Wednesday, 6 May 2026

Kapolri terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

Kapolri terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu (06/05/2026). Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang keamanan dan pertahanan, khususnya dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber. Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara. “Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya. Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber. “Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” tegasnya. Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan. “Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” pungkasnya. https://bacasaja.today/kapolri-terima-penghargaan-adhi-bhakti-senapati-atas-kontribusi-keamanan-siber/?feed_id=64941&_unique_id=69fb7deb11b57

Queens of the Circuit: When Women Show Off Their Skills at the Mandalika Kartini Race

Queens of the Circuit: When Women Show Off Their Skills at the Mandalika Kartini Race

Lombok - Indonesian women demonstrated their equality in a racing event at the Pertamina Mandalika Circuit in Lombok, West Nusa Tenggara (NTB). Through the 'Queens of the Circuit-Mandalika Kartini Race 2026,' these women successfully demonstrated their role in the automotive world.

The race was successfully held from May 1-3, 2026, in collaboration with the Mandalika Grand Prix Association (MGPA) and Krida Mataram. The 'Queens of the Circuit-Mandalika Kartini Race 2026' is an initiative to encourage increased female participation in Indonesian motorsports.

[embed]https://www.youtube.com/watch?v=3wDH7b73Ztw[/embed]  

This prestigious event is more than just about racing; it's dedicated to celebrating the abilities and strategic role of women on the racetrack. Adopting a one-make race concept, all participants use Toyota Agya 1200cc vehicles, ensuring a level playing field, with a focus on the abilities and skills of each driver.

Eight female drivers were selected to participate in the competition. The participants were curated by Women in Motorsport (WIM) and come from various racing disciplines in Indonesia. They are Alexandra (former Formula Renault Asia driver), Alinka (all-around racer), Audya Anjani (a newcomer from Lombok), Belove Athaya (driving driver), Clio Tjoannadi (go-kart driver), Vivit Fariana (drag racer and sprint rally driver), Patricia Purnomo (drag racer and sprint rally driver), and Ine Rosdiana (Radical Time Attack driver).

This event not only involves the drivers but also involves all operational elements, which are dominated by women, both on and off the track. From safety car driver Amara Angelica, to grid officials, starters, finishers and various other technical roles.

This event not only involves the drivers but also involves all operational elements, which are dominated by women, both on and off the track. From safety car driver Amara Angelica, to grid officials, starters, finishers and various other technical roles.

The series of events took place over three days, including practice and qualifying sessions on Friday and Saturday, and the final race on Sunday, May 3, 2026.

Indonesian Kartini athletes demonstrated gender equality at the Queens of the Circuit-Mandalika Kartini Race 2026, held at the Pertamina Mandalika Circuit in Lombok, West Nusa Tenggara, from May 1-3, 2026. (Photo: Special doc.)

Based on the official race results, here are the final standings for the Queens of the Circuit 2026:

1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) - Juara 1 2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) - Juara 2 3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) - Juara 3 4. Audya Anjani (Krida) 5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport) 6. Patricia Revalina (Putkar Reborn) 7. Belove Athaya (Women in Motorsport) 8. Vivit Fariana (Putkar Reborn)

Alinka Hardianti dominated throughout the race and also recorded the fastest lap with a time of 2:06.496.

This year's Queens of the Circuit is also part of a series of international motorsport events, as it is held in conjunction with the GT World Challenge and the Mandalika Festival of Speed, further strengthening the Mandalika Circuit's position as one of the centers of racing activity in Indonesia.

Through this event, MGPA and Krida Mataram hope to open more opportunities for women to participate in motorsport, both as racers and in various other professional roles in the industry.

