Friday, 10 April 2026

Implementasi Program Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan perubahan paradigma personel Polri untuk lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan etika. Hal ini disampaikan dalam pelatihan penggunaan kekuatan dan HAM di Gedung Presisi, Kamis (9/4).

Profesionalisme pelayanan menjadi kunci stabilitas keamanan guna mendukung pembangunan nasional. Kapolda mengingatkan jajaran agar setiap tindakan tetap berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009. “Tugas polisi saat ini fokus pada pelayanan kepada warga. Kita hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Jangan pernah menyakiti hati rakyat, karena pengabdian terbaik kita adalah saat masyarakat merasa dilayani,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho. Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini? Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi : Call Center : 110 (Bebas Pulsa) "KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"

https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan perubahan paradigma personel Polri untuk lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan etika. Hal ini disampaikan dalam pelatihan penggunaan kekuatan dan HAM di Gedung Presisi, Kamis (9/4).

Profesionalisme pelayanan menjadi kunci stabilitas keamanan guna mendukung pembangunan nasional. Kapolda mengingatkan jajaran agar setiap tindakan tetap berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009. “Tugas polisi saat ini fokus pada pelayanan kepada warga. Kita hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Jangan pernah menyakiti hati rakyat, karena pengabdian terbaik kita adalah saat masyarakat merasa dilayani,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho. Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini? Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi : Call Center : 110 (Bebas Pulsa) "KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"

https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan perubahan paradigma personel Polri untuk lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan etika. Hal ini disampaikan dalam pelatihan penggunaan kekuatan dan HAM di Gedung Presisi, Kamis (9/4). Profesionalisme pelayanan menjadi kunci stabilitas keamanan guna mendukung pembangunan nasional. Kapolda mengingatkan jajaran agar setiap tindakan tetap berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009. “Tugas polisi saat ini fokus pada pelayanan kepada warga. Kita hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Jangan pernah menyakiti hati rakyat, karena pengabdian terbaik kita adalah saat masyarakat merasa dilayani,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho. Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini? Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi : Call Center : 110 (Bebas Pulsa) "KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"

https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb

Thursday, 9 April 2026

Kepala BNN Dorong Penyadapan Kasus Narkotika Dimulai Sejak Tahap Awal, Ini Alasannya

RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat

 
RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menyoroti pentingnya kewenangan penyadapan dalam upaya pengungkapan kasus narkotika di Indonesia. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed] Menurut Suyudi, saat ini masih terdapat perbedaan pandangan antar lembaga penegak hukum, seperti Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung, terkait waktu pelaksanaan penyadapan.

Sebagian pihak menilai penyadapan sebaiknya dilakukan pada tahap penyidikan, dengan merujuk pada prinsip hak asasi manusia dalam International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR).

Namun, Suyudi berpandangan bahwa penyadapan justru perlu dilakukan sejak tahap penyelidikan untuk meningkatkan efektivitas penanganan kasus. “Kewenangan penyadapan sangat penting sejak tahap awal untuk memetakan jaringan kejahatan,” kata Suyudi dalam RDPU bersama Komisi III DPR dan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).   Suyudi menjelaskan, teknik penyelidikan khusus seperti penyadapan, controlled delivery, dan undercover buy merupakan bagian dari aktivitas intelijen yang bersifat tertutup. Metode tersebut tidak semata-mata bertujuan untuk langsung menghadirkan alat bukti di pengadilan, melainkan untuk memperoleh bukti permulaan dan memetakan jaringan peredaran narkotika. “Dengan penyadapan sejak penyelidikan, kita bisa menentukan apakah seseorang pengguna atau bagian dari jaringan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kejaksaan disebut mengusulkan agar kewenangan penyadapan hanya dimiliki penyidik BNN, seperti praktik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Suyudi menilai usulan tersebut masih perlu dikaji lebih dalam, mengingat banyak penyidik BNN berasal dari kepolisian. Ia juga menyoroti ketentuan dalam KUHAP baru yang membatasi penyadapan hanya pada tahap penyidikan. Menurutnya, pembatasan tersebut berpotensi menghambat pengungkapan kasus narkotika yang bersifat tertutup dan bergerak secara senyap.

BNN mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Narkotika mengatur secara tegas kewenangan penyadapan sebagai aturan khusus (lex specialis).

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat efektivitas pemberantasan narkotika di Indonesia.
https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e

RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat

RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat

 
RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menyoroti pentingnya kewenangan penyadapan dalam upaya pengungkapan kasus narkotika di Indonesia. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed] Menurut Suyudi, saat ini masih terdapat perbedaan pandangan antar lembaga penegak hukum, seperti Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung, terkait waktu pelaksanaan penyadapan.

Sebagian pihak menilai penyadapan sebaiknya dilakukan pada tahap penyidikan, dengan merujuk pada prinsip hak asasi manusia dalam International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR).

