Saturday, 2 May 2026

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://bacasaja.today/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=63084&_unique_id=69f5ecc7ed183

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://merahputih.press/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=58655&_unique_id=69f5ec754f8ff

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31

Sebuah Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://merahputih.press/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=58546&_unique_id=69f5e994abf61

Sebuah Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://merahputih.press/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=58437&_unique_id=69f5e6dc2074d

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e

Friday, 1 May 2026

Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut 

Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut

BITUNG,  Inilah trobosan di bidang kesehatan, dilakukan Dirpolairud Polda Sulut, Kamis (30/4/2026). Melalui bidang kesehatan yang ada di Ditpolairud Polda Sulut, naik turun kapal yang ada di perairan Selat Lembeh Kota Bitung. “Trobosan pendekatan ke masyarakat pesisir.Ada klinik terapung melakukan pemeriksaan kesehatan ke nelayan dan awak kapal yang berada di atas kapal,” kata Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat kong-kongko dengan puluhan wartawan di Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (30/4/2026). Lanjut Bayu, selain itu ada Gas LPG 3 Kilogram harus di kawal agar tepat sasaran ke masyarakat. Selain itu pihaknya juga fokus pada Kebersihan lingkungan, harus dijaga bersama, kolaborasi bersama melakukan kegiatan bersih pantai dan himbauan ke warga pesisir jaga kebersihan lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan hindari penggunaan sampah plastik. Termasuk dengan lingkungan di laut, bermuara pada keberlangsungan ekosistem. “Mengenai lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan lingkungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu gerakan Asri (Aman, sehat, resik dan indah),” kata dia. Terpisah Ketua PWI Bitung Tezar Basalama, mewakili puluhan jurnalis yang mengikuti kegiatan kongko-kongko, memberikan apresiasi kepada Dirpolairud Polda Sulut. “Kami haral kedepan akan terus terjalin terys kemitraan ini,” kata Ketua PWI Bitung Tezar Basalama. Pihaknya berkomitmen akan kawal kebijakan institusi kepolisian di sektor migas. Termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir di Kota Bitung.(redaksi)
https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1

Ditpolairud Polda Sulut Lakukan Trobosan Bidang Kesehatan

Ditpolairud Polda Sulut Lakukan Trobosan Ini di Bidang Kesehatan

BITUNG,  Inilah trobosan di bidang kesehatan, dilakukan Dirpolairud Polda Sulut, Kamis (30/4/2026). Melalui bidang kesehatan yang ada di Ditpolairud Polda Sulut, naik turun kapal yang ada di perairan Selat Lembeh Kota Bitung. “Trobosan pendekatan ke masyarakat pesisir.Ada klinik terapung melakukan pemeriksaan kesehatan ke nelayan dan awak kapal yang berada di atas kapal,” kata Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat kong-kongko dengan puluhan wartawan di Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (30/4/2026). Lanjut Bayu, selain itu ada Gas LPG 3 Kilogram harus di kawal agar tepat sasaran ke masyarakat. Selain itu pihaknya juga fokus pada Kebersihan lingkungan, harus dijaga bersama, kolaborasi bersama melakukan kegiatan bersih pantai dan himbauan ke warga pesisir jaga kebersihan lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan hindari penggunaan sampah plastik. Termasuk dengan lingkungan di laut, bermuara pada keberlangsungan ekosistem. “Mengenai lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan lingkungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu gerakan Asri (Aman, sehat, resik dan indah),” kata dia. Terpisah Ketua PWI Bitung Tezar Basalama, mewakili puluhan jurnalis yang mengikuti kegiatan kongko-kongko, memberikan apresiasi kepada Dirpolairud Polda Sulut. “Kami haral kedepan akan terus terjalin terys kemitraan ini,” kata Ketua PWI Bitung Tezar Basalama. Pihaknya berkomitmen akan kawal kebijakan institusi kepolisian di sektor migas. Termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir di Kota Bitung.(redaksi)
https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249