  https://beritapolisi.com/queens-of-the-circuit-when-women-show-off-their-skills-at-the-mandalika-kartini-race/?feed_id=20241&_unique_id=69fb282e15b27 https://beritapolisi.com/queens-of-the-circuit-when-women-show-off-their-skills-at-the-mandalika-kartini-race/?feed_id=20241&_unique_id=69fb282e15b27 https://beritapolisi.com/queens-of-the-circuit-when-women-show-off-their-skills-at-the-mandalika-kartini-race/?feed_id=20241&_unique_id=69fb282e15b27 https://beritapolisi.com/queens-of-the-circuit-when-women-show-off-their-skills-at-the-mandalika-kartini-race/?feed_id=20241&_unique_id=69fb282e15b27 https://beritapolisi.com/queens-of-the-circuit-when-women-show-off-their-skills-at-the-mandalika-kartini-race/?feed_id=20241&_unique_id=69fb282e15b27 https://beritapolisi.com/queens-of-the-circuit-when-women-show-off-their-skills-at-the-mandalika-kartini-race/?feed_id=20241&_unique_id=69fb282e15b27 https://beritapolisi.com/queens-of-the-circuit-when-women-show-off-their-skills-at-the-mandalika-kartini-race/?feed_id=20241&_unique_id=69fb282e15b27 https://beritapolisi.com/queens-of-the-circuit-when-women-show-off-their-skills-at-the-mandalika-kartini-race/?feed_id=20241&_unique_id=69fb282e15b27

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Resmikan Kedai ADO Presisi

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Resmikan Kedai ADO Presisi

 Wajah pelayanan kepolisian di Sumatera Selatan kini tampil lebih santai dan membumi. Polda Sumsel resmi menghadirkan Kedai ADO Presisi di Polrestabes Palembang sebagai ruang kolaborasi unik antara korps bhayangkara dengan masyarakat, khususnya komunitas ojek online (Ojol).

Diresmikan langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., pada Selasa (5/5/2026), kedai yang berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim ini mengusung konsep segar: “Ngopi Presisi, Raso Palembang”.

Tak hanya satu, peresmian ini menandai serentaknya operasional 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 Polres jajaran se-Sumatera Selatan.

Bukan tempat nongkrong biasa, Kedai ADO Presisi berfungsi sebagai pusat layanan terpadu yang dilengkapi bengkel motor, tempat pencucian kendaraan, mushola, hingga ruang dialog terbuka.

Inovasi ini bertransformasi dari “Rumah Ojol” menjadi wadah komunikasi yang lebih representatif dan berkelanjutan.

Irjen Pol Sandi Nugroho didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, saat di wawancarai awak media menegaskan, bahwa kedai ini adalah bukti nyata bahwa Polri ingin selalu berada di tengah masyarakat tanpa sekat.

“Rekan-rekan driver ojek online merupakan mitra strategis dalam menjaga kamtibmas. Melalui Kedai Presisi ini, kita bangun komunikasi yang kuat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan. Ini bukan sekadar tempat fisik, tapi jembatan kepercayaan,” tegas Kapolda usai memberikan bantuan sosial secara simbolis.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Wijaya Mukmin, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa program ini adalah langkah konkret implementasi kebijakan Kapolri tentang community policing (pemolisian masyarakat) yang lebih humanis.

“Setiap kedai menjadi ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Ini adalah langkah konkret membangun kepercayaan publik yang berkelanjutan. Kita ingin hambatan komunikasi antara polisi dan warga hilang di meja kopi,” ujar Kombes Pol Nandang.

Acara yang turut dihadiri Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, dan jajaran TNI ini menunjukkan soliditas antar-instansi dalam membangun keamanan wilayah.

Dengan adanya fasilitas bengkel dan pencucian motor, kedai ini sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi komunitas pengemudi ojol.

Keberadaan 21 Kedai Kamtibmas dengan identitas lokal masing-masing di seluruh Sumsel kini menjadi simbol transformasi Polri yang semakin adaptif.

Ke depan, Polda Sumsel berkomitmen memperluas jaringan kedai ini agar manfaatnya merasuk hingga ke lapisan masyarakat paling bawah dan pelaku usaha mikro.

https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-resmikan-kedai-ado-presisi/?feed_id=20056&_unique_id=69fafacc33fe8 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-resmikan-kedai-ado-presisi/?feed_id=20056&_unique_id=69fafacc33fe8 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-resmikan-kedai-ado-presisi/?feed_id=20056&_unique_id=69fafacc33fe8 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-resmikan-kedai-ado-presisi/?feed_id=20056&_unique_id=69fafacc33fe8 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-resmikan-kedai-ado-presisi/?feed_id=20056&_unique_id=69fafacc33fe8 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-resmikan-kedai-ado-presisi/?feed_id=20056&_unique_id=69fafacc33fe8 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-resmikan-kedai-ado-presisi/?feed_id=20056&_unique_id=69fafacc33fe8 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-resmikan-kedai-ado-presisi/?feed_id=20056&_unique_id=69fafacc33fe8

