabupaten Bekasi, sementara satu lainnya berada di Kota Tangerang Selatan. "Empat titik di Kabupaten Bekasi masing-masing berada di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur; Kampung Kobak Ceper, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran; Kampung Pulongandang Tengah, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin; serta Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran. Sementara satu jembatan lainnya berada di Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan," ucap Asep. Keberadaan lima jembatan tersebut menjadi akses penghubung baru bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. "Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah perjalanan warga menuju permukiman, sekolah, fasilitas pelayanan, lahan pertanian maupun pusat kegiatan ekonomi, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan produk usaha masyarakat," kata Asep. Khusus di Desa Sindangsari, Cabangbungin, Jembatan Merah Putih Presisi menjadi sarana penghubung yang memberikan akses lebih aman dan layak bagi warga sekitar. Usai peresmian, Kapolda Metro Jaya bersama jajaran juga meninjau langsung jembatan serta berdialog dengan masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya juga menggelar bakti sosial berupa penyerahan paket bantuan serta bakti kesehatan bagi masyarakat sekitar. Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya meninjau langsung layanan pemeriksaan kesehatan dan berdialog dengan warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga dan membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi. “Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri. Kapolri juga menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian harus terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik. “Polri lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak Presiden betul-betul dapat kita laksanakan, sehingga kita bisa memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri. Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi tersebut menjadi wujud kolaborasi Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang memperkuat konektivitas serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan.
https://merahputih.press/presiden-resmikan-jembatan-merah-putih-presisi-jadi-penghubung-baru-warga-di-wilayah-polres-metro-bekasi-3/?feed_id=61271&_unique_id=6a7e825e35781

Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Jadi Penghubung Baru Warga di Wilayah Polres Metro Bekasi

Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Jadi Penghubung Baru Warga di Wilayah Polres Metro Bekasi

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri saat meresmikan secara langsung salah satu jembatan yang berlokasi di Kampung Pulongandang Tengah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Kamis (13/8/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.
Sebanyak lima Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya diresmikan Presiden bersamaan dengan jembatan lainnya untuk mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, Kamis. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=PGMrxBPvG4c[/embed] Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri turut menghadiri peresmian sekaligus bakti sosial dan bakti kesehatan di Kampung Pulongandang Tengah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. "Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih yang di resmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual melalui konferensi video Zoom," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis. Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Cabangbungin, sekaligus meresmikan jembatan untuk mulai dimanfaatkan masyarakat. Di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat lima Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di Kabupaten Bekasi dan Kota Tangerang Selatan. Empat jembatan berada di Kabupaten Bekasi, sementara satu lainnya berada di Kota Tangerang Selatan. "Empat titik di Kabupaten Bekasi masing-masing berada di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur; Kampung Kobak Ceper, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran; Kampung Pulongandang Tengah, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin; serta Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran. Sementara satu jembatan lainnya berada di Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan," ucap Asep. Keberadaan lima jembatan tersebut menjadi akses penghubung baru bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. "Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah perjalanan warga menuju permukiman, sekolah, fasilitas pelayanan, lahan pertanian maupun pusat kegiatan ekonomi, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan produk usaha masyarakat," kata Asep. Khusus di Desa Sindangsari, Cabangbungin, Jembatan Merah Putih Presisi menjadi sarana penghubung yang memberikan akses lebih aman dan layak bagi warga sekitar. Usai peresmian, Kapolda Metro Jaya bersama jajaran juga meninjau langsung jembatan serta berdialog dengan masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya juga menggelar bakti sosial berupa penyerahan paket bantuan serta bakti kesehatan bagi masyarakat sekitar. Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya meninjau langsung layanan pemeriksaan kesehatan dan berdialog dengan warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga dan membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi. “Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri. Kapolri juga menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian harus terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik. “Polri lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak Presiden betul-betul dapat kita laksanakan, sehingga kita bisa memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri. Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi tersebut menjadi wujud kolaborasi Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang memperkuat konektivitas serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan.
https://merahputih.press/presiden-resmikan-jembatan-merah-putih-presisi-jadi-penghubung-baru-warga-di-wilayah-polres-metro-bekasi-2/?feed_id=61162&_unique_id=6a7e7e74726bf

Thursday, 30 July 2026

Kapolda Sumsel Ubah Paradigma Polri: Keberhasilan Bukan Banyak Menangkap Penjahat, tetapi Mencegah Kejahatan

Kapolda Sumsel Ubah Paradigma Polri: Keberhasilan Bukan Banyak Menangkap Penjahat, tetapi Mencegah Kejahatan

Kapolda Sumsel Ubah Paradigma Polri: Keberhasilan Bukan Banyak Menangkap Penjahat, tetapi Mencegah Kejahatan