Namun, Suyudi berpandangan bahwa penyadapan justru perlu dilakukan sejak tahap penyelidikan untuk meningkatkan efektivitas penanganan kasus. “Kewenangan penyadapan sangat penting sejak tahap awal untuk memetakan jaringan kejahatan,” kata Suyudi dalam RDPU bersama Komisi III DPR dan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).   Suyudi menjelaskan, teknik penyelidikan khusus seperti penyadapan, controlled delivery, dan undercover buy merupakan bagian dari aktivitas intelijen yang bersifat tertutup. Metode tersebut tidak semata-mata bertujuan untuk langsung menghadirkan alat bukti di pengadilan, melainkan untuk memperoleh bukti permulaan dan memetakan jaringan peredaran narkotika. “Dengan penyadapan sejak penyelidikan, kita bisa menentukan apakah seseorang pengguna atau bagian dari jaringan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kejaksaan disebut mengusulkan agar kewenangan penyadapan hanya dimiliki penyidik BNN, seperti praktik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Suyudi menilai usulan tersebut masih perlu dikaji lebih dalam, mengingat banyak penyidik BNN berasal dari kepolisian. Ia juga menyoroti ketentuan dalam KUHAP baru yang membatasi penyadapan hanya pada tahap penyidikan. Menurutnya, pembatasan tersebut berpotensi menghambat pengungkapan kasus narkotika yang bersifat tertutup dan bergerak secara senyap.

BNN mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Narkotika mengatur secara tegas kewenangan penyadapan sebagai aturan khusus (lex specialis).

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat efektivitas pemberantasan narkotika di Indonesia.
https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945

Komjen Suyudi Ario Seto Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto meminta agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Narkotika dan Psikotropika tetap mengatur BNN sebagai salah satu lembaga yang berwenang melakukan penyelidikan. Suyudi mengatakan, draf RUU Narkotika yang sudah disesuaikan dengan KUHAP baru, substansinya secara eksplisit justru menghapuskan nomenklatur atau penyebutan BNN, sehingga menimbulkan ambiguitas. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed]
"Ini tentunya menjadi ambiguitas dan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi BNN karena berpotensi justru melemahkan BNN RI secara kelembagaan," kata Suyudi saat rapat bersama Komisi III DPR RI untuk membahas RUU Narkotika dan Psikotropika di kompleks parlemen, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Suyudi, ketika identitas BNN itu direduksi dalam RUU Narkotika dan Psikotropika, kewenangan penyidik BNN dalam upaya penegakan hukum, seperti penangkapan dan penahanan, akan hilang. Hal itu sudah dialami penyidik di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambiguitas itu, kata Suyudi, bahkan bisa berpotensi melemahkan penyidik Polri yang sedang bertugas di BNN untuk memberantas permasalahan narkoba. "Bahkan lebih dalam lagi, berpotensi dapat tertutupnya akses BNN untuk berkoordinasi secara langsung dengan penuntut umum," ujar Suyudi. Ilustrasi narkotika. Foto: Dok/Media Indonesia Jenderal polisi bintang tiga ini meminta BNN harus tetap menjadi lembaga yang diamanatkan dan memiliki kewenangan dalam melakukan penyidikan, baik yang dilakukan penyidik Polri yang bertugas di BNN RI maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). "Dalam pelaksanaan kewenangan tersebut, kami BNN RI akan senantiasa tetap menghormati dan berpedoman pada mekanisme koordinasi dan sinergi dengan Polri, selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP," ungkap Suyudi.
https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto meminta agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Narkotika dan Psikotropika tetap mengatur BNN sebagai salah satu lembaga yang berwenang melakukan penyelidikan. Suyudi mengatakan, draf RUU Narkotika yang sudah disesuaikan dengan KUHAP baru, substansinya secara eksplisit justru menghapuskan nomenklatur atau penyebutan BNN, sehingga menimbulkan ambiguitas. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed]
"Ini tentunya menjadi ambiguitas dan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi BNN karena berpotensi justru melemahkan BNN RI secara kelembagaan," kata Suyudi saat rapat bersama Komisi III DPR RI untuk membahas RUU Narkotika dan Psikotropika di kompleks parlemen, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Suyudi, ketika identitas BNN itu direduksi dalam RUU Narkotika dan Psikotropika, kewenangan penyidik BNN dalam upaya penegakan hukum, seperti penangkapan dan penahanan, akan hilang. Hal itu sudah dialami penyidik di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambiguitas itu, kata Suyudi, bahkan bisa berpotensi melemahkan penyidik Polri yang sedang bertugas di BNN untuk memberantas permasalahan narkoba. "Bahkan lebih dalam lagi, berpotensi dapat tertutupnya akses BNN untuk berkoordinasi secara langsung dengan penuntut umum," ujar Suyudi. Ilustrasi narkotika. Foto: Dok/Media Indonesia Jenderal polisi bintang tiga ini meminta BNN harus tetap menjadi lembaga yang diamanatkan dan memiliki kewenangan dalam melakukan penyidikan, baik yang dilakukan penyidik Polri yang bertugas di BNN RI maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). "Dalam pelaksanaan kewenangan tersebut, kami BNN RI akan senantiasa tetap menghormati dan berpedoman pada mekanisme koordinasi dan sinergi dengan Polri, selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP," ungkap Suyudi.
https://merahputih.press/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=40670&_unique_id=69d7a54015677