Tuesday, 5 May 2026

Luar Biasa Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Mandalika, 3 Mei 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Krida Mataram sukses menyelenggarakan ajang balap “Queens of the Circuit – Mandalika Kartini Race 2026” yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ajang ini merupakan inisiatif untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia motorsport Indonesia. Mengusung konsep one make race, seluruh peserta menggunakan kendaraan Toyota Agya 1200 cc, sehingga kompetisi berlangsung setara dengan fokus pada kemampuan dan keterampilan masing-masing pembalap. Sebanyak 8 (delapan) pembalap wanita terpilih mengikuti kompetisi ini. Para peserta dikurasi oleh Women in Motorsport (WIM) dan berasal dari berbagai disiplin balap di Indonesia, yaitu: * Alexandra – mantan pembalap Formula Renault Asia * Alinka – pembalap multi-disiplin (all-around racer) * Audya Anjani – pendatang baru asal Lombok * Belove Athaya – pembalap drifting * Clio Tjoannadi – pembalap gokart * Vivit Fariana – pembalap drag race dan sprint rally * Patricia Purnomo – pembalap drag race dan sprint rally * Ine Rosdiana – pembalap Radical Time Attack Tidak hanya para pembalap, ajang ini juga melibatkan seluruh unsur operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car oleh Amara Angelica, hingga petugas grid, starter, finisher, dan berbagai peran teknis lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, meliputi sesi latihan dan kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu, serta balapan final pada Minggu, 3 Mei 2026. Hasil Balapan (Race Classification) Berdasarkan hasil resmi balapan, berikut klasemen akhir Queens of the Circuit 2026: 1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1 2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2 3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3 4. Audya Anjani (Krida) 5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport) 6. Patricia Revalina (Putkar Reborn) 7. Belove Athaya (Women in Motorsport) 8. Vivit Fariana (Putkar Reborn) Alinka Hardianti tampil dominan sepanjang balapan dan juga mencatatkan fastest lap dengan waktu 2:06.496. Penyelenggaraan Queens of the Circuit tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian event motorsport berskala internasional, karena digelar bersamaan dengan GT World Challenge dan Mandalika Festival of Speed, yang semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu pusat kegiatan balap di Indonesia. Melalui ajang ini, MGPA dan Krida Mataram berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkiprah di dunia motorsport, baik sebagai pembalap maupun dalam berbagai peran profesional lainnya di industri ini. https://merahputih.press/luar-biasa-pembalap-wanita-indonesia-unjuk-gigi-di-mandalika-kartini-race-2026/?feed_id=60399&_unique_id=69f9e14c2d0a5

Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Mandalika, 3 Mei 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Krida Mataram sukses menyelenggarakan ajang balap “Queens of the Circuit – Mandalika Kartini Race 2026” yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ajang ini merupakan inisiatif untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia motorsport Indonesia. Mengusung konsep one make race, seluruh peserta menggunakan kendaraan Toyota Agya 1200 cc, sehingga kompetisi berlangsung setara dengan fokus pada kemampuan dan keterampilan masing-masing pembalap. Sebanyak 8 (delapan) pembalap wanita terpilih mengikuti kompetisi ini. Para peserta dikurasi oleh Women in Motorsport (WIM) dan berasal dari berbagai disiplin balap di Indonesia, yaitu: * Alexandra – mantan pembalap Formula Renault Asia * Alinka – pembalap multi-disiplin (all-around racer) * Audya Anjani – pendatang baru asal Lombok * Belove Athaya – pembalap drifting * Clio Tjoannadi – pembalap gokart * Vivit Fariana – pembalap drag race dan sprint rally * Patricia Purnomo – pembalap drag race dan sprint rally * Ine Rosdiana – pembalap Radical Time Attack Tidak hanya para pembalap, ajang ini juga melibatkan seluruh unsur operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car oleh Amara Angelica, hingga petugas grid, starter, finisher, dan berbagai peran teknis lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, meliputi sesi latihan dan kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu, serta balapan final pada Minggu, 3 Mei 2026. Hasil Balapan (Race Classification) Berdasarkan hasil resmi balapan, berikut klasemen akhir Queens of the Circuit 2026: 1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1 2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2 3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3 4. Audya Anjani (Krida) 5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport) 6. Patricia Revalina (Putkar Reborn) 7. Belove Athaya (Women in Motorsport) 8. Vivit Fariana (Putkar Reborn) Alinka Hardianti tampil dominan sepanjang balapan dan juga mencatatkan fastest lap dengan waktu 2:06.496. Penyelenggaraan Queens of the Circuit tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian event motorsport berskala internasional, karena digelar bersamaan dengan GT World Challenge dan Mandalika Festival of Speed, yang semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu pusat kegiatan balap di Indonesia. Melalui ajang ini, MGPA dan Krida Mataram berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkiprah di dunia motorsport, baik sebagai pembalap maupun dalam berbagai peran profesional lainnya di industri ini. https://merahputih.press/pembalap-wanita-indonesia-unjuk-gigi-di-mandalika-kartini-race-2026/?feed_id=60181&_unique_id=69f9d9892911a