Polda Sumsel Tangani 7.572 Kasus, Kapolda Fokus pada Pencegahan Kejahatan--

  Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat transformasi menuju institusi kepolisian yang modern, profesional, dan berbasis data. Salah satu perubahan mendasar yang kini ditekankan adalah mengubah ukuran keberhasilan kepolisian, dari semata-mata banyaknya kasus yang berhasil diungkap menjadi kemampuan mencegah tindak kejahatan sebelum terjadi. Komitmen tersebut ditegaskan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. saat memimpin Gelar Operasional (Analisa dan Evaluasi Situasi Kamtibmas) Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Mapolres Pagar Alam, Kamis (30 Juli 2026). Forum strategis tersebut diikuti seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel, para Kapolres dan Kapolresta jajaran, serta kepala satuan kerja secara langsung maupun virtual untuk mengevaluasi kinerja selama Triwulan II sekaligus menyusun strategi menghadapi tantangan keamanan pada periode berikutnya. Kapolda: Mencegah Kejahatan Lebih Mulia daripada Mengungkapnya Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa keberhasilan aparat kepolisian tidak boleh hanya diukur dari banyaknya pelaku kejahatan yang ditangkap. Menurutnya, keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika masyarakat dapat hidup aman karena tindak kriminal berhasil dicegah sejak awal. "Mengungkap kejahatan adalah prestasi, namun mencegahnya terjadi adalah kemuliaan sejati. Karena itu seluruh jajaran harus memperkuat fungsi preemtif dan preventif, membangun deteksi dini, memperluas edukasi kepada masyarakat, serta memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan sehingga setiap potensi gangguan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi kejahatan," tegas Irjen Pol. Sandi Nugroho. Pernyataan tersebut menjadi arah baru dalam strategi pengamanan Polda Sumsel yang lebih menitikberatkan pada pencegahan dibanding penindakan semata. Pengambilan Keputusan Berbasis Data Kapolda menegaskan bahwa seluruh jajaran harus semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pemanfaatan data. Analisis terhadap tren kriminalitas, pemetaan wilayah rawan, hingga identifikasi potensi konflik harus menjadi dasar dalam menentukan langkah kepolisian di lapangan. Melalui pendekatan berbasis data, potensi gangguan keamanan diharapkan dapat terdeteksi lebih cepat sehingga langkah preventif dapat dilakukan sebelum muncul tindak pidana. Strategi tersebut menjadi bagian penting dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Polda Sumsel Tangani 7.572 Perkara Dalam Gelar Operasional tersebut juga dipaparkan capaian penanganan tindak pidana selama Triwulan II Tahun Anggaran 2026. Sepanjang periode tersebut, Polda Sumatera Selatan menangani 7.572 perkara pidana. Dari jumlah tersebut, 4.392 kasus berhasil diselesaikan, atau mencapai 58 persen. Persentase penyelesaian perkara mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang berada pada angka 37,55 persen. Jenis tindak pidana yang masih mendominasi antara lain: Pencurian dengan pemberatan (Curat). Penyalahgunaan narkotika. Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Pencurian dengan kekerasan (Curas). Meski demikian, Kapolda kembali menekankan bahwa angka pengungkapan bukan satu-satunya indikator keberhasilan institusi. Karhutla Turun Hingga 60 Persen https://bacasaja.today/kapolda-sumsel-ubah-paradigma-polri-keberhasilan-bukan-banyak-menangkap-penjahat-tetapi-mencegah-kejahatan-2/?feed_id=67020&_unique_id=6a6b3dddcf179

Tuesday, 28 July 2026

TNI-Polri Kompak Jaga Jakarta! Marinir Siap Perkuat Pengamanan Ibu Kota, TNI-Polri Satukan Kekuatan

TNI-Polri Kompak Jaga Jakarta! Marinir Siap Perkuat Pengamanan Ibu Kota, TNI-Polri Satukan Kekuatan

Sinergitas pengamanan wilayah ibu kota terus diperkuat melalui pertemuan silaturahmi jajaran pimpinan TNI dan Polri di Markas Komando Korps Marinir, Jakarta, pada Selasa (28/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi mendatangi markas militer tersebut guna memperkokoh stabilitas keamanan. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi beserta jajarannya.  
Pertemuan strategis ini berfokus pada pembahasan langkah koordinasi, tingkat kesiapan personel, hingga kolaborasi lintas sektor dalam mengantisipasi dinamika keamanan Jakarta. Panglima Korps Marinir menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mendukung penuh pelaksanaan tugas pengamanan di seluruh wilayah Jakarta. "Korps Marinir siap dan harus terus bersinergi. Kami siap mendorong pasukan untuk memperkuat Kodam Jaya serta mendukung Polda Metro Jaya karena Jakarta merupakan central of gravity atau pusat berbagai aktivitas nasional," ujar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi. Pihak kepolisian menekankan bahwa kedaulatan serta ketahanan nasional sangat bergantung pada kekompakan yang terjalin antarinstansi keamanan. "Sinergitas TNI-Polri merupakan pilar utama ketahanan NKRI. Dinamika geopolitik global dan regional yang dipengaruhi berbagai faktor harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarinstitusi harus terus diperkuat," kata Komjen Asep Edi Suheri. Dukungan penuh dari pasukan Marinir selama penanganan keamanan di Jakarta juga mendapat apresiasi tinggi dari Kodam Jaya. "Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan bantuan kendali operasi pasukan Marinir. Jakarta harus tetap kondusif agar aktivitas masyarakat berjalan aman dan seluruh agenda kenegaraan dapat berlangsung dengan aman dan lancar," ujar Letjen TNI Deddy Suryadi. Sejumlah pejabat utama turut mendampingi pertemuan tersebut, di antaranya Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono, Asintel Kasdam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto, dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Agenda silaturahmi ini menegaskan komitmen Korps Marinir, Kodam Jaya, dan Polda Metro Jaya untuk terus mempererat soliditas demi menjaga stabilitas Jakarta sesuai semangat 'TNI Prima, Polri Presisi, Jaga Jakarta untuk Indonesia'.
https://bacasaja.today/tni-polri-kompak-jaga-jakarta-marinir-siap-perkuat-pengamanan-ibu-kota-tni-polri-satukan-kekuatan-2/?feed_id=66118&_unique_id=6a68f1a86f2a0

TNI dan Polri Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah Jakarta

TNI dan Polri Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah Jakarta

Sinergitas pengamanan wilayah ibu kota terus diperkuat melalui pertemuan silaturahmi jajaran pimpinan TNI dan Polri di Markas Komando Korps Marinir, Jakarta, pada Selasa (28/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi mendatangi markas militer tersebut guna memperkokoh stabilitas keamanan. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi beserta jajarannya.  
Pertemuan strategis ini berfokus pada pembahasan langkah koordinasi, tingkat kesiapan personel, hingga kolaborasi lintas sektor dalam mengantisipasi dinamika keamanan Jakarta. Panglima Korps Marinir menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mendukung penuh pelaksanaan tugas pengamanan di seluruh wilayah Jakarta. "Korps Marinir siap dan harus terus bersinergi. Kami siap mendorong pasukan untuk memperkuat Kodam Jaya serta mendukung Polda Metro Jaya karena Jakarta merupakan central of gravity atau pusat berbagai aktivitas nasional," ujar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi. Pihak kepolisian menekankan bahwa kedaulatan serta ketahanan nasional sangat bergantung pada kekompakan yang terjalin antarinstansi keamanan. "Sinergitas TNI-Polri merupakan pilar utama ketahanan NKRI. Dinamika geopolitik global dan regional yang dipengaruhi berbagai faktor harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarinstitusi harus terus diperkuat," kata Komjen Asep Edi Suheri. Dukungan penuh dari pasukan Marinir selama penanganan keamanan di Jakarta juga mendapat apresiasi tinggi dari Kodam Jaya. "Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan bantuan kendali operasi pasukan Marinir. Jakarta harus tetap kondusif agar aktivitas masyarakat berjalan aman dan seluruh agenda kenegaraan dapat berlangsung dengan aman dan lancar," ujar Letjen TNI Deddy Suryadi. Sejumlah pejabat utama turut mendampingi pertemuan tersebut, di antaranya Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono, Asintel Kasdam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto, dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Agenda silaturahmi ini menegaskan komitmen Korps Marinir, Kodam Jaya, dan Polda Metro Jaya untuk terus mempererat soliditas demi menjaga stabilitas Jakarta sesuai semangat 'TNI Prima, Polri Presisi, Jaga Jakarta untuk Indonesia'.
https://bacasaja.today/tni-dan-polri-perkuat-sinergi-pengamanan-wilayah-jakarta-2/?feed_id=65954&_unique_id=6a68ee7aacf29