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto meminta agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Narkotika dan Psikotropika tetap mengatur BNN sebagai salah satu lembaga yang berwenang melakukan penyelidikan. Suyudi mengatakan, draf RUU Narkotika yang sudah disesuaikan dengan KUHAP baru, substansinya secara eksplisit justru menghapuskan nomenklatur atau penyebutan BNN, sehingga menimbulkan ambiguitas. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed]
"Ini tentunya menjadi ambiguitas dan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi BNN karena berpotensi justru melemahkan BNN RI secara kelembagaan," kata Suyudi saat rapat bersama Komisi III DPR RI untuk membahas RUU Narkotika dan Psikotropika di kompleks parlemen, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Suyudi, ketika identitas BNN itu direduksi dalam RUU Narkotika dan Psikotropika, kewenangan penyidik BNN dalam upaya penegakan hukum, seperti penangkapan dan penahanan, akan hilang. Hal itu sudah dialami penyidik di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambiguitas itu, kata Suyudi, bahkan bisa berpotensi melemahkan penyidik Polri yang sedang bertugas di BNN untuk memberantas permasalahan narkoba. "Bahkan lebih dalam lagi, berpotensi dapat tertutupnya akses BNN untuk berkoordinasi secara langsung dengan penuntut umum," ujar Suyudi. Ilustrasi narkotika. Foto: Dok/Media Indonesia Jenderal polisi bintang tiga ini meminta BNN harus tetap menjadi lembaga yang diamanatkan dan memiliki kewenangan dalam melakukan penyidikan, baik yang dilakukan penyidik Polri yang bertugas di BNN RI maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). "Dalam pelaksanaan kewenangan tersebut, kami BNN RI akan senantiasa tetap menghormati dan berpedoman pada mekanisme koordinasi dan sinergi dengan Polri, selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP," ungkap Suyudi.
https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e

Wednesday, 8 April 2026

Komjen Pol Dedi Prasetyo : Kita Bangun Polisi Yang Berpikir Bukan Sekedar Bertindak

Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Transformasi Paradigma Polisi yang Humanis Seringkali kita melihat polisi hanya dari atribut fisiknya: seragam yang gagah, lencana yang berkilau, dan ketegasan yang terpancar dari kedisiplinan baris-berbaris. Namun, di balik itu semua, masyarakat menyimpan harapan besar akan hadirnya sosok pelindung yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga bijaksana secara batin. Sebagaimana ditekankan oleh Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo, Polri sedang menempuh jalan transformasi menuju era di mana polisi tidak sekadar menjadi pelaksana aturan, melainkan subjek yang berpikir dan merefleksikan setiap tindakannya. 1. Intelektualitas: Senjata Utama Melampaui Senjata Api Apa artinya menjadi "Polisi yang Berpikir"? Ini bukan sekadar tentang gelar akademis, melainkan tentang ketajaman intelektual dalam menghadapi dinamika sosial yang kompleks. Problem Solving: Anggota Polri masa kini dituntut mampu membedah akar masalah di lapangan sebelum mengambil tindakan. Diskresi yang Bijak: Menggunakan akal sehat untuk membedakan kapan hukum harus ditegakkan secara kaku dan kapan pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam meredam konflik. De-eskalasi: Kekuatan utama bukan lagi terletak pada kemampuan melumpuhkan lawan, melainkan pada kemampuan bernegosiasi untuk mencegah kekerasan terjadi. 2. Kematangan Moral dalam Situasi Krisis Transformasi ini adalah sebuah revolusi mental. Polisi yang humanis adalah mereka yang memiliki kematangan moral untuk tetap berdiri tegak di atas prinsip keadilan, bahkan dalam situasi yang paling menekan sekalipun. "Integritas tidak diuji saat situasi tenang, melainkan saat seorang anggota harus memilih antara ego kekuasaan atau pengabdian kepada nilai kemanusiaan." Ketika moralitas menjadi kompas, maka tidak ada lagi ruang bagi arogansi. Setiap interaksi dengan warga---dari tilang di jalan raya hingga penyidikan di ruang pemeriksaan---dijalankan dengan penghormatan terhadap martabat manusia. 3. Membangun Polri yang Unggul Lewat Kepercayaan Visi "Polisi Masa Depan" adalah tentang Polri yang hadir sebagai kawan, pendengar, dan pemberi solusi. Polri yang unggul tidak diukur dari seberapa banyak kasus yang diproses, melainkan dari seberapa tinggi tingkat kepercayaan (public trust) yang diberikan oleh rakyatnya. Kepercayaan adalah mata uang yang paling berharga dalam dunia kepolisian. Tanpa kepercayaan, polisi hanyalah aparat; dengan kepercayaan, polisi adalah bagian dari keluarga besar masyarakat. Kesimpulan: Kekuatan Sejati Pada akhirnya, kekuatan sejati seorang polisi tidak terletak pada pinggang yang menyandang senjata, melainkan pada hati yang mampu merasakan keresahan warga dan otak yang mampu memberikan solusi cerdas. Transformasi menuju Polri yang Humanis adalah janji untuk mewujudkan keamanan yang memanusiakan manusia, demi Indonesia yang lebih harmonis. Poin-poin tambahan yang bisa Anda masukkan jika ingin memperluas lagi: Digital Intelektual: Kemampuan polisi berpikir dalam menghadapi kejahatan siber. Leadership yang Melayani: Bagaimana para pimpinan Polri memberikan teladan dalam bertindak humanis. Pendidikan Karakter: Menyoroti pentingnya kurikulum kepolisian yang berbasis psikologi dan sosiologi.       https://merahputih.press/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=39253&_unique_id=69d6464f606ee

Komjen Pol Dedi Prasetyo : Kita Bangun Polisi Yang Berpikir Bukan Sekedar Bertindak

Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Transformasi Paradigma Polisi yang Humanis Seringkali kita melihat polisi hanya dari atribut fisiknya: seragam yang gagah, lencana yang berkilau, dan ketegasan yang terpancar dari kedisiplinan baris-berbaris. Namun, di balik itu semua, masyarakat menyimpan harapan besar akan hadirnya sosok pelindung yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga bijaksana secara batin. Sebagaimana ditekankan oleh Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo, Polri sedang menempuh jalan transformasi menuju era di mana polisi tidak sekadar menjadi pelaksana aturan, melainkan subjek yang berpikir dan merefleksikan setiap tindakannya. 1. Intelektualitas: Senjata Utama Melampaui Senjata Api Apa artinya menjadi "Polisi yang Berpikir"? Ini bukan sekadar tentang gelar akademis, melainkan tentang ketajaman intelektual dalam menghadapi dinamika sosial yang kompleks. Problem Solving: Anggota Polri masa kini dituntut mampu membedah akar masalah di lapangan sebelum mengambil tindakan. Diskresi yang Bijak: Menggunakan akal sehat untuk membedakan kapan hukum harus ditegakkan secara kaku dan kapan pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam meredam konflik. De-eskalasi: Kekuatan utama bukan lagi terletak pada kemampuan melumpuhkan lawan, melainkan pada kemampuan bernegosiasi untuk mencegah kekerasan terjadi. 2. Kematangan Moral dalam Situasi Krisis Transformasi ini adalah sebuah revolusi mental. Polisi yang humanis adalah mereka yang memiliki kematangan moral untuk tetap berdiri tegak di atas prinsip keadilan, bahkan dalam situasi yang paling menekan sekalipun. "Integritas tidak diuji saat situasi tenang, melainkan saat seorang anggota harus memilih antara ego kekuasaan atau pengabdian kepada nilai kemanusiaan." Ketika moralitas menjadi kompas, maka tidak ada lagi ruang bagi arogansi. Setiap interaksi dengan warga---dari tilang di jalan raya hingga penyidikan di ruang pemeriksaan---dijalankan dengan penghormatan terhadap martabat manusia. 3. Membangun Polri yang Unggul Lewat Kepercayaan Visi "Polisi Masa Depan" adalah tentang Polri yang hadir sebagai kawan, pendengar, dan pemberi solusi. Polri yang unggul tidak diukur dari seberapa banyak kasus yang diproses, melainkan dari seberapa tinggi tingkat kepercayaan (public trust) yang diberikan oleh rakyatnya. Kepercayaan adalah mata uang yang paling berharga dalam dunia kepolisian. Tanpa kepercayaan, polisi hanyalah aparat; dengan kepercayaan, polisi adalah bagian dari keluarga besar masyarakat. Kesimpulan: Kekuatan Sejati Pada akhirnya, kekuatan sejati seorang polisi tidak terletak pada pinggang yang menyandang senjata, melainkan pada hati yang mampu merasakan keresahan warga dan otak yang mampu memberikan solusi cerdas. Transformasi menuju Polri yang Humanis adalah janji untuk mewujudkan keamanan yang memanusiakan manusia, demi Indonesia yang lebih harmonis. Poin-poin tambahan yang bisa Anda masukkan jika ingin memperluas lagi: Digital Intelektual: Kemampuan polisi berpikir dalam menghadapi kejahatan siber. Leadership yang Melayani: Bagaimana para pimpinan Polri memberikan teladan dalam bertindak humanis. Pendidikan Karakter: Menyoroti pentingnya kurikulum kepolisian yang berbasis psikologi dan sosiologi.       https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad

Tuesday, 7 April 2026

Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Kekerasan Seksual oleh Driver Online

Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Kekerasan Seksual oleh Driver Online

 
Jakarta – Direktorat PPA/PPO Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan tindak pidana percabulan dan/atau kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang pengemudi transportasi online terhadap penumpangnya. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah rekaman kejadian beredar di media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Direktorat PPA/PPO bergerak cepat melakukan penyelidikan, mengamankan pelaku, serta menyita sejumlah barang bukti terkait perkara. Dalam penyampaian kasus ini turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta dr. Dwi Oktavia serta Komisioner Komnas Perempuan Kombes Pol. (Purn.) Sundari Waris. https://www.youtube.com/watch?v=I2NgJz1Ajv4 Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, prosedural, dan akuntabel dengan menempatkan perlindungan korban sebagai prioritas utama. “Kami juga mengimbau kepada rekan-rekan media agar bersama-sama menjaga ruang privasi korban. Dalam perkara tindak pidana kekerasan seksual, terdapat ranah pribadi yang harus kita jaga agar tidak menimbulkan trauma lanjutan, baik terhadap korban maupun keluarganya,” ujar Kabidhumas, Senin (06/04/2026). Direktur PPA/PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2026 sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat. Korban berinisial SKD (20), perempuan asal Jawa Tengah, diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh pelaku berinisial WAH (39), warga Jakarta Pusat, saat menggunakan jasa transportasi online. Menurut Kombes Rita, selama perjalanan pelaku diduga melontarkan percakapan tidak pantas, memegang dan meremas paha korban, kemudian berpindah ke kursi belakang dan berusaha menindih korban secara paksa disertai kekerasan. Korban sempat melakukan perlawanan dan merekam kejadian tersebut. “Peristiwa ini menunjukkan adanya eskalasi dari pelecehan verbal menjadi kekerasan fisik. Dalam proses penanganan ini, kami tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan pemulihan secara menyeluruh,” kata Kombes Rita. Dalam proses penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain telepon genggam, satu unit mobil Honda Brio warna silver, dokumen kendaraan, pakaian korban dan pelaku, alat kontrasepsi, obat kuat, serta barang lain yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Hasil pemeriksaan Bidokkes Polda Metro Jaya menunjukkan bahwa tersangka positif menggunakan narkoba. Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan dengan Pasal 414 ayat (1) huruf b dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun dan denda paling banyak Rp50 juta, serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan transportasi umum serta segera melaporkan melalui layanan 110 apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kejahatan.
https://beritapolisi.com/polda-metro-jaya-bongkar-kasus-kekerasan-seksual-oleh-driver-online/?feed_id=12422&_unique_id=69d53e7befa5c https://beritapolisi.com/polda-metro-jaya-bongkar-kasus-kekerasan-seksual-oleh-driver-online/?feed_id=12422&_unique_id=69d53e7befa5c https://beritapolisi.com/polda-metro-jaya-bongkar-kasus-kekerasan-seksual-oleh-driver-online/?feed_id=12422&_unique_id=69d53e7befa5c https://beritapolisi.com/polda-metro-jaya-bongkar-kasus-kekerasan-seksual-oleh-driver-online/?feed_id=12422&_unique_id=69d53e7befa5c https://beritapolisi.com/polda-metro-jaya-bongkar-kasus-kekerasan-seksual-oleh-driver-online/?feed_id=12422&_unique_id=69d53e7befa5c https://beritapolisi.com/polda-metro-jaya-bongkar-kasus-kekerasan-seksual-oleh-driver-online/?feed_id=12422&_unique_id=69d53e7befa5c https://beritapolisi.com/polda-metro-jaya-bongkar-kasus-kekerasan-seksual-oleh-driver-online/?feed_id=12422&_unique_id=69d53e7befa5c https://beritapolisi.com/polda-metro-jaya-bongkar-kasus-kekerasan-seksual-oleh-driver-online/?feed_id=12422&_unique_id=69d53e7befa5c

