Sunday, 12 April 2026

Vape Dipertanyakan : Jika Aman, Mengapa Banyak Negara Justru Melarangnya?

Vape Dipertanyakan : Jika Aman, Mengapa Banyak Negara Justru Melarangnya? Fenomena rokok elektrik atau vape yang kian populer di kalangan anak muda kembali menuai sorotan kritis. Di tengah gencarnya promosi sebagai alternatif "lebih aman" dibanding rokok konvensional, fakta global justru menunjukkan arah berbeda. Sejumlah negara seperti Singapura, Thailand, India, hingga Brasil telah mengambil langkah tegas dengan melarang peredaran dan penggunaan vape secara total. [embed]https://youtube.com/shorts/cSnD8b0j39U?si=06BvyUK1KIFj56d8[/embed] Kebijakan pelarangan ini bukan tanpa dasar. World Health Organization mengungkapkan bahwa aerosol dari vape mengandung nikotin, logam berat, serta berbagai zat kimia berbahaya yang berpotensi merusak kesehatan. Bahkan, dalam beberapa studi, paparan jangka panjang dikaitkan dengan gangguan paru-paru dan risiko adiksi yang tidak kalah serius dari rokok biasa. Lebih mengkhawatirkan lagi, laporan dari United Nations Office on Drugs and Crime mengindikasikan bahwa perangkat vape kini mulai disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika sintetis. Temuan ini menambah dimensi baru dalam persoalan vape---bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga ancaman terhadap keamanan dan penegakan hukum. Dengan fakta tersebut, narasi bahwa vape adalah sekadar gaya hidup modern menjadi patut dipertanyakan. Di balik desain futuristik dan citra "kekinian", tersembunyi potensi bahaya yang dapat berdampak pada generasi muda. Pertanyaannya kini bukan lagi soal tren, melainkan sejauh mana kesadaran publik dan ketegasan regulasi mampu melindungi masa depan bangsa.     https://beritapolisi.com/vape-dipertanyakan-jika-aman-mengapa-banyak-negara-justru-melarangnya/?feed_id=14251&_unique_id=69dc22a7aead3 https://beritapolisi.com/vape-dipertanyakan-jika-aman-mengapa-banyak-negara-justru-melarangnya/?feed_id=14251&_unique_id=69dc22a7aead3 https://beritapolisi.com/vape-dipertanyakan-jika-aman-mengapa-banyak-negara-justru-melarangnya/?feed_id=14251&_unique_id=69dc22a7aead3 https://beritapolisi.com/vape-dipertanyakan-jika-aman-mengapa-banyak-negara-justru-melarangnya/?feed_id=14251&_unique_id=69dc22a7aead3 https://beritapolisi.com/vape-dipertanyakan-jika-aman-mengapa-banyak-negara-justru-melarangnya/?feed_id=14251&_unique_id=69dc22a7aead3 https://beritapolisi.com/vape-dipertanyakan-jika-aman-mengapa-banyak-negara-justru-melarangnya/?feed_id=14251&_unique_id=69dc22a7aead3 https://beritapolisi.com/vape-dipertanyakan-jika-aman-mengapa-banyak-negara-justru-melarangnya/?feed_id=14251&_unique_id=69dc22a7aead3 https://beritapolisi.com/vape-dipertanyakan-jika-aman-mengapa-banyak-negara-justru-melarangnya/?feed_id=14251&_unique_id=69dc22a7aead3

Yuk Mengenal Lebih Jauh Dampak Penggunaan Vape bagi Kesehatan dan Masyarakat

Mengenal Lebih Jauh Dampak Penggunaan Vape bagi Kesehatan dan Masyarakat Penggunaan rokok elektronik atau vape semakin dikenal luas, terutama di kalangan generasi muda. Dengan tampilan modern dan beragam pilihan aroma, vape kerap dianggap sebagai alternatif yang lebih ringan. Namun, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa di balik popularitasnya, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan secara bijak. [embed]https://www.youtube.com/shorts/odiheCpj1SE[/embed] Sejumlah negara seperti Singapura, Thailand, India, hingga Brasil telah mengambil langkah tegas dalam mengatur bahkan melarang penggunaan vape. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan. Menurut World Health Organization, uap yang dihasilkan dari vape dapat mengandung nikotin, logam berat, serta berbagai zat kimia yang berpotensi memengaruhi kesehatan jika digunakan secara berkelanjutan. Hal ini menjadi perhatian karena penggunaan jangka panjang masih terus diteliti lebih lanjut oleh para ahli. Selain itu, laporan dari United Nations Office on Drugs and Crime juga menunjukkan bahwa perangkat vape berpotensi disalahgunakan sebagai media untuk memasukkan zat tertentu yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Kondisi ini menambah alasan pentingnya pengawasan serta edukasi yang lebih luas kepada masyarakat. Dengan demikian, penggunaan vape tidak hanya menjadi persoalan gaya hidup, tetapi juga berkaitan dengan aspek kesehatan dan keamanan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi tren ini, dengan mempertimbangkan informasi yang akurat serta dampak jangka panjangnya. Melalui pemahaman yang baik dan kesadaran bersama, diharapkan generasi muda dapat membuat pilihan yang lebih tepat demi menjaga kesehatan dan masa depan yang lebih baik.     https://beritapolisi.com/yuk-mengenal-lebih-jauh-dampak-penggunaan-vape-bagi-kesehatan-dan-masyarakat/?feed_id=14189&_unique_id=69dc1cdd8c67b https://beritapolisi.com/yuk-mengenal-lebih-jauh-dampak-penggunaan-vape-bagi-kesehatan-dan-masyarakat/?feed_id=14189&_unique_id=69dc1cdd8c67b https://beritapolisi.com/yuk-mengenal-lebih-jauh-dampak-penggunaan-vape-bagi-kesehatan-dan-masyarakat/?feed_id=14189&_unique_id=69dc1cdd8c67b https://beritapolisi.com/yuk-mengenal-lebih-jauh-dampak-penggunaan-vape-bagi-kesehatan-dan-masyarakat/?feed_id=14189&_unique_id=69dc1cdd8c67b https://beritapolisi.com/yuk-mengenal-lebih-jauh-dampak-penggunaan-vape-bagi-kesehatan-dan-masyarakat/?feed_id=14189&_unique_id=69dc1cdd8c67b https://beritapolisi.com/yuk-mengenal-lebih-jauh-dampak-penggunaan-vape-bagi-kesehatan-dan-masyarakat/?feed_id=14189&_unique_id=69dc1cdd8c67b https://beritapolisi.com/yuk-mengenal-lebih-jauh-dampak-penggunaan-vape-bagi-kesehatan-dan-masyarakat/?feed_id=14189&_unique_id=69dc1cdd8c67b https://beritapolisi.com/yuk-mengenal-lebih-jauh-dampak-penggunaan-vape-bagi-kesehatan-dan-masyarakat/?feed_id=14189&_unique_id=69dc1cdd8c67b