Friday, 17 July 2026

Cek Fakta: Klarifikasi Klaim Emas Batangan di Rumah Febri Adriansyah Disebut Palsu

Cek Fakta: Klarifikasi Klaim Emas Batangan di Rumah Febri Adriansyah Disebut Palsu

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan unggahan berisi klaim yang menyebutkan emas batangan yang ditemukan di rumah mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah palsu. Informasi tersebut beredar di media sosial pada Kamis, 16 Juli 2026. "Sangat mengejutkan,,emas batangan yg di temukan di rumah jampidsus kata mereka PALSU,,Aneh tapi nyata,masa sekelas jampidsus/pejabat negara konoha,menyimpan BESI,,DI Brangkas,beserta uang Ratusan Miliard..🤣🤣🤣🤣" Lalu benarkah klaim yang menyebutkan emas batangan yang ditemukan di rumah Febri Adriansyah itu palsu? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
 
 

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim yang menyebutkan emas batangan yang ditemukan di rumah mantan Jampidsus Febri Adriansyah itu palsu. Penelusuran dilakukan dengan menghubungi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Dia mengatakan, unggahan yang beredar di media sosial tersebut merupakan tidak benar alias hoaks. "Hoaks, sudah ada surat dari pegadaian yang menguji keaslian dan kadar emasnya," kata Budi Hermanto saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (17/7/2026). Karena, hingga saat ini hasil dari uji kadar emas tersebut belum diumumkan secara resmi. Meski hasilnya itu disebutnya sudah keluar. "Sudah keluar, nanti akan disampaikan," sebut pria yang akrab disapa Budher ini. Dia menegaskan, hasil dari pengujian, emas tersebut dipastikan asli. "Intinya asli," tegasnya. Pemeriksaan atau uji terhadap emas batangan seberat 74 kilogram yang disita penyidik gabungan Kortas Tipikor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait tiga dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mulai dilakukan pada Senin 13 Juli 2026. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=9PzYQlfSLGA[/embed] "Hari ini penyidik dari Joint Investigation bersama penyidik dari Kejaksaan Agung dan Pegadaian akan melakukan uji terkait barang bukti emas yang ditemukan 74 keping atau setara 74 kilogram," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Senin (13/7/2026). Menurut dia, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses penyerahan barang bukti dan berkas perkara yang dilakukan secara bertahap kepada Kejaksaan Agung. "Ujinya nanti dilakukan di lab, hasilnya akan disampaikan dalam satu atau dua hari ini," jelas dia.

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim yang menyebutkan emas batangan yang ditemukan di rumah mantan Jampidsus Febri Adriansyah itu palsu telah diklarifikasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, unggahan yang beredar di media sosial tersebut merupakan tidak benar alias hoaks. Sebab, hasil dari uji kadar emas sudah keluar namun belum diumumkan secara resmi. Hasil dari pengujian, emas tersebut dipastikan asli.
https://bacasaja.today/cek-fakta-klarifikasi-klaim-emas-batangan-di-rumah-febri-adriansyah-disebut-palsu-2/?feed_id=64724&_unique_id=6a5a60a2c783c

Tuesday, 30 June 2026

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa) Sumatera Selatan - Kapolda Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Sandi Nugroho menggelar doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli besok. Kapolda Sumsel memimpin langsung kegiatan doa bersama tersebut. Ia membawa pesan mendalam terkait pentingnya ikhtiar batin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam acara tersebut, Irjen Sandi Nugroho turut didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana, Irwasda, dan para pejabat utama (PJU) Polda Sumsel. Ia menegaskan bahwa kondusivitas wilayah tidak bisa bersandar pada hal-hal yang bersifat lahiriah semata. "Kita menyadari bahwa keamanan yang selama ini kita jaga dan pelihara bersama tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, kemampuan manusia, dukungan sarana dan prasarana, maupun perangkat aturan," ujar Kapolda dalam sambutannya, Selasa (30/6/2026). Ia mengatakan hal yang tak kalah penting dalam menjaga ketertiban adalah ketulusan hati para personel di lapangan, serta diiringi doa dari masyarakat. Menurutnya, berkat ikhtiar batin, kolaborasi, dan sinergitas lintas sektoral, dinamika keamanan di Sumatera Selatan hingga saat ini dapat dikelola dengan baik dan kondusif. Lebih lanjut, Kapolda memaparkan makna tema HUT Bhayangkara tahun ini, yaitu "80 Tahun Polri Mengabdi, Polri untuk Masyarakat". Ia menegaskan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, Polri tidak lagi hanya berperan sebagai instrumen penegak hukum. "Polri memiliki peran bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga berbagai peran lain yang harus dijalankan secara bersamaan. Polri terus berupaya bersama seluruh komponen masyarakat menjadi penjaga kehidupan, merawat kebangsaan, dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan," ujar perwira tinggi bintang dua tersebut. Kegiatan ini membuktikan tingginya toleransi dan soliditas di bumi Sriwijaya. Hal ini terlihat dari hadirnya jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, di antaranya Sekda Provinsi Sumsel Edwar Chandra, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Junaedi, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan, Wakajati Sumsel Anton Delianto, serta perwakilan pimpinan dari Pengadilan Tinggi, Korem 044/Gapo, Lanal Palembang, Lanud SMH, BINDA, hingga Kemenag Sumsel. Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa) Para tokoh perwakilan lintas agama juga hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ustadz Amak Shahab (Islam), Pendeta Robert Simanjuntak (Kristen), Uskup Mgr. Dr. Yohanes Harun Yuwono (Katolik), Tjik Harun (Buddha), Dr. I Gusti Bagus Surya Negara (Hindu), dan J.S. Agus Zheng (Konghucu). Hadir pula pimpinan organisasi masyarakat dan keagamaan seperti PWNU yang diwakili Ketua GP Ansor Sumsel H. Erwiyansyah, Ketua DPW LDII Sumsel H. Rahmatullah Alhasany, Ketua DMI Sumsel Dr. K.A. Bukhori Abdullah, Ketua FKUB Sumsel Dr. H. Syarubi Shonan, hingga tokoh adat Sultan Palembang Darussalam RM Fauwaz Diradja dan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel Joni Kesuma. Menutup sambutannya, Kapolda mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh pihak tersebut dan mengajak seluruh pihak menjadikan momen doa bersama tersebut sebagai titik tolak merawat masa depan daerah. Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa) "Saya mengajak seluruh hadirin dan masyarakat untuk menjadikan Doa Bersama Lintas Agama hari ini sebagai titik tolak dalam terus menumbuhkan semangat 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Damai'. Mari kita jadikan negeri ini sebagai rumah yang layak kita tempati dan kita jaga bersama demi masa depan anak-anak penerus bangsa," ujar Kapolda. Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menyampaikan, kegiatan doa bersama lintas agama tersebut menjadi penutup yang penuh makna dari seluruh rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang telah dilaksanakan Polda Sumatera Selatan. "Selama Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bakti religi, pembangunan sarana masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya," ujar Nandang. "Seluruh rangkaian tersebut kami tutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol bahwa pengabdian Polri akan selalu berjalan berdampingan dengan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Inilah wujud Polri untuk Masyarakat sebagaimana tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini," lanjutnya. Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan nasional. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera. https://bacasaja.today/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-gelar-doa-lintas-agama-jelang-hari-bhayangkara-2/?feed_id=60214&_unique_id=6a4495095eb8d