Monday, 4 May 2026

Terbaik Bripda Adrian Kaiser : Dari Tugas Bhayangkara Menuju Podium Emas Taekwondo di Osaka

Terbaik Bripda Adrian Kaiser : Dari Tugas Bhayangkara Menuju Podium Emas Taekwondo di Osaka JAKARTA -- Prestasi membanggakan kembali datang dari Korps Bhayangkara di kancah internasional. Bripda Adrian Kaiser Hakiki Potu, anggota Ditsamapta Polda Metro Jaya, sukses mengibarkan bendera Merah Putih setelah berhasil meraih **medali emas** dalam ajang **Taekwondo International WATA Open Championship 2026**. Turnamen bergengsi yang berlangsung pada 24--27 April 2026 di Osaka, Jepang ini mempertemukan atlet-atlet tangguh dari berbagai belahan dunia. Bripda Adrian yang turun di kelas **Kyorugi Senior U-87 Kg** tampil dominan dan menunjukkan teknik serta stamina luar biasa hingga berhasil menempati podium tertinggi. Pencapaian gemilang ini membuktikan bahwa semangat disiplin, kerja keras, dan dedikasi yang ditempa selama menjadi anggota Polri tidak hanya tercermin dalam tugas pelayanan masyarakat sehari-hari, tetapi juga mampu membuahkan prestasi di panggung dunia. "Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya rekan-rekan anggota Polri lainnya, untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di level internasional," ujar perwakilan Polda Metro Jaya dalam keterangan resminya. Kemenangan Bripda Adrian di Osaka ini menjadi bukti nyata bahwa personel Polri mampu bersaing secara sportif dan profesional di bidang olahraga, sekaligus memperkuat citra positif institusi di mata dunia.     https://beritapolisi.com/terbaik-bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18391&_unique_id=69f9852c6b1cb https://beritapolisi.com/terbaik-bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18391&_unique_id=69f9852c6b1cb https://beritapolisi.com/terbaik-bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18391&_unique_id=69f9852c6b1cb https://beritapolisi.com/terbaik-bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18391&_unique_id=69f9852c6b1cb https://beritapolisi.com/terbaik-bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18391&_unique_id=69f9852c6b1cb https://beritapolisi.com/terbaik-bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18391&_unique_id=69f9852c6b1cb https://beritapolisi.com/terbaik-bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18391&_unique_id=69f9852c6b1cb https://beritapolisi.com/terbaik-bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18391&_unique_id=69f9852c6b1cb

Bripda Adrian Kaiser : Dari Tugas Bhayangkara Menuju Podium Emas Taekwondo di Osaka