Dukun Pengganda Upal Berhasil Dibekuk Polda Metro Jaya

Dukun Pengganda Upal Berhasil Dibekuk Polda Metro Jaya

Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap pria bernama Mahfud alias MP (39), pelaku pemalsuan uang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) yang mengaku-ngaku sebagai dukun pengganda uang. Tersangka mulanya hendak menyasar tetangga di kampung halamannya di Cianjur. "Cianjur, Jawa Barat. Jadi tadinya targetnya warga tetangganya ya," jelas Kasubdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Robby Syahfery, Rabu (1/4/2026). Menurutnya, tersangka juga berencana memanfaatkan momen hari raya Idul Fitri 1447 H untuk melancarkan aksinya. Tersangka juga berencana mencetak uang palsu senilai Rp2 miliar, namun niat itu urung usai pelaku diringkus polusi di kamar hotel di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor. "Tadinya modusnya ingin menawarkan pada saat sebelum Idul Fitri gitu, cuma belum terlaksana dan belum ada korban sampai saat ini. Jadi memang dia hanya rencananya targetnya masyarakat di kampungnya mungkin ya. Dia nanti kan ini baru, mungkin belum mencapai tujuannya. Targetnya kan mungkin dia sampai Rp 1 miliar atau Rp 2 miliar," ujarnya. Ia menambahkan, sampai saat ini belum ditemukan korban dari modus tipu-tipu penggandaan uang Mahfud. Penyidik pun mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban untuk melapor.
https://beritapolisi.com/dukun-pengganda-upal-berhasil-dibekuk-polda-metro-jaya/?feed_id=12360&_unique_id=69d4f24362572 https://beritapolisi.com/dukun-pengganda-upal-berhasil-dibekuk-polda-metro-jaya/?feed_id=12360&_unique_id=69d4f24362572 https://beritapolisi.com/dukun-pengganda-upal-berhasil-dibekuk-polda-metro-jaya/?feed_id=12360&_unique_id=69d4f24362572 https://beritapolisi.com/dukun-pengganda-upal-berhasil-dibekuk-polda-metro-jaya/?feed_id=12360&_unique_id=69d4f24362572 https://beritapolisi.com/dukun-pengganda-upal-berhasil-dibekuk-polda-metro-jaya/?feed_id=12360&_unique_id=69d4f24362572 https://beritapolisi.com/dukun-pengganda-upal-berhasil-dibekuk-polda-metro-jaya/?feed_id=12360&_unique_id=69d4f24362572 https://beritapolisi.com/dukun-pengganda-upal-berhasil-dibekuk-polda-metro-jaya/?feed_id=12360&_unique_id=69d4f24362572 https://beritapolisi.com/dukun-pengganda-upal-berhasil-dibekuk-polda-metro-jaya/?feed_id=12360&_unique_id=69d4f24362572