Monday, 29 June 2026

Wujud Nyata Pengabdian untuk Masyarakat dan Kamtibmas Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma Renovasi Pos Kamling

Wujud Nyata Pengabdian untuk Masyarakat dan Kamtibmas Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma Renovasi Pos Kamling Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma kembali menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dengan merenovasi pos keamanan lingkungan (pos kamling). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian para taruna terhadap lingkungan sekaligus upaya memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=ldvFp_xYYFg[/embed] Renovasi pos kamling dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh taruna yang bekerja sama membersihkan area, memperbaiki bangunan, mengecat ulang, hingga menata fasilitas agar pos kamling kembali nyaman digunakan oleh warga. Semangat kebersamaan terlihat selama proses renovasi berlangsung, mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang selalu ditanamkan kepada setiap taruna. Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma dengan masyarakat. Kehadiran para taruna disambut antusias oleh warga yang turut memberikan dukungan selama proses renovasi berlangsung. Pos kamling memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan ronda malam dan komunikasi antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kondisi bangunan yang lebih baik, diharapkan masyarakat semakin bersemangat mengaktifkan kembali kegiatan siskamling sebagai bentuk partisipasi menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma meyakini bahwa terciptanya lingkungan yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam setiap kegiatan pengabdian yang dilaksanakan. Melalui renovasi pos kamling ini, para taruna juga ingin menanamkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta pentingnya menjaga fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata pendidikan karakter yang mengedepankan sikap disiplin, tanggung jawab, dan jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara. Mengusung semangat "Berkarya, Mengabdi, dan Bermanfaat untuk Masyarakat," Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma berharap keberadaan pos kamling yang telah direnovasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga sebagai sarana menjaga keamanan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi bagian dari rangkaian pengabdian Taruna Polri dalam mendukung semangat Hari Bhayangkara ke-80. Melalui aksi nyata di tengah masyarakat, para taruna berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri yang Presisi. Ke depan, Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, serta ketertiban di lingkungan. Renovasi pos kamling ini menjadi bukti bahwa pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui tugas kepolisian semata, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat melayani, Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma terus berupaya menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.     https://bacasaja.today/wujud-nyata-pengabdian-untuk-masyarakat-dan-kamtibmas-taruna-tk-ii-batalyon-bhayangkara-dharma-renovasi-pos-kamling/?feed_id=59804&_unique_id=6a422c3de60f8