Bripda Adrian Kaiser : Dari Tugas Bhayangkara Menuju Podium Emas Taekwondo di Osaka JAKARTA -- Prestasi membanggakan kembali datang dari Korps Bhayangkara di kancah internasional. Bripda Adrian Kaiser Hakiki Potu, anggota Ditsamapta Polda Metro Jaya, sukses mengibarkan bendera Merah Putih setelah berhasil meraih **medali emas** dalam ajang **Taekwondo International WATA Open Championship 2026**. Turnamen bergengsi yang berlangsung pada 24--27 April 2026 di Osaka, Jepang ini mempertemukan atlet-atlet tangguh dari berbagai belahan dunia. Bripda Adrian yang turun di kelas **Kyorugi Senior U-87 Kg** tampil dominan dan menunjukkan teknik serta stamina luar biasa hingga berhasil menempati podium tertinggi. Pencapaian gemilang ini membuktikan bahwa semangat disiplin, kerja keras, dan dedikasi yang ditempa selama menjadi anggota Polri tidak hanya tercermin dalam tugas pelayanan masyarakat sehari-hari, tetapi juga mampu membuahkan prestasi di panggung dunia. "Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya rekan-rekan anggota Polri lainnya, untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di level internasional," ujar perwakilan Polda Metro Jaya dalam keterangan resminya. Kemenangan Bripda Adrian di Osaka ini menjadi bukti nyata bahwa personel Polri mampu bersaing secara sportif dan profesional di bidang olahraga, sekaligus memperkuat citra positif institusi di mata dunia.     https://beritapolisi.com/bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18206&_unique_id=69f9821e97ca0 https://beritapolisi.com/bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18206&_unique_id=69f9821e97ca0 https://beritapolisi.com/bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18206&_unique_id=69f9821e97ca0 https://beritapolisi.com/bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18206&_unique_id=69f9821e97ca0 https://beritapolisi.com/bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18206&_unique_id=69f9821e97ca0 https://beritapolisi.com/bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18206&_unique_id=69f9821e97ca0 https://beritapolisi.com/bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18206&_unique_id=69f9821e97ca0 https://beritapolisi.com/bripda-adrian-kaiser-dari-tugas-bhayangkara-menuju-podium-emas-taekwondo-di-osaka/?feed_id=18206&_unique_id=69f9821e97ca0

Saturday, 2 May 2026

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://bacasaja.today/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=63084&_unique_id=69f5ecc7ed183

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://merahputih.press/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=58655&_unique_id=69f5ec754f8ff

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Bikin Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31 https://beritapolisi.com/bikin-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17723&_unique_id=69f5eb4e5ae31

Sebuah Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://merahputih.press/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=58546&_unique_id=69f5e994abf61

Sebuah Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c https://beritapolisi.com/sebuah-momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17692&_unique_id=69f5e8c8cce7c

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://merahputih.press/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=58437&_unique_id=69f5e6dc2074d

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Momen Haru Kapolda Sumsel Terima Gethuk dari Korban Kebakaran di Mura

Viral! Kapolda Sumsel Terima Hadiah Gethuk Saat Resmikan Bedah Rumah di Musi Rawas--

  Momen Haru di Musi Rawas, Kapolda Sumsel Terima Gethuk Buatan Warga Korban Kebakaran MUSI RAWAS, sumeks.co- Di tengah rangkaian kunjungan kerja yang padat, sebuah momen sederhana justru menjadi sorotan saat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menerima hadiah tak biasa dari seorang warga korban kebakaran di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bukan cendera mata mewah atau bingkisan mahal, melainkan gethuk, makanan tradisional khas Jawa yang dibuat sendiri oleh warga bernama Jumono sebagai tanda terima kasih. Peristiwa penuh kehangatan itu terjadi saat Kapolda Sumsel menghadiri agenda sosial sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Rabu (29 April 2026). Jumono adalah salah satu warga yang rumahnya hangus dilalap api beberapa waktu lalu. Musibah itu membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal dan harus memulai hidup dari awal. Melalui program bakti sosial Polda Sumsel, rumah Jumono dibangun kembali. Saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis berlangsung, ia mendekati Kapolda dengan wajah haru sambil membawa bungkusan sederhana. Di dalamnya terdapat gethuk buatan tangan sendiri yang sengaja disiapkan untuk orang nomor satu di Polda Sumsel itu. Bagi sebagian orang, gethuk mungkin hanya makanan biasa. Namun bagi Jumono, bingkisan itu adalah lambang rasa syukur dan penghargaan atas kepedulian yang telah diberikan. Kapolda Sumsel menerima hadiah tersebut dengan hangat. Bahkan, menurut jajaran kepolisian, gethuk itu dibawa langsung ke Palembang sebagai kenang-kenangan berharga. “Beliau sangat terharu dan membawa gethuk itu kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta. Kisah ini menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan uluran tangan. Program bedah rumah yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian dari pendekatan Polri Presisi, yakni pelayanan yang humanis, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyebut momen tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kepolisian. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbuat baik dan meningkatkan pelayanan,” katanya. Di tengah berita keras tentang kriminalitas dan penegakan hukum, kisah seorang warga yang menghadiahkan gethuk kepada Kapolda justru menghadirkan sisi lain yang menenangkan. Tak ada panggung megah, tak ada seremoni berlebihan. Hanya rumah sederhana yang dibangun kembali, seorang warga yang bersyukur, dan seporsi gethuk yang menyimpan makna besar. Kadang, hubungan antara negara dan rakyat memang tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar. Cukup lewat kepedulian dan ketulusan sederhana dari dapur warga. https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e https://beritapolisi.com/momen-haru-kapolda-sumsel-terima-gethuk-dari-korban-kebakaran-di-mura/?feed_id=17661&_unique_id=69f5e6a6c136e