Monday, 6 April 2026

Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla 

Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

RIAU -- Tantangan pelestarian lingkungan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau memasuki babak krusial seiring dengan datangnya fenomena El Nino. Menghadapi risiko yang kian meningkat, Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, menekankan pentingnya semangat kolektif dan kerja sama lintas sektor sebagai benteng utama perlindungan wilayah. Dalam sebuah pernyataan terbaru, Irjen Pol. Herry Heryawan menggarisbawahi bahwa penanganan Karhutla bukanlah tugas yang bisa dipikul oleh satu instansi saja. Menurutnya, kerentanan lahan di Riau memerlukan pengawasan dan aksi cepat yang terintegrasi. "Di tengah ancaman El Nino yang meningkatkan risiko Karhutla, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi BNPB/D, TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci untuk melindungi lingkungan dan keselamatan bersama," tegas Kapolda. Pesan kolaborasi ini bukan sekadar retorika. Di berbagai titik di Riau, upaya preventif terus digalakkan melalui program "Green Policing". Salah satu aksi nyata yang baru-baru ini dilakukan adalah penanaman pohon Geronggang di Desa Tanjung Punak. Pohon Geronggang dipilih karena kemampuannya beradaptasi di lahan gambut, yang sekaligus berfungsi sebagai upaya restorasi ekosistem. Selain penghijauan, dukungan terhadap produktivitas masyarakat lokal juga menjadi prioritas. Penyerahan bantuan mesin ketinting kepada warga setempat menjadi simbol bahwa perlindungan lingkungan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dengan alat tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih berdaya dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa harus merusak hutan. Menjaga "Napas" Bumi Riau Fenomena El Nino memang membawa cuaca ekstrem dan kekeringan panjang, namun kesiapsiagaan personel gabungan dan partisipasi aktif warga desa di garda terdepan diyakini mampu meminimalisir titik api (hotspot). Melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kearifan lokal masyarakat, Riau berkomitmen untuk tidak hanya memadamkan api saat terjadi kebakaran, tetapi membangun sistem pencegahan yang kokoh. Harapannya, langit Riau tetap biru dan lingkungan tetap terjaga demi warisan generasi mendatang.     https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla/?feed_id=12298&_unique_id=69d3a983e73fa https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla/?feed_id=12298&_unique_id=69d3a983e73fa https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla/?feed_id=12298&_unique_id=69d3a983e73fa https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla/?feed_id=12298&_unique_id=69d3a983e73fa https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla/?feed_id=12298&_unique_id=69d3a983e73fa https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla/?feed_id=12298&_unique_id=69d3a983e73fa https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla/?feed_id=12298&_unique_id=69d3a983e73fa https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla/?feed_id=12298&_unique_id=69d3a983e73fa

Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

RIAU -- Tantangan pelestarian lingkungan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau memasuki babak krusial seiring dengan datangnya fenomena El Nino. Menghadapi risiko yang kian meningkat, Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, menekankan pentingnya semangat kolektif dan kerja sama lintas sektor sebagai benteng utama perlindungan wilayah. Dalam sebuah pernyataan terbaru, Irjen Pol. Herry Heryawan menggarisbawahi bahwa penanganan Karhutla bukanlah tugas yang bisa dipikul oleh satu instansi saja. Menurutnya, kerentanan lahan di Riau memerlukan pengawasan dan aksi cepat yang terintegrasi. "Di tengah ancaman El Nino yang meningkatkan risiko Karhutla, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi BNPB/D, TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci untuk melindungi lingkungan dan keselamatan bersama," tegas Kapolda. Pesan kolaborasi ini bukan sekadar retorika. Di berbagai titik di Riau, upaya preventif terus digalakkan melalui program "Green Policing". Salah satu aksi nyata yang baru-baru ini dilakukan adalah penanaman pohon Geronggang di Desa Tanjung Punak. Pohon Geronggang dipilih karena kemampuannya beradaptasi di lahan gambut, yang sekaligus berfungsi sebagai upaya restorasi ekosistem. Selain penghijauan, dukungan terhadap produktivitas masyarakat lokal juga menjadi prioritas. Penyerahan bantuan mesin ketinting kepada warga setempat menjadi simbol bahwa perlindungan lingkungan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dengan alat tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih berdaya dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa harus merusak hutan. Menjaga "Napas" Bumi Riau Fenomena El Nino memang membawa cuaca ekstrem dan kekeringan panjang, namun kesiapsiagaan personel gabungan dan partisipasi aktif warga desa di garda terdepan diyakini mampu meminimalisir titik api (hotspot). Melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kearifan lokal masyarakat, Riau berkomitmen untuk tidak hanya memadamkan api saat terjadi kebakaran, tetapi membangun sistem pencegahan yang kokoh. Harapannya, langit Riau tetap biru dan lingkungan tetap terjaga demi warisan generasi mendatang.     https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla-di-tengah-ancaman-el-nino/?feed_id=12267&_unique_id=69d3a750d8275 https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla-di-tengah-ancaman-el-nino/?feed_id=12267&_unique_id=69d3a750d8275 https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla-di-tengah-ancaman-el-nino/?feed_id=12267&_unique_id=69d3a750d8275 https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla-di-tengah-ancaman-el-nino/?feed_id=12267&_unique_id=69d3a750d8275 https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla-di-tengah-ancaman-el-nino/?feed_id=12267&_unique_id=69d3a750d8275 https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla-di-tengah-ancaman-el-nino/?feed_id=12267&_unique_id=69d3a750d8275 https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla-di-tengah-ancaman-el-nino/?feed_id=12267&_unique_id=69d3a750d8275 https://beritapolisi.com/kapolda-riau-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-karhutla-di-tengah-ancaman-el-nino/?feed_id=12267&_unique_id=69d3a750d8275

Ayo Bersama Waspada "Super El Nino" 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu!