Friday, 5 June 2026

Kapolda Sumsel Tegaskan Masuk Polri Gratis, Minta Masyarakat Jangan Percaya Calo

Kapolda Sumsel Tegaskan Masuk Polri Gratis, Minta Masyarakat Jangan Percaya Calo Palembang - Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho memberikan pesan kepada masyarakat khususnya kepada calon polisi. Irjen Sandi menegaskan masuk Polri tidak dipungut biaya, masyarakat juga diminta tak percaya siapapun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan. Hal itu disampaikan Irjen Sandi saat memimpin langsung pelaksanaan Sidang Menuju Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II dalam rangkaian Penerimaan Terpadu Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan penentuan krusial ini diselenggarakan di Gedung Golden Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Kamis (4/6/2026). Dalam sidang yang turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) pendamping, pengawas internal, serta eksternal tersebut, Irjen Sandi secara khusus menyoroti pentingnya menjaga integritas tahapan seleksi. Dia meminta seluruh pihak terkait sungguh-sungguh melakukan antisipasi terhadap segala bentuk upaya kecurangan. "Saya kembali menegaskan kepada seluruh peserta, orang tua, dan panitia untuk mengantisipasi segala bentuk praktik percaloan maupun sponsorship dalam mengikuti kegiatan seleksi ini. Masuk Polri tidak dipungut biaya," ujar Irjen Sandi dalam keterangannya. Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho di Hadapan Calon Siswa Foto: (dok istimewa) Baca juga: Kapolda Sumsel Minta Jajaran Pantau Hotspot Berbasis Satelit Cegah Karhutla Irjen Sandi juga mengingatkan masyarakat dan para orang tua calon siswa agar tidak mudah teperdaya oleh oknum-oknum yang mencoba mengambil keuntungan di tengah proses rekrutmen. "Jangan mudah percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dan meminta imbalan dalam bentuk apa pun kepada kita semua," tambahnya. Untuk diketahui, demi memastikan keterbukaan informasi menjangkau seluruh wilayah, pelaksanaan Sidang Rikkes Tahap II ini digelar menggunakan sistem hibrida. Berdasarkan ketetapan sidang, tercatat sebanyak 1.674 peserta dinyatakan berhak untuk melangkah ke tahapan pemeriksaan kesehatan selanjutnya. Kelancaran dan objektivitas pengumuman ini dikawal penuh oleh Irwasda Polda Sumsel selaku Ketua Tim Pengawas Umum dan Karo SDM selaku Ketua Pelaksana, dibantu oleh jajaran direktur dan kepala bidang yang menjadi koordinator masing-masing tahapan ujian. Baca juga: Sambut Hari Bhayangkara, Polda Sumsel Berbagi Sembako-Kursi Roda untuk Warga Bagi Irjen Sandi, keberhasilan ribuan peserta mencapai tahap ini adalah bukti nyata bahwa kelulusan ditentukan murni oleh kualitas dan persiapan individu. "Masuk menjadi anggota Polri bukan hanya karena pintar atau tidak pintar, tetapi karena siapa yang lebih siap, maka dialah yang akan terpilih," katanya. Terakhir, dia memastikan seluruh rangkaian penerimaan anggota Polri di lingkungan Polda Sumsel dipastikan akan terus berjalan di bawah pengawasan ketat dengan berpegang teguh pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), demi menjaring Bhayangkara sejati pelindung masyarakat. https://bacasaja.today/kapolda-sumsel-tegaskan-masuk-polri-gratis-minta-masyarakat-jangan-percaya-calo/?feed_id=57754&_unique_id=6a23b039985bf

Wednesday, 6 May 2026

Kapolri terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

Kapolri terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu (06/05/2026). Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang keamanan dan pertahanan, khususnya dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber. Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara. “Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya. Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber. “Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” tegasnya. Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan. “Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” pungkasnya. https://bacasaja.today/kapolri-terima-penghargaan-adhi-bhakti-senapati-atas-kontribusi-keamanan-siber/?feed_id=64941&_unique_id=69fb7deb11b57

Tuesday, 5 May 2026

Luar Biasa Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Mandalika, 3 Mei 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Krida Mataram sukses menyelenggarakan ajang balap “Queens of the Circuit – Mandalika Kartini Race 2026” yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ajang ini merupakan inisiatif untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia motorsport Indonesia. Mengusung konsep one make race, seluruh peserta menggunakan kendaraan Toyota Agya 1200 cc, sehingga kompetisi berlangsung setara dengan fokus pada kemampuan dan keterampilan masing-masing pembalap. Sebanyak 8 (delapan) pembalap wanita terpilih mengikuti kompetisi ini. Para peserta dikurasi oleh Women in Motorsport (WIM) dan berasal dari berbagai disiplin balap di Indonesia, yaitu: * Alexandra – mantan pembalap Formula Renault Asia * Alinka – pembalap multi-disiplin (all-around racer) * Audya Anjani – pendatang baru asal Lombok * Belove Athaya – pembalap drifting * Clio Tjoannadi – pembalap gokart * Vivit Fariana – pembalap drag race dan sprint rally * Patricia Purnomo – pembalap drag race dan sprint rally * Ine Rosdiana – pembalap Radical Time Attack Tidak hanya para pembalap, ajang ini juga melibatkan seluruh unsur operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car oleh Amara Angelica, hingga petugas grid, starter, finisher, dan berbagai peran teknis lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, meliputi sesi latihan dan kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu, serta balapan final pada Minggu, 3 Mei 2026. Hasil Balapan (Race Classification) Berdasarkan hasil resmi balapan, berikut klasemen akhir Queens of the Circuit 2026: 1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1 2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2 3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3 4. Audya Anjani (Krida) 5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport) 6. Patricia Revalina (Putkar Reborn) 7. Belove Athaya (Women in Motorsport) 8. Vivit Fariana (Putkar Reborn) Alinka Hardianti tampil dominan sepanjang balapan dan juga mencatatkan fastest lap dengan waktu 2:06.496. Penyelenggaraan Queens of the Circuit tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian event motorsport berskala internasional, karena digelar bersamaan dengan GT World Challenge dan Mandalika Festival of Speed, yang semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu pusat kegiatan balap di Indonesia. Melalui ajang ini, MGPA dan Krida Mataram berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkiprah di dunia motorsport, baik sebagai pembalap maupun dalam berbagai peran profesional lainnya di industri ini. https://merahputih.press/luar-biasa-pembalap-wanita-indonesia-unjuk-gigi-di-mandalika-kartini-race-2026/?feed_id=60399&_unique_id=69f9e14c2d0a5

Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Mandalika, 3 Mei 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Krida Mataram sukses menyelenggarakan ajang balap “Queens of the Circuit – Mandalika Kartini Race 2026” yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ajang ini merupakan inisiatif untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia motorsport Indonesia. Mengusung konsep one make race, seluruh peserta menggunakan kendaraan Toyota Agya 1200 cc, sehingga kompetisi berlangsung setara dengan fokus pada kemampuan dan keterampilan masing-masing pembalap. Sebanyak 8 (delapan) pembalap wanita terpilih mengikuti kompetisi ini. Para peserta dikurasi oleh Women in Motorsport (WIM) dan berasal dari berbagai disiplin balap di Indonesia, yaitu: * Alexandra – mantan pembalap Formula Renault Asia * Alinka – pembalap multi-disiplin (all-around racer) * Audya Anjani – pendatang baru asal Lombok * Belove Athaya – pembalap drifting * Clio Tjoannadi – pembalap gokart * Vivit Fariana – pembalap drag race dan sprint rally * Patricia Purnomo – pembalap drag race dan sprint rally * Ine Rosdiana – pembalap Radical Time Attack Tidak hanya para pembalap, ajang ini juga melibatkan seluruh unsur operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car oleh Amara Angelica, hingga petugas grid, starter, finisher, dan berbagai peran teknis lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, meliputi sesi latihan dan kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu, serta balapan final pada Minggu, 3 Mei 2026. Hasil Balapan (Race Classification) Berdasarkan hasil resmi balapan, berikut klasemen akhir Queens of the Circuit 2026: 1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1 2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2 3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3 4. Audya Anjani (Krida) 5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport) 6. Patricia Revalina (Putkar Reborn) 7. Belove Athaya (Women in Motorsport) 8. Vivit Fariana (Putkar Reborn) Alinka Hardianti tampil dominan sepanjang balapan dan juga mencatatkan fastest lap dengan waktu 2:06.496. Penyelenggaraan Queens of the Circuit tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian event motorsport berskala internasional, karena digelar bersamaan dengan GT World Challenge dan Mandalika Festival of Speed, yang semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu pusat kegiatan balap di Indonesia. Melalui ajang ini, MGPA dan Krida Mataram berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkiprah di dunia motorsport, baik sebagai pembalap maupun dalam berbagai peran profesional lainnya di industri ini. https://merahputih.press/pembalap-wanita-indonesia-unjuk-gigi-di-mandalika-kartini-race-2026/?feed_id=60181&_unique_id=69f9d9892911a