Friday, 1 May 2026

Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut 

Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut

BITUNG,  Inilah trobosan di bidang kesehatan, dilakukan Dirpolairud Polda Sulut, Kamis (30/4/2026). Melalui bidang kesehatan yang ada di Ditpolairud Polda Sulut, naik turun kapal yang ada di perairan Selat Lembeh Kota Bitung. “Trobosan pendekatan ke masyarakat pesisir.Ada klinik terapung melakukan pemeriksaan kesehatan ke nelayan dan awak kapal yang berada di atas kapal,” kata Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat kong-kongko dengan puluhan wartawan di Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (30/4/2026). Lanjut Bayu, selain itu ada Gas LPG 3 Kilogram harus di kawal agar tepat sasaran ke masyarakat. Selain itu pihaknya juga fokus pada Kebersihan lingkungan, harus dijaga bersama, kolaborasi bersama melakukan kegiatan bersih pantai dan himbauan ke warga pesisir jaga kebersihan lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan hindari penggunaan sampah plastik. Termasuk dengan lingkungan di laut, bermuara pada keberlangsungan ekosistem. “Mengenai lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan lingkungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu gerakan Asri (Aman, sehat, resik dan indah),” kata dia. Terpisah Ketua PWI Bitung Tezar Basalama, mewakili puluhan jurnalis yang mengikuti kegiatan kongko-kongko, memberikan apresiasi kepada Dirpolairud Polda Sulut. “Kami haral kedepan akan terus terjalin terys kemitraan ini,” kata Ketua PWI Bitung Tezar Basalama. Pihaknya berkomitmen akan kawal kebijakan institusi kepolisian di sektor migas. Termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir di Kota Bitung.(redaksi)
https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1 https://beritapolisi.com/klinik-terapung-terobosan-di-bidang-kesehatan-besutan-ditpolairud-polda-sulut/?feed_id=17165&_unique_id=69f45cfad78d1

Ditpolairud Polda Sulut Lakukan Trobosan Bidang Kesehatan

Ditpolairud Polda Sulut Lakukan Trobosan Ini di Bidang Kesehatan

BITUNG,  Inilah trobosan di bidang kesehatan, dilakukan Dirpolairud Polda Sulut, Kamis (30/4/2026). Melalui bidang kesehatan yang ada di Ditpolairud Polda Sulut, naik turun kapal yang ada di perairan Selat Lembeh Kota Bitung. “Trobosan pendekatan ke masyarakat pesisir.Ada klinik terapung melakukan pemeriksaan kesehatan ke nelayan dan awak kapal yang berada di atas kapal,” kata Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat kong-kongko dengan puluhan wartawan di Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (30/4/2026). Lanjut Bayu, selain itu ada Gas LPG 3 Kilogram harus di kawal agar tepat sasaran ke masyarakat. Selain itu pihaknya juga fokus pada Kebersihan lingkungan, harus dijaga bersama, kolaborasi bersama melakukan kegiatan bersih pantai dan himbauan ke warga pesisir jaga kebersihan lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan hindari penggunaan sampah plastik. Termasuk dengan lingkungan di laut, bermuara pada keberlangsungan ekosistem. “Mengenai lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan lingkungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu gerakan Asri (Aman, sehat, resik dan indah),” kata dia. Terpisah Ketua PWI Bitung Tezar Basalama, mewakili puluhan jurnalis yang mengikuti kegiatan kongko-kongko, memberikan apresiasi kepada Dirpolairud Polda Sulut. “Kami haral kedepan akan terus terjalin terys kemitraan ini,” kata Ketua PWI Bitung Tezar Basalama. Pihaknya berkomitmen akan kawal kebijakan institusi kepolisian di sektor migas. Termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir di Kota Bitung.(redaksi)
https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249 https://beritapolisi.com/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-bidang-kesehatan/?feed_id=17134&_unique_id=69f45a5a28249