Ditpolairud Polda Sulut Lakukan Trobosan Ini di Bidang Kesehatan

Ditpolairud Polda Sulut Lakukan Trobosan Ini di Bidang Kesehatan

BITUNG,  Inilah trobosan di bidang kesehatan, dilakukan Dirpolairud Polda Sulut, Kamis (30/4/2026). Melalui bidang kesehatan yang ada di Ditpolairud Polda Sulut, naik turun kapal yang ada di perairan Selat Lembeh Kota Bitung. “Trobosan pendekatan ke masyarakat pesisir.Ada klinik terapung melakukan pemeriksaan kesehatan ke nelayan dan awak kapal yang berada di atas kapal,” kata Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat kong-kongko dengan puluhan wartawan di Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (30/4/2026). Lanjut Bayu, selain itu ada Gas LPG 3 Kilogram harus di kawal agar tepat sasaran ke masyarakat. Selain itu pihaknya juga fokus pada Kebersihan lingkungan, harus dijaga bersama, kolaborasi bersama melakukan kegiatan bersih pantai dan himbauan ke warga pesisir jaga kebersihan lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan hindari penggunaan sampah plastik. Termasuk dengan lingkungan di laut, bermuara pada keberlangsungan ekosistem. “Mengenai lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan lingkungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu gerakan Asri (Aman, sehat, resik dan indah),” kata dia. Terpisah Ketua PWI Bitung Tezar Basalama, mewakili puluhan jurnalis yang mengikuti kegiatan kongko-kongko, memberikan apresiasi kepada Dirpolairud Polda Sulut. “Kami haral kedepan akan terus terjalin terys kemitraan ini,” kata Ketua PWI Bitung Tezar Basalama. Pihaknya berkomitmen akan kawal kebijakan institusi kepolisian di sektor migas. Termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir di Kota Bitung.(redaksi)
https://merahputih.press/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-ini-di-bidang-kesehatan/?feed_id=56475&_unique_id=69f459105fa01

Thursday, 30 April 2026

Memenuhi Standar Operasi, SPPG Pegangsaan Dua Polres Jakut Raih Predikat Dapur Terbaik Se-DKI Jakarta

Sangat Memenuhi Standar Operasi, SPPG Pegangsaan Dua Polres Jakut Raih Predikat Dapur Terbaik Se-DKI Jakarta Jakarta — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegangsaan Dua Polres Metro Jakarta Utara meraih penghargaan sebagai Dapur Terbaik se-DKI Jakarta dari Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha dalam kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis kepada Kasatpel, yayasan, dan mitra di Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026). Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz mengatakan penghargaan itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran Polres Metro Jakarta Utara, pengelola SPPG, Yayasan Bhayangkari, dan para mitra yang selama ini mendukung program tersebut. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan, kebersihan dapur, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. SPPG Pegangsaan Dua dinilai memenuhi sejumlah kriteria penilaian BGN. Di antaranya kelengkapan denah alur masuk dan keluar atau in-out SPPG, fasilitas yang sesuai aturan BGN, kelengkapan sertifikasi, serta kondisi dapur yang terjaga, bersih, dan terpelihara. Selain itu, keaktifan Kepala SPPG dalam pelaporan juga menjadi salah satu poin penting penilaian. Pelaporan dilakukan melalui aplikasi Tawas untuk laporan mingguan dan bulanan, serta SIBGN untuk laporan harian. Dalam kegiatan tersebut, SPPG Pegangsaan Dua diwakili M. Riezki Persada selaku Kepala SPPG Pegangsaan Dua dan Rachel Tiurmaida selaku Kepala SPPG 2 Pegangsaan Dua. Hadir pula perwakilan Yayasan Bhayangkari dan mitra pendukung. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz menegaskan pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui tata kelola SPPG yang tertib, higienis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. “Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi semangat bersama untuk memberikan pelayanan terbaik serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya. https://merahputih.press/memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=55821&_unique_id=69f30e816d154

Paling Memenuhi Standar Operasi, SPPG Pegangsaan Dua Polres Jakut Raih Predikat Dapur Terbaik Se-DKI Jakarta