Waspada "Super El Nino" 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu!     Waspada "Super El Nino" 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu! Beberapa tahun terakhir, kita mungkin sedikit bernapas lega karena intensitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tanah air tidak seganas dekade lalu. Namun, alarm kewaspadaan kini berbunyi lebih kencang. Prediksi iklim untuk tahun 2026 membawa kabar yang kurang sedap: ancaman Super El Nino sudah di depan mata. Jika kita tidak bersiap dari sekarang, bukan tidak mungkin sejarah kelam kabut asap akan terulang kembali. Apa Itu Super El Nino dan Mengapa Harus Takut? Waspada "Super El Nino" 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu! Secara teknis, Super El Nino adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang mencapai angka di atas 2^\circ\textC dari rata-rata normal. Bagi Indonesia, ini adalah "undangan" bagi kekeringan ekstrem. Kurangnya curah hujan membuat lahan, terutama lahan gambut, menjadi sangat mudah terbakar. Kita punya catatan sejarah buruk terkait fenomena ini: Tahun 1997--1998: Kebakaran hebat menghanguskan sekitar 10--11 juta hektare lahan. Tahun 2015--2016: Kabut asap lintas batas yang melumpuhkan aktivitas ekonomi dan kesehatan. Tahun 2026 diprediksi memiliki risiko yang lebih serius. Pola kebakaran diperkirakan mulai meningkat pada pertengahan 2026 dan berpotensi berlanjut hingga 2027. Wilayah Mana yang Paling Rawan? Waspada "Super El Nino" 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu! Berdasarkan peta sebaran anomali iklim, ada beberapa titik "merah" yang menjadi prioritas pengawasan ketat: Sumatera (terutama wilayah Riau yang memiliki banyak lahan gambut). Kalimantan (paru-paru Indonesia yang rentan terhadap api). Nusa Tenggara (wilayah dengan karakteristik iklim kering). Seluruh wilayah yang memiliki riwayat kemarau panjang. Langkah Antisipasi: Lebih Baik Mencegah daripada Memadamkan Waspada "Super El Nino" 2026: Jangan Sampai Langit Kita Kembali Mengabu! Memadamkan api di tengah hutan yang kering kerontang bukanlah perkara mudah. Butuh biaya triliunan dan nyawa petugas taruhannya. Oleh karena itu, langkah antisipasi dini menjadi harga mati: Patroli Terpadu & Deteksi Dini: Memperkuat koordinasi antara TNI, POLRI, BNPB, dan Manggala Agni. Edukasi Masyarakat: Berhenti membuka lahan dengan cara membakar. Ini adalah pemicu utama yang sebenarnya bisa dihindari. Optimalisasi Teknologi: Pemanfaatan water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan buatan sebelum kekeringan mencapai puncaknya. Kesiapan Logistik: Menyiapkan sarana prasarana pemadaman di titik-titik rawan. Kesimpulan Karhutla bukan sekadar bencana alam, tapi juga bencana kemanusiaan dan ekonomi. Dengan ancaman Super El Nino 2026 yang kian nyata, kolaborasi lintas sektor dan kesadaran masyarakat adalah kunci. Jangan sampai kita kembali melihat anak-anak kita harus sekolah menggunakan masker karena langit biru tertutup asap. Mari jaga hutan kita, sebelum semuanya menjadi abu. #Karhutla2026 #SuperElNino #LingkunganHidup #IndonesiaSiaga #GambutSehat       https://beritapolisi.com/ayo-bersama-waspada-super-el-nino-2026-jangan-sampai-langit-kita-kembali-mengabu/?feed_id=12236&_unique_id=69d39cdf8fec7 https://beritapolisi.com/ayo-bersama-waspada-super-el-nino-2026-jangan-sampai-langit-kita-kembali-mengabu/?feed_id=12236&_unique_id=69d39cdf8fec7 https://beritapolisi.com/ayo-bersama-waspada-super-el-nino-2026-jangan-sampai-langit-kita-kembali-mengabu/?feed_id=12236&_unique_id=69d39cdf8fec7 https://beritapolisi.com/ayo-bersama-waspada-super-el-nino-2026-jangan-sampai-langit-kita-kembali-mengabu/?feed_id=12236&_unique_id=69d39cdf8fec7 https://beritapolisi.com/ayo-bersama-waspada-super-el-nino-2026-jangan-sampai-langit-kita-kembali-mengabu/?feed_id=12236&_unique_id=69d39cdf8fec7 https://beritapolisi.com/ayo-bersama-waspada-super-el-nino-2026-jangan-sampai-langit-kita-kembali-mengabu/?feed_id=12236&_unique_id=69d39cdf8fec7 https://beritapolisi.com/ayo-bersama-waspada-super-el-nino-2026-jangan-sampai-langit-kita-kembali-mengabu/?feed_id=12236&_unique_id=69d39cdf8fec7 https://beritapolisi.com/ayo-bersama-waspada-super-el-nino-2026-jangan-sampai-langit-kita-kembali-mengabu/?feed_id=12236&_unique_id=69d39cdf8fec7

Saturday, 4 April 2026

Kapolda Sumsel: Masyarakat Adalah Juragan,  Pelayanan Polri Siap 24 Jam

Kapolda Sumsel: Masyarakat Adalah Juragan,  Pelayanan Polri Siap 24 Jam Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa masyarakat merupakan "juragan" sesungguhnya bagi institusi Polri. Penegasan tersebut disampaikan saat agenda Coffee Morning bersama Pejabat Utama (PJU) di Gedung Presisi Polda Sumatera Selatan, Kamis (2/4). Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menekankan bahwa seluruh jajaran harus menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat yang terbuka terhadap aspirasi maupun kritik. "Masyarakat adalah juragan kita. Karena itu, setiap anggota harus siap menerima masukan, membuka ruang diskusi, dan tidak alergi terhadap kritik," tegas Kapolda. Ia juga menginstruksikan para pejabat utama dan seluruh satuan kerja untuk proaktif menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, hingga komunitas. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Selain itu, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya budaya evaluasi internal yang berkelanjutan. Setiap kritik dan masukan dari masyarakat, lanjutnya, harus dijadikan bahan perbaikan dalam tata kelola kepolisian agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui forum Coffee Morning tersebut, Kapolda berharap seluruh jajaran dapat membangun pola pikir pelayanan yang humanis serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, Polri khususnya Polda Sumsel dapat terus hadir sebagai institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat.     https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam-2/?feed_id=11802&_unique_id=69d104efc86a6 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam-2/?feed_id=11802&_unique_id=69d104efc86a6 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam-2/?feed_id=11802&_unique_id=69d104efc86a6 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam-2/?feed_id=11802&_unique_id=69d104efc86a6 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam-2/?feed_id=11802&_unique_id=69d104efc86a6 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam-2/?feed_id=11802&_unique_id=69d104efc86a6 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam-2/?feed_id=11802&_unique_id=69d104efc86a6 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam-2/?feed_id=11802&_unique_id=69d104efc86a6