Saturday, 2 May 2026

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://bacasaja.today/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=63084&_unique_id=69f5ecc7ed183

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://merahputih.press/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=58437&_unique_id=69f5e6dc2074d

Tuesday, 28 April 2026

Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Semangat perjuangan R.A. Kartini kini bertransformasi melalui tangan-tangan dingin perempuan yang berdedikasi membimbing masa depan bangsa. Salah satu sosok yang menjadi teladan nyata adalah **Mak Vera**. Melalui kiprah panjangnya di dunia hiburan Indonesia, ia membuktikan bahwa peran perempuan bukan sekadar pengelola talenta, melainkan penjaga moral bagi generasi kreatif. Dalam sebuah diskusi mendalam melalui **Podcast BNN** menjelang Hari Kartini, Mak Vera membagikan filosofi hidup yang ia tanamkan kepada seluruh anak didiknya. Baginya, kesuksesan di atas panggung bukanlah pencapaian sejati jika tidak dibarengi dengan **pola hidup sehat dan produktif**. Sejak awal karier, ia selalu menekankan bahwa komitmen pribadi adalah fondasi utama bagi seorang seniman untuk tetap bersinar secara konsisten. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=rwa99dxfcr4[/embed] ### **Membangun Karakter di Tengah Gemerlap Industri** Fokus utama perjuangan Mak Vera terletak pada pembentukan karakter. Sebagai "Kartini Masa Kini," ia memandang perempuan modern memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing: * **Penyaring Pengaruh Negatif:** Mak Vera aktif bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan zat adiktif. * **Lingkungan Positif:** Ia memastikan ekosistem seni menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan fisik dan mental, bukan tempat yang menjerumuskan. * **Keteladanan Harian:** Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang disiplin, sebuah prinsip yang ia tunjukkan melalui tindakan nyata setiap hari. > "Talenta besar tanpa karakter yang kokoh hanyalah kesuksesan yang sementara. Tugas kita adalah memastikan pemuda Indonesia mampu berkarya tanpa harus terjebak pengaruh buruk." ### **Pesan Untuk Masa Depan** Kisah Mak Vera adalah pengingat bahwa dedikasi seorang perempuan mampu membawa perubahan sistemik. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun industri hiburan yang lebih bersih dan bermartabat. Melalui arahan yang tepat sejak dini, Mak Vera optimis bahwa generasi muda Indonesia akan terus melahirkan karya hebat dengan raga yang sehat dan jiwa yang kuat. **Selamat Hari Kartini. Mari menjadi pelopor perubahan melalui keteladanan.**     https://merahputih.press/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=54840&_unique_id=69f0dce82392c

Kartini Masa Kini: Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Kartini Masa Kini: Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Semangat perjuangan R.A. Kartini kini bertransformasi melalui tangan-tangan dingin perempuan yang berdedikasi membimbing masa depan bangsa. Salah satu sosok yang menjadi teladan nyata adalah **Mak Vera**. Melalui kiprah panjangnya di dunia hiburan Indonesia, ia membuktikan bahwa peran perempuan bukan sekadar pengelola talenta, melainkan penjaga moral bagi generasi kreatif. Dalam sebuah diskusi mendalam melalui **Podcast BNN** menjelang Hari Kartini, Mak Vera membagikan filosofi hidup yang ia tanamkan kepada seluruh anak didiknya. Baginya, kesuksesan di atas panggung bukanlah pencapaian sejati jika tidak dibarengi dengan **pola hidup sehat dan produktif**. Sejak awal karier, ia selalu menekankan bahwa komitmen pribadi adalah fondasi utama bagi seorang seniman untuk tetap bersinar secara konsisten. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=rwa99dxfcr4[/embed] ### **Membangun Karakter di Tengah Gemerlap Industri** Fokus utama perjuangan Mak Vera terletak pada pembentukan karakter. Sebagai "Kartini Masa Kini," ia memandang perempuan modern memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing: * **Penyaring Pengaruh Negatif:** Mak Vera aktif bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan zat adiktif. * **Lingkungan Positif:** Ia memastikan ekosistem seni menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan fisik dan mental, bukan tempat yang menjerumuskan. * **Keteladanan Harian:** Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang disiplin, sebuah prinsip yang ia tunjukkan melalui tindakan nyata setiap hari. > "Talenta besar tanpa karakter yang kokoh hanyalah kesuksesan yang sementara. Tugas kita adalah memastikan pemuda Indonesia mampu berkarya tanpa harus terjebak pengaruh buruk." ### **Pesan Untuk Masa Depan** Kisah Mak Vera adalah pengingat bahwa dedikasi seorang perempuan mampu membawa perubahan sistemik. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun industri hiburan yang lebih bersih dan bermartabat. Melalui arahan yang tepat sejak dini, Mak Vera optimis bahwa generasi muda Indonesia akan terus melahirkan karya hebat dengan raga yang sehat dan jiwa yang kuat. **Selamat Hari Kartini. Mari menjadi pelopor perubahan melalui keteladanan.**     https://merahputih.press/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=54622&_unique_id=69f0d78839641

Saturday, 25 April 2026

Dir polairud Pimpin Lansung  Bersih Bersih Pantai di Pulau Lembeh, Wujud Komitmen Polairud Polda Sulut Jaga Kelestarian Lingkungan