Paling Memenuhi Standar Operasi, SPPG Pegangsaan Dua Polres Jakut Raih Predikat Dapur Terbaik Se-DKI Jakarta Jakarta — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegangsaan Dua Polres Metro Jakarta Utara meraih penghargaan sebagai Dapur Terbaik se-DKI Jakarta dari Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha dalam kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis kepada Kasatpel, yayasan, dan mitra di Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026). Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz mengatakan penghargaan itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran Polres Metro Jakarta Utara, pengelola SPPG, Yayasan Bhayangkari, dan para mitra yang selama ini mendukung program tersebut. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan, kebersihan dapur, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. SPPG Pegangsaan Dua dinilai memenuhi sejumlah kriteria penilaian BGN. Di antaranya kelengkapan denah alur masuk dan keluar atau in-out SPPG, fasilitas yang sesuai aturan BGN, kelengkapan sertifikasi, serta kondisi dapur yang terjaga, bersih, dan terpelihara. Selain itu, keaktifan Kepala SPPG dalam pelaporan juga menjadi salah satu poin penting penilaian. Pelaporan dilakukan melalui aplikasi Tawas untuk laporan mingguan dan bulanan, serta SIBGN untuk laporan harian. Dalam kegiatan tersebut, SPPG Pegangsaan Dua diwakili M. Riezki Persada selaku Kepala SPPG Pegangsaan Dua dan Rachel Tiurmaida selaku Kepala SPPG 2 Pegangsaan Dua. Hadir pula perwakilan Yayasan Bhayangkari dan mitra pendukung. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz menegaskan pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui tata kelola SPPG yang tertib, higienis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. “Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi semangat bersama untuk memberikan pelayanan terbaik serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya. https://beritapolisi.com/paling-memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=16886&_unique_id=69f306c7e0d03 https://beritapolisi.com/paling-memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=16886&_unique_id=69f306c7e0d03 https://beritapolisi.com/paling-memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=16886&_unique_id=69f306c7e0d03 https://beritapolisi.com/paling-memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=16886&_unique_id=69f306c7e0d03 https://beritapolisi.com/paling-memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=16886&_unique_id=69f306c7e0d03 https://beritapolisi.com/paling-memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=16886&_unique_id=69f306c7e0d03 https://beritapolisi.com/paling-memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=16886&_unique_id=69f306c7e0d03 https://beritapolisi.com/paling-memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=16886&_unique_id=69f306c7e0d03

Tuesday, 28 April 2026

Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Semangat perjuangan R.A. Kartini kini bertransformasi melalui tangan-tangan dingin perempuan yang berdedikasi membimbing masa depan bangsa. Salah satu sosok yang menjadi teladan nyata adalah **Mak Vera**. Melalui kiprah panjangnya di dunia hiburan Indonesia, ia membuktikan bahwa peran perempuan bukan sekadar pengelola talenta, melainkan penjaga moral bagi generasi kreatif. Dalam sebuah diskusi mendalam melalui **Podcast BNN** menjelang Hari Kartini, Mak Vera membagikan filosofi hidup yang ia tanamkan kepada seluruh anak didiknya. Baginya, kesuksesan di atas panggung bukanlah pencapaian sejati jika tidak dibarengi dengan **pola hidup sehat dan produktif**. Sejak awal karier, ia selalu menekankan bahwa komitmen pribadi adalah fondasi utama bagi seorang seniman untuk tetap bersinar secara konsisten. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=rwa99dxfcr4[/embed] ### **Membangun Karakter di Tengah Gemerlap Industri** Fokus utama perjuangan Mak Vera terletak pada pembentukan karakter. Sebagai "Kartini Masa Kini," ia memandang perempuan modern memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing: * **Penyaring Pengaruh Negatif:** Mak Vera aktif bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan zat adiktif. * **Lingkungan Positif:** Ia memastikan ekosistem seni menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan fisik dan mental, bukan tempat yang menjerumuskan. * **Keteladanan Harian:** Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang disiplin, sebuah prinsip yang ia tunjukkan melalui tindakan nyata setiap hari. > "Talenta besar tanpa karakter yang kokoh hanyalah kesuksesan yang sementara. Tugas kita adalah memastikan pemuda Indonesia mampu berkarya tanpa harus terjebak pengaruh buruk." ### **Pesan Untuk Masa Depan** Kisah Mak Vera adalah pengingat bahwa dedikasi seorang perempuan mampu membawa perubahan sistemik. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun industri hiburan yang lebih bersih dan bermartabat. Melalui arahan yang tepat sejak dini, Mak Vera optimis bahwa generasi muda Indonesia akan terus melahirkan karya hebat dengan raga yang sehat dan jiwa yang kuat. **Selamat Hari Kartini. Mari menjadi pelopor perubahan melalui keteladanan.**     https://merahputih.press/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=54840&_unique_id=69f0dce82392c

Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Semangat perjuangan R.A. Kartini kini bertransformasi melalui tangan-tangan dingin perempuan yang berdedikasi membimbing masa depan bangsa. Salah satu sosok yang menjadi teladan nyata adalah **Mak Vera**. Melalui kiprah panjangnya di dunia hiburan Indonesia, ia membuktikan bahwa peran perempuan bukan sekadar pengelola talenta, melainkan penjaga moral bagi generasi kreatif. Dalam sebuah diskusi mendalam melalui **Podcast BNN** menjelang Hari Kartini, Mak Vera membagikan filosofi hidup yang ia tanamkan kepada seluruh anak didiknya. Baginya, kesuksesan di atas panggung bukanlah pencapaian sejati jika tidak dibarengi dengan **pola hidup sehat dan produktif**. Sejak awal karier, ia selalu menekankan bahwa komitmen pribadi adalah fondasi utama bagi seorang seniman untuk tetap bersinar secara konsisten. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=rwa99dxfcr4[/embed] ### **Membangun Karakter di Tengah Gemerlap Industri** Fokus utama perjuangan Mak Vera terletak pada pembentukan karakter. Sebagai "Kartini Masa Kini," ia memandang perempuan modern memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing: * **Penyaring Pengaruh Negatif:** Mak Vera aktif bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan zat adiktif. * **Lingkungan Positif:** Ia memastikan ekosistem seni menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan fisik dan mental, bukan tempat yang menjerumuskan. * **Keteladanan Harian:** Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang disiplin, sebuah prinsip yang ia tunjukkan melalui tindakan nyata setiap hari. > "Talenta besar tanpa karakter yang kokoh hanyalah kesuksesan yang sementara. Tugas kita adalah memastikan pemuda Indonesia mampu berkarya tanpa harus terjebak pengaruh buruk." ### **Pesan Untuk Masa Depan** Kisah Mak Vera adalah pengingat bahwa dedikasi seorang perempuan mampu membawa perubahan sistemik. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun industri hiburan yang lebih bersih dan bermartabat. Melalui arahan yang tepat sejak dini, Mak Vera optimis bahwa generasi muda Indonesia akan terus melahirkan karya hebat dengan raga yang sehat dan jiwa yang kuat. **Selamat Hari Kartini. Mari menjadi pelopor perubahan melalui keteladanan.**     https://beritapolisi.com/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16669&_unique_id=69f0dcad5056f https://beritapolisi.com/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16669&_unique_id=69f0dcad5056f https://beritapolisi.com/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16669&_unique_id=69f0dcad5056f https://beritapolisi.com/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16669&_unique_id=69f0dcad5056f https://beritapolisi.com/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16669&_unique_id=69f0dcad5056f https://beritapolisi.com/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16669&_unique_id=69f0dcad5056f https://beritapolisi.com/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16669&_unique_id=69f0dcad5056f https://beritapolisi.com/mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16669&_unique_id=69f0dcad5056f