Kapolda Sumsel: Masyarakat Adalah Juragan,  Pelayanan Polri Siap 24 Jam

Kapolda Sumsel: Masyarakat Adalah Juragan,  Pelayanan Polri Siap 24 Jam Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa masyarakat merupakan "juragan" sesungguhnya bagi institusi Polri. Penegasan tersebut disampaikan saat agenda Coffee Morning bersama Pejabat Utama (PJU) di Gedung Presisi Polda Sumatera Selatan, Kamis (2/4). Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menekankan bahwa seluruh jajaran harus menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat yang terbuka terhadap aspirasi maupun kritik. "Masyarakat adalah juragan kita. Karena itu, setiap anggota harus siap menerima masukan, membuka ruang diskusi, dan tidak alergi terhadap kritik," tegas Kapolda. Ia juga menginstruksikan para pejabat utama dan seluruh satuan kerja untuk proaktif menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, hingga komunitas. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Selain itu, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya budaya evaluasi internal yang berkelanjutan. Setiap kritik dan masukan dari masyarakat, lanjutnya, harus dijadikan bahan perbaikan dalam tata kelola kepolisian agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui forum Coffee Morning tersebut, Kapolda berharap seluruh jajaran dapat membangun pola pikir pelayanan yang humanis serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, Polri khususnya Polda Sumsel dapat terus hadir sebagai institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat.     https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam/?feed_id=11771&_unique_id=69d1047e4ce03 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam/?feed_id=11771&_unique_id=69d1047e4ce03 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam/?feed_id=11771&_unique_id=69d1047e4ce03 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam/?feed_id=11771&_unique_id=69d1047e4ce03 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam/?feed_id=11771&_unique_id=69d1047e4ce03 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam/?feed_id=11771&_unique_id=69d1047e4ce03 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam/?feed_id=11771&_unique_id=69d1047e4ce03 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-masyarakat-adalah-juragan-pelayanan-polri-siap-24-jam/?feed_id=11771&_unique_id=69d1047e4ce03

Kapolda Sumsel Tegaskan Masyarakat adalah Juragan, Dorong Jajaran Responsif terhadap Kritik

Kapolda Sumsel Tegaskan Masyarakat adalah Juragan, Dorong Jajaran Responsif terhadap Kritik Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa masyarakat merupakan "juragan" sesungguhnya bagi institusi Polri. Penegasan tersebut disampaikan saat agenda Coffee Morning bersama Pejabat Utama (PJU) di Gedung Presisi Polda Sumatera Selatan, Kamis (2/4). Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menekankan bahwa seluruh jajaran harus menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat yang terbuka terhadap aspirasi maupun kritik. "Masyarakat adalah juragan kita. Karena itu, setiap anggota harus siap menerima masukan, membuka ruang diskusi, dan tidak alergi terhadap kritik," tegas Kapolda. Ia juga menginstruksikan para pejabat utama dan seluruh satuan kerja untuk proaktif menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, hingga komunitas. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Selain itu, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya budaya evaluasi internal yang berkelanjutan. Setiap kritik dan masukan dari masyarakat, lanjutnya, harus dijadikan bahan perbaikan dalam tata kelola kepolisian agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui forum Coffee Morning tersebut, Kapolda berharap seluruh jajaran dapat membangun pola pikir pelayanan yang humanis serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, Polri khususnya Polda Sumsel dapat terus hadir sebagai institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat.     https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-tegaskan-masyarakat-adalah-juragan-dorong-jajaran-responsif-terhadap-kritik/?feed_id=11740&_unique_id=69d102a002744 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-tegaskan-masyarakat-adalah-juragan-dorong-jajaran-responsif-terhadap-kritik/?feed_id=11740&_unique_id=69d102a002744 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-tegaskan-masyarakat-adalah-juragan-dorong-jajaran-responsif-terhadap-kritik/?feed_id=11740&_unique_id=69d102a002744 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-tegaskan-masyarakat-adalah-juragan-dorong-jajaran-responsif-terhadap-kritik/?feed_id=11740&_unique_id=69d102a002744 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-tegaskan-masyarakat-adalah-juragan-dorong-jajaran-responsif-terhadap-kritik/?feed_id=11740&_unique_id=69d102a002744 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-tegaskan-masyarakat-adalah-juragan-dorong-jajaran-responsif-terhadap-kritik/?feed_id=11740&_unique_id=69d102a002744 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-tegaskan-masyarakat-adalah-juragan-dorong-jajaran-responsif-terhadap-kritik/?feed_id=11740&_unique_id=69d102a002744 https://beritapolisi.com/kapolda-sumsel-tegaskan-masyarakat-adalah-juragan-dorong-jajaran-responsif-terhadap-kritik/?feed_id=11740&_unique_id=69d102a002744