Ditpolairud Polda Sulut Lakukan Trobosan Ini di Bidang Kesehatan

Ditpolairud Polda Sulut Lakukan Trobosan Ini di Bidang Kesehatan

BITUNG,  Inilah trobosan di bidang kesehatan, dilakukan Dirpolairud Polda Sulut, Kamis (30/4/2026). Melalui bidang kesehatan yang ada di Ditpolairud Polda Sulut, naik turun kapal yang ada di perairan Selat Lembeh Kota Bitung. “Trobosan pendekatan ke masyarakat pesisir.Ada klinik terapung melakukan pemeriksaan kesehatan ke nelayan dan awak kapal yang berada di atas kapal,” kata Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat kong-kongko dengan puluhan wartawan di Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (30/4/2026). Lanjut Bayu, selain itu ada Gas LPG 3 Kilogram harus di kawal agar tepat sasaran ke masyarakat. Selain itu pihaknya juga fokus pada Kebersihan lingkungan, harus dijaga bersama, kolaborasi bersama melakukan kegiatan bersih pantai dan himbauan ke warga pesisir jaga kebersihan lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan hindari penggunaan sampah plastik. Termasuk dengan lingkungan di laut, bermuara pada keberlangsungan ekosistem. “Mengenai lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan lingkungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu gerakan Asri (Aman, sehat, resik dan indah),” kata dia. Terpisah Ketua PWI Bitung Tezar Basalama, mewakili puluhan jurnalis yang mengikuti kegiatan kongko-kongko, memberikan apresiasi kepada Dirpolairud Polda Sulut. “Kami haral kedepan akan terus terjalin terys kemitraan ini,” kata Ketua PWI Bitung Tezar Basalama. Pihaknya berkomitmen akan kawal kebijakan institusi kepolisian di sektor migas. Termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir di Kota Bitung.(redaksi)
https://merahputih.press/ditpolairud-polda-sulut-lakukan-trobosan-ini-di-bidang-kesehatan/?feed_id=56475&_unique_id=69f459105fa01

Thursday, 30 April 2026

Memenuhi Standar Operasi, SPPG Pegangsaan Dua Polres Jakut Raih Predikat Dapur Terbaik Se-DKI Jakarta

Sangat Memenuhi Standar Operasi, SPPG Pegangsaan Dua Polres Jakut Raih Predikat Dapur Terbaik Se-DKI Jakarta Jakarta — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegangsaan Dua Polres Metro Jakarta Utara meraih penghargaan sebagai Dapur Terbaik se-DKI Jakarta dari Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha dalam kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis kepada Kasatpel, yayasan, dan mitra di Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026). Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz mengatakan penghargaan itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran Polres Metro Jakarta Utara, pengelola SPPG, Yayasan Bhayangkari, dan para mitra yang selama ini mendukung program tersebut. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan, kebersihan dapur, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. SPPG Pegangsaan Dua dinilai memenuhi sejumlah kriteria penilaian BGN. Di antaranya kelengkapan denah alur masuk dan keluar atau in-out SPPG, fasilitas yang sesuai aturan BGN, kelengkapan sertifikasi, serta kondisi dapur yang terjaga, bersih, dan terpelihara. Selain itu, keaktifan Kepala SPPG dalam pelaporan juga menjadi salah satu poin penting penilaian. Pelaporan dilakukan melalui aplikasi Tawas untuk laporan mingguan dan bulanan, serta SIBGN untuk laporan harian. Dalam kegiatan tersebut, SPPG Pegangsaan Dua diwakili M. Riezki Persada selaku Kepala SPPG Pegangsaan Dua dan Rachel Tiurmaida selaku Kepala SPPG 2 Pegangsaan Dua. Hadir pula perwakilan Yayasan Bhayangkari dan mitra pendukung. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz menegaskan pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui tata kelola SPPG yang tertib, higienis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. “Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi semangat bersama untuk memberikan pelayanan terbaik serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya. https://merahputih.press/memenuhi-standar-operasi-sppg-pegangsaan-dua-polres-jakut-raih-predikat-dapur-terbaik-se-dki-jakarta/?feed_id=55821&_unique_id=69f30e816d154