Luar Biasa Kartini Masa Kini: Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Kartini Masa Kini: Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Semangat perjuangan R.A. Kartini kini bertransformasi melalui tangan-tangan dingin perempuan yang berdedikasi membimbing masa depan bangsa. Salah satu sosok yang menjadi teladan nyata adalah **Mak Vera**. Melalui kiprah panjangnya di dunia hiburan Indonesia, ia membuktikan bahwa peran perempuan bukan sekadar pengelola talenta, melainkan penjaga moral bagi generasi kreatif. Dalam sebuah diskusi mendalam melalui **Podcast BNN** menjelang Hari Kartini, Mak Vera membagikan filosofi hidup yang ia tanamkan kepada seluruh anak didiknya. Baginya, kesuksesan di atas panggung bukanlah pencapaian sejati jika tidak dibarengi dengan **pola hidup sehat dan produktif**. Sejak awal karier, ia selalu menekankan bahwa komitmen pribadi adalah fondasi utama bagi seorang seniman untuk tetap bersinar secara konsisten. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=rwa99dxfcr4[/embed] ### **Membangun Karakter di Tengah Gemerlap Industri** Fokus utama perjuangan Mak Vera terletak pada pembentukan karakter. Sebagai "Kartini Masa Kini," ia memandang perempuan modern memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing: * **Penyaring Pengaruh Negatif:** Mak Vera aktif bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan zat adiktif. * **Lingkungan Positif:** Ia memastikan ekosistem seni menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan fisik dan mental, bukan tempat yang menjerumuskan. * **Keteladanan Harian:** Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang disiplin, sebuah prinsip yang ia tunjukkan melalui tindakan nyata setiap hari. > "Talenta besar tanpa karakter yang kokoh hanyalah kesuksesan yang sementara. Tugas kita adalah memastikan pemuda Indonesia mampu berkarya tanpa harus terjebak pengaruh buruk." ### **Pesan Untuk Masa Depan** Kisah Mak Vera adalah pengingat bahwa dedikasi seorang perempuan mampu membawa perubahan sistemik. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun industri hiburan yang lebih bersih dan bermartabat. Melalui arahan yang tepat sejak dini, Mak Vera optimis bahwa generasi muda Indonesia akan terus melahirkan karya hebat dengan raga yang sehat dan jiwa yang kuat. **Selamat Hari Kartini. Mari menjadi pelopor perubahan melalui keteladanan.**     https://beritapolisi.com/luar-biasa-kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16638&_unique_id=69f0db39ef11e https://beritapolisi.com/luar-biasa-kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16638&_unique_id=69f0db39ef11e https://beritapolisi.com/luar-biasa-kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16638&_unique_id=69f0db39ef11e https://beritapolisi.com/luar-biasa-kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16638&_unique_id=69f0db39ef11e https://beritapolisi.com/luar-biasa-kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16638&_unique_id=69f0db39ef11e https://beritapolisi.com/luar-biasa-kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16638&_unique_id=69f0db39ef11e https://beritapolisi.com/luar-biasa-kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16638&_unique_id=69f0db39ef11e https://beritapolisi.com/luar-biasa-kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16638&_unique_id=69f0db39ef11e

Kartini Masa Kini: Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Kartini Masa Kini: Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Semangat perjuangan R.A. Kartini kini bertransformasi melalui tangan-tangan dingin perempuan yang berdedikasi membimbing masa depan bangsa. Salah satu sosok yang menjadi teladan nyata adalah **Mak Vera**. Melalui kiprah panjangnya di dunia hiburan Indonesia, ia membuktikan bahwa peran perempuan bukan sekadar pengelola talenta, melainkan penjaga moral bagi generasi kreatif. Dalam sebuah diskusi mendalam melalui **Podcast BNN** menjelang Hari Kartini, Mak Vera membagikan filosofi hidup yang ia tanamkan kepada seluruh anak didiknya. Baginya, kesuksesan di atas panggung bukanlah pencapaian sejati jika tidak dibarengi dengan **pola hidup sehat dan produktif**. Sejak awal karier, ia selalu menekankan bahwa komitmen pribadi adalah fondasi utama bagi seorang seniman untuk tetap bersinar secara konsisten. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=rwa99dxfcr4[/embed] ### **Membangun Karakter di Tengah Gemerlap Industri** Fokus utama perjuangan Mak Vera terletak pada pembentukan karakter. Sebagai "Kartini Masa Kini," ia memandang perempuan modern memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing: * **Penyaring Pengaruh Negatif:** Mak Vera aktif bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan zat adiktif. * **Lingkungan Positif:** Ia memastikan ekosistem seni menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan fisik dan mental, bukan tempat yang menjerumuskan. * **Keteladanan Harian:** Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang disiplin, sebuah prinsip yang ia tunjukkan melalui tindakan nyata setiap hari. > "Talenta besar tanpa karakter yang kokoh hanyalah kesuksesan yang sementara. Tugas kita adalah memastikan pemuda Indonesia mampu berkarya tanpa harus terjebak pengaruh buruk." ### **Pesan Untuk Masa Depan** Kisah Mak Vera adalah pengingat bahwa dedikasi seorang perempuan mampu membawa perubahan sistemik. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun industri hiburan yang lebih bersih dan bermartabat. Melalui arahan yang tepat sejak dini, Mak Vera optimis bahwa generasi muda Indonesia akan terus melahirkan karya hebat dengan raga yang sehat dan jiwa yang kuat. **Selamat Hari Kartini. Mari menjadi pelopor perubahan melalui keteladanan.**     https://beritapolisi.com/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16607&_unique_id=69f0d832e4bdd https://beritapolisi.com/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16607&_unique_id=69f0d832e4bdd https://beritapolisi.com/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16607&_unique_id=69f0d832e4bdd https://beritapolisi.com/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16607&_unique_id=69f0d832e4bdd https://beritapolisi.com/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16607&_unique_id=69f0d832e4bdd https://beritapolisi.com/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16607&_unique_id=69f0d832e4bdd https://beritapolisi.com/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16607&_unique_id=69f0d832e4bdd https://beritapolisi.com/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=16607&_unique_id=69f0d832e4bdd