Dir polairud Pimpin Lansung  Bersih Bersih Pantai di Pulau Lembeh, Wujud Komitmen Polairud Polda Sulut Jaga Kelestarian Lingkungan Sebagaimana yang menjadi program Presiden Prabowo yaitu Program Nasional Indonesia Asri terkait bersih-bersih di pesisir pantai yang merupakan upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan bersih-bersih  pantai di salah satu pulau yaitu Pulau Serena Pasir Putih Lembeh Bitung Sulawesi Utara. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=4JrvoKD4Knw[/embed] Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari Polairud Polda sulut dan Jurnalis Polda Sulut dalam membersihkan kawasan pantai. Dipimpin langsung Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Bayuaji Yudha Prasaja bersama jurnalis serta kru Kapal Polisi Kresna 7004 Baharkam Polri. personil bergerak cepat membersihkan pesisir Pantai Serena Pasir Putih, Pulau Lembeh, Kota Bitung, Jumat (24/4/2026) sore. Puluhan personel turun langsung mengumpulkan sampah plastik yang menumpuk di sepanjang pantai. Dalam giat bersih-bersih pesisir pantai Dirpolairud Polda Sulut didampingi Koordinator Jurnalis Polda Sulut, Ronny Journey LuLumempouw. Para personel dan jurnalis menyisir pantai. Mereka mengangkat botol plastik, kemasan makanan, styrofoam, hingga potongan kayu yang terbawa arus laut. (Fotto : Kombes Pol Bayuaji sedang mengangkat sampah) Kombes Bayuaji “Kami dari Direktorat Polairud Polda Sulut, bersama rekan-rekan jurnalis Polda Sulut, dan dari ABK Kapal Polisi Kresna 7004, kita sekarang berada di Pulau Lembeh, yaitu di Pantai Serena, dalam rangka bersih-bersih pantai kegiatan Indonesia Asri,”ujarnya. Bayuaji mengungkapkan, sampah yang menumpuk diduga berasal dari kiriman gelombang laut. Kondisi ini sering terjadi saat musim angin barat. “Di mana pada saat kita tadi berlabuh di pantai ini, banyak sekali plastik-plastik sampah, dikarenakan mungkin musim angin barat yang terbawa ombak, sehingga kita berinisiatif dengan rekan-rekan semuanya untuk membersihkan kegiatan Jaga Asri ini,” ungkapnya. Petugas berhasil mengumpulkan 31 karung sampah plastik. Seluruh sampah kemudian dibawa ke Mako Ditpolairud di Kota Bitung untuk proses penanganan lebih lanjut. “Di mana pada saat ini, kita berhasil mengumpulkan 31 karung sampah plastik. Sampah tersebut kita akan bawa ke markas kita, dan akan dibawa oleh Pemkot Kota Bitung,” jelasnya. Bayuaji menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir. Ia mengingatkan bahwa sebagian besar wilayah Sulawesi Utara merupakan laut yang kaya keanekaragaman hayati. “Tentunya sampah-sampah ini kan berasal dari masyarakat juga. Tentunya kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Bitung, khususnya yang di daerah pesisir, untuk kita sama-sama menjaga lingkungan kita, Karena mayoritas Provinsi Sulawesi Utara ini 70 persennya adalah laut, dan di sana banyak keanekaragaman hayati di laut yang tentunya harus kita jaga,” pungkasnya. Koordinator Jurnalis Polda Sulut, Ronny Journey Lumempouw, menegaskan peran jurnalis tidak hanya sebatas menulis berita. Ia mendorong insan pers ikut terlibat langsung dalam aksi sosial. “jurnalis tidak hanya sekadar menulis berita namun bukti nyata dari tulisan yang kita buat harus turun langsung memberikan dampak nyata kepada masyarakat,” tegas Ronny Journey. Kepedulian ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan laut dan pesisir di Sulawesi Utara. https://merahputih.press/dir-polairud-pimpin-lansung-bersih-bersih-pantai-di-pulau-lembeh-wujud-komitmen-polairud-polda-sulut-jaga-kelestarian-lingkungan/?feed_id=53532&_unique_id=69ed9ecbf39df

Thursday, 23 April 2026

Kapolda Metro Serahkan Pin Emas Kapolri ke Personel Pengungkap 516 Kg Sabu

Kapolda Metro Serahkan Pin Emas Kapolri ke Personel Pengungkap 516 Kg Sabu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyematkan pin emas Kapolri kepada personel pengungkap 516 kilogram sabu. (dok. Istimewa) Jakarta - Sebanyak 8 personel Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mendapatkan penghargaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan tersebut berupa pin emas yang diberikan atas pengungkapan 516 kilogram sabu dari jaringan internasional. Pin emas Kapolri tersebut diserahkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dalam apel pamen yang digelar di depan gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Metro Jaya. Irjen Asep Edi Suheri mengatakan penghargaan itu diberikan kepada personel yang dinilai berhasil menjalankan tugas secara luar biasa dalam pengungkapan tindak pidana narkotika jaringan internasional dengan barang bukti dalam jumlah besar. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas dedikasi, kerja keras, dan capaian luar biasa para personel di lapangan dalam mengungkap jaringan narkotika internasional. "Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja luar biasa anggota dalam mengungkap jaringan narkotika internasional dengan barang bukti sabu seberat 516 kilogram. Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan yang telah dicapai, dan saya minta agar prestasi ini dipertahankan bahkan terus ditingkatkan. Ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga hasil kerja keras dan sinergi tim," ujar Kapolda. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyematkan pin emas Kapolri kepada personel pengungkap 516 kilogram sabu, Rabu (22/4/2026). Foto: (dok. Istimewa) Kapolda menegaskan, keberhasilan pengungkapan dengan barang bukti besar tersebut memberikan dampak luas bagi masyarakat, karena telah menyelamatkan banyak generasi bangsa dari ancaman bahaya narkoba. Ia berharap capaian itu dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus bekerja secara profesional, berintegritas, dan konsisten dalam memberantas peredaran narkotika. "Pengungkapan ini telah menyelamatkan banyak generasi bangsa dari bahaya narkoba. Saya harap ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus bekerja profesional, berintegritas, dan konsisten dalam memberantas peredaran narkotika. Jadilah Polisi yang bermanfaat." tambahnya. Adapun personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya yang menerima penghargaan tersebut yakni Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David, Wadirresnarkoba Kombes Dedy Anung, Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra, AKP Abdul Muchzin Guntur Muarif, Ipda Hermanto, Aiptu Yanto, Briptu Nachroy Noer Arifin, serta Briptu Dava Rizki Aulia R. Penyerahan penghargaan kepada personel Ditresnarkoba Polda Metro Jaya tersebut diharapkan dapat memotivasi semangat seluruh anggota Polda Metro Jaya untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. https://merahputih.press/kapolda-metro-serahkan-pin-emas-kapolri-ke-personel-pengungkap-516-kg-sabu/?feed_id=52551&_unique_id=69eaf6202de9a