Kartini Masa Kini: Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Kartini Masa Kini: Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

Semangat perjuangan R.A. Kartini kini bertransformasi melalui tangan-tangan dingin perempuan yang berdedikasi membimbing masa depan bangsa. Salah satu sosok yang menjadi teladan nyata adalah **Mak Vera**. Melalui kiprah panjangnya di dunia hiburan Indonesia, ia membuktikan bahwa peran perempuan bukan sekadar pengelola talenta, melainkan penjaga moral bagi generasi kreatif. Dalam sebuah diskusi mendalam melalui **Podcast BNN** menjelang Hari Kartini, Mak Vera membagikan filosofi hidup yang ia tanamkan kepada seluruh anak didiknya. Baginya, kesuksesan di atas panggung bukanlah pencapaian sejati jika tidak dibarengi dengan **pola hidup sehat dan produktif**. Sejak awal karier, ia selalu menekankan bahwa komitmen pribadi adalah fondasi utama bagi seorang seniman untuk tetap bersinar secara konsisten. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=rwa99dxfcr4[/embed] ### **Membangun Karakter di Tengah Gemerlap Industri** Fokus utama perjuangan Mak Vera terletak pada pembentukan karakter. Sebagai "Kartini Masa Kini," ia memandang perempuan modern memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing: * **Penyaring Pengaruh Negatif:** Mak Vera aktif bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan zat adiktif. * **Lingkungan Positif:** Ia memastikan ekosistem seni menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan fisik dan mental, bukan tempat yang menjerumuskan. * **Keteladanan Harian:** Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang disiplin, sebuah prinsip yang ia tunjukkan melalui tindakan nyata setiap hari. > "Talenta besar tanpa karakter yang kokoh hanyalah kesuksesan yang sementara. Tugas kita adalah memastikan pemuda Indonesia mampu berkarya tanpa harus terjebak pengaruh buruk." ### **Pesan Untuk Masa Depan** Kisah Mak Vera adalah pengingat bahwa dedikasi seorang perempuan mampu membawa perubahan sistemik. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun industri hiburan yang lebih bersih dan bermartabat. Melalui arahan yang tepat sejak dini, Mak Vera optimis bahwa generasi muda Indonesia akan terus melahirkan karya hebat dengan raga yang sehat dan jiwa yang kuat. **Selamat Hari Kartini. Mari menjadi pelopor perubahan melalui keteladanan.**     https://merahputih.press/kartini-masa-kini-mak-vera-misi-cetak-artis-bersih-narkoba/?feed_id=54622&_unique_id=69f0d78839641

Monday, 27 April 2026

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Siagakan Personel 24 Jam Untuk Kelancaran Ibadah Haji 2026

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Siagakan Personel 24 Jam Demi Kelancaran Ibadah Haji 2026   Ketulusan di Gerbang Keberangkatan: Dedikasi Polresta Bandara Soekarno-Hatta Mengawal Jamaah Haji 2026   Tangerang -- Menuju Tanah Suci bukan sekadar perjalanan fisik melintasi benua, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang dinanti seumur hidup. Di balik deru mesin pesawat dan riuh rendah Terminal Internasional Bandara Soekarno-Hatta, terselip kisah-kisah humanis tentang ketulusan pelayanan dari para personel kepolisian. Tahun 2026 ini, Polresta Bandara Soekarno-Hatta kembali meneguhkan komitmennya. Bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai "pelayan" bagi para tamu Allah yang memulai langkah sucinya dari pintu gerbang udara Indonesia ini. Pelayanan dengan Hati, Bukan Sekadar Prosedur Kehadiran personel kepolisian di area bandara selama musim haji kali ini tampak berbeda. Tak hanya bersiaga dengan seragam gagah, mereka hadir dengan empati yang kental. Sering terlihat momen mengharukan di lapangan: seorang petugas yang dengan sigap membantu mendorong kursi roda jamaah lansia, membantu menata barang bawaan yang tertinggal, hingga memberikan arahan dengan sapaan ramah demi menenangkan hati para jamaah yang mungkin merasa cemas menghadapi perjalanan jauh. "Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah jamaah sejak menginjakkan kaki di bandara hingga kembali lagi nanti, dirasakan sebagai pengalaman yang aman, tertib, dan penuh kenyamanan," ujar salah satu perwakilan personel di lapangan. Komitmen Keamanan dan Kenyamanan 24 Jam Dedikasi ini bukan tanpa persiapan. Polresta Bandara Soekarno-Hatta telah memetakan berbagai titik krusial untuk memastikan alur keberangkatan dan kepulangan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Fokus utamanya adalah: Pengawalan Ketat: Menjaga ketertiban di area keberangkatan agar tidak terjadi penumpukan. Bantuan Empati: Prioritas pelayanan bagi jamaah lansia dan kelompok rentan. Respon Cepat: Menjamin keamanan dari potensi tindak kriminalitas di area publik. Bagi jamaah maupun keluarga yang mendampingi, koordinasi kini semakin mudah. Jika terdapat kendala atau membutuhkan bantuan darurat di area bandara, Call Center Polri 110 siap melayani selama 24 jam penuh. Menjaga Keberkahan Perjalanan Ibadah haji adalah momen sakral. Gangguan sekecil apa pun di bandara bisa memengaruhi ketenangan batin jamaah. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian, pengelola bandara, dan instansi terkait terus diperkuat demi mewujudkan visi Haji 2026 yang ramah dan mabrur.     https://beritapolisi.com/polresta-bandara-soekarno-hatta-siagakan-personel-24-jam-untuk-kelancaran-ibadah-haji-2026/?feed_id=16452&_unique_id=69ef3853ba049 https://beritapolisi.com/polresta-bandara-soekarno-hatta-siagakan-personel-24-jam-untuk-kelancaran-ibadah-haji-2026/?feed_id=16452&_unique_id=69ef3853ba049 https://beritapolisi.com/polresta-bandara-soekarno-hatta-siagakan-personel-24-jam-untuk-kelancaran-ibadah-haji-2026/?feed_id=16452&_unique_id=69ef3853ba049 https://beritapolisi.com/polresta-bandara-soekarno-hatta-siagakan-personel-24-jam-untuk-kelancaran-ibadah-haji-2026/?feed_id=16452&_unique_id=69ef3853ba049 https://beritapolisi.com/polresta-bandara-soekarno-hatta-siagakan-personel-24-jam-untuk-kelancaran-ibadah-haji-2026/?feed_id=16452&_unique_id=69ef3853ba049 https://beritapolisi.com/polresta-bandara-soekarno-hatta-siagakan-personel-24-jam-untuk-kelancaran-ibadah-haji-2026/?feed_id=16452&_unique_id=69ef3853ba049 https://beritapolisi.com/polresta-bandara-soekarno-hatta-siagakan-personel-24-jam-untuk-kelancaran-ibadah-haji-2026/?feed_id=16452&_unique_id=69ef3853ba049 https://beritapolisi.com/polresta-bandara-soekarno-hatta-siagakan-personel-24-jam-untuk-kelancaran-ibadah-haji-2026/?feed_id=16452&_unique_id=69ef3853ba049