Wednesday, 8 April 2026

Komjen Pol Dedi Prasetyo : Kita Bangun Polisi Yang Berpikir Bukan Sekedar Bertindak

Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Transformasi Paradigma Polisi yang Humanis Seringkali kita melihat polisi hanya dari atribut fisiknya: seragam yang gagah, lencana yang berkilau, dan ketegasan yang terpancar dari kedisiplinan baris-berbaris. Namun, di balik itu semua, masyarakat menyimpan harapan besar akan hadirnya sosok pelindung yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga bijaksana secara batin. Sebagaimana ditekankan oleh Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo, Polri sedang menempuh jalan transformasi menuju era di mana polisi tidak sekadar menjadi pelaksana aturan, melainkan subjek yang berpikir dan merefleksikan setiap tindakannya. 1. Intelektualitas: Senjata Utama Melampaui Senjata Api Apa artinya menjadi "Polisi yang Berpikir"? Ini bukan sekadar tentang gelar akademis, melainkan tentang ketajaman intelektual dalam menghadapi dinamika sosial yang kompleks. Problem Solving: Anggota Polri masa kini dituntut mampu membedah akar masalah di lapangan sebelum mengambil tindakan. Diskresi yang Bijak: Menggunakan akal sehat untuk membedakan kapan hukum harus ditegakkan secara kaku dan kapan pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam meredam konflik. De-eskalasi: Kekuatan utama bukan lagi terletak pada kemampuan melumpuhkan lawan, melainkan pada kemampuan bernegosiasi untuk mencegah kekerasan terjadi. 2. Kematangan Moral dalam Situasi Krisis Transformasi ini adalah sebuah revolusi mental. Polisi yang humanis adalah mereka yang memiliki kematangan moral untuk tetap berdiri tegak di atas prinsip keadilan, bahkan dalam situasi yang paling menekan sekalipun. "Integritas tidak diuji saat situasi tenang, melainkan saat seorang anggota harus memilih antara ego kekuasaan atau pengabdian kepada nilai kemanusiaan." Ketika moralitas menjadi kompas, maka tidak ada lagi ruang bagi arogansi. Setiap interaksi dengan warga---dari tilang di jalan raya hingga penyidikan di ruang pemeriksaan---dijalankan dengan penghormatan terhadap martabat manusia. 3. Membangun Polri yang Unggul Lewat Kepercayaan Visi "Polisi Masa Depan" adalah tentang Polri yang hadir sebagai kawan, pendengar, dan pemberi solusi. Polri yang unggul tidak diukur dari seberapa banyak kasus yang diproses, melainkan dari seberapa tinggi tingkat kepercayaan (public trust) yang diberikan oleh rakyatnya. Kepercayaan adalah mata uang yang paling berharga dalam dunia kepolisian. Tanpa kepercayaan, polisi hanyalah aparat; dengan kepercayaan, polisi adalah bagian dari keluarga besar masyarakat. Kesimpulan: Kekuatan Sejati Pada akhirnya, kekuatan sejati seorang polisi tidak terletak pada pinggang yang menyandang senjata, melainkan pada hati yang mampu merasakan keresahan warga dan otak yang mampu memberikan solusi cerdas. Transformasi menuju Polri yang Humanis adalah janji untuk mewujudkan keamanan yang memanusiakan manusia, demi Indonesia yang lebih harmonis. Poin-poin tambahan yang bisa Anda masukkan jika ingin memperluas lagi: Digital Intelektual: Kemampuan polisi berpikir dalam menghadapi kejahatan siber. Leadership yang Melayani: Bagaimana para pimpinan Polri memberikan teladan dalam bertindak humanis. Pendidikan Karakter: Menyoroti pentingnya kurikulum kepolisian yang berbasis psikologi dan sosiologi.       https://merahputih.press/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=39253&_unique_id=69d6464f606ee

Wednesday, 1 April 2026

Penanganan Kasus Kekerasan di Polda Metro Jaya, Masyarakat Diminta Bijak dalam Menanggapi Informasi

Penanganan Kasus Kekerasan di Polda Metro Jaya, Masyarakat Diminta Bijak dalam Menanggapi Informasi Kasus Kekerasan Di Polda Metro Jaya Ayoo Bijak Terhadap Informasi Yang Menyesatkan Kabid Humas Polda Metro Jaya menghimbau seluruh masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi terkait kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya. Ia menegaskan bahwa informasi yang menyesatkan sebaiknya tidak dikaitkan dengan latar belakang wilayah atau provinsi seseorang. [embed]https://youtube.com/shorts/0PRmL_hQd9g?si=SfiNNbiEeCfmFl2A[/embed] "Kita harus kembali bersikap objektif terkait peristiwa dan perkara yang sedang ditangani oleh pihak yang bersangkutan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya. Sejumlah tokoh juga menyampaikan perhatian mereka terkait peristiwa ini. Yahdi Hasan menyatakan dukungannya agar negara menegakkan keadilan bagi korban. Selain itu, Mualem turut mengimbau agar proses hukum berjalan transparan dan sesuai prosedur. Pengacara yang menangani kasus ini juga menekankan pentingnya pengawasan dan akuntabilitas dalam proses penanganan kasus. Penting bagi masyarakat untuk menyaring informasi dengan hati-hati, mengutamakan fakta, dan tidak membawa-bawa isu personal atau wilayah dalam menanggapi peristiwa hukum.     https://merahputih.press/penanganan-kasus-kekerasan-di-polda-metro-jaya-masyarakat-diminta-bijak-dalam-menanggapi-informasi/?feed_id=35329&_unique_id=69cd1a55777eb