Mengenal Lebih Jauh Dampak Penggunaan Vape bagi Kesehatan dan Masyarakat

Mengenal Lebih Jauh Dampak Penggunaan Vape bagi Kesehatan dan Masyarakat Penggunaan rokok elektronik atau vape semakin dikenal luas, terutama di kalangan generasi muda. Dengan tampilan modern dan beragam pilihan aroma, vape kerap dianggap sebagai alternatif yang lebih ringan. Namun, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa di balik popularitasnya, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan secara bijak. [embed]https://www.youtube.com/shorts/odiheCpj1SE[/embed] Sejumlah negara seperti Singapura, Thailand, India, hingga Brasil telah mengambil langkah tegas dalam mengatur bahkan melarang penggunaan vape. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan. Menurut World Health Organization, uap yang dihasilkan dari vape dapat mengandung nikotin, logam berat, serta berbagai zat kimia yang berpotensi memengaruhi kesehatan jika digunakan secara berkelanjutan. Hal ini menjadi perhatian karena penggunaan jangka panjang masih terus diteliti lebih lanjut oleh para ahli. Selain itu, laporan dari United Nations Office on Drugs and Crime juga menunjukkan bahwa perangkat vape berpotensi disalahgunakan sebagai media untuk memasukkan zat tertentu yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Kondisi ini menambah alasan pentingnya pengawasan serta edukasi yang lebih luas kepada masyarakat. Dengan demikian, penggunaan vape tidak hanya menjadi persoalan gaya hidup, tetapi juga berkaitan dengan aspek kesehatan dan keamanan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi tren ini, dengan mempertimbangkan informasi yang akurat serta dampak jangka panjangnya. Melalui pemahaman yang baik dan kesadaran bersama, diharapkan generasi muda dapat membuat pilihan yang lebih tepat demi menjaga kesehatan dan masa depan yang lebih baik.     https://merahputih.press/mengenal-lebih-jauh-dampak-penggunaan-vape-bagi-kesehatan-dan-masyarakat/?feed_id=44812&_unique_id=69dc1bb16d872

Saturday, 11 April 2026

Pemerintah Ajak Jaga Stabilitas Nasional, Tegaskan Indonesia Tetap Terkendali di Tengah Tekanan Global

Pemerintah Ajak Jaga Stabilitas Nasional, Tegaskan Indonesia Tetap Terkendali di Tengah Tekanan Global

Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kondisi pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini berjalan stabil dan terkendali, di tengah berbagai isu yang berkembang di masyarakat. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=JF9SzdzJKy8[/embed] Dalam keterangannya, Teddy menyampaikan sejumlah fakta yang menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Salah satu indikator utama adalah kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM subsidi, meskipun banyak negara lain justru mengalami tekanan dan kenaikan harga energi akibat situasi global. “Di tengah konflik global, banyak negara mengalami kesulitan BBM dan kenaikan harga. Tapi pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi. Ini fakta yang bisa dilihat langsung,” ujar Teddy. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional tetap menunjukkan arah yang positif. Daya beli masyarakat dinilai tetap terjaga, sementara berbagai indikator ekonomi mengarah pada optimisme. Tak hanya itu, Teddy menyoroti kelancaran pelaksanaan dua periode Lebaran terakhir di masa pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok, ketersediaan barang, serta kelancaran arus mudik menjadi bukti nyata kinerja pemerintah. “Fakta di lapangan menunjukkan harga kebutuhan pokok stabil, BBM tersedia, dan arus mudik berjalan lancar. Semua terukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya. Di tengah maraknya berbagai opini yang berkembang, Teddy juga mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi yang berbasis data dan fakta, bukan sekadar asumsi yang berpotensi menimbulkan keresahan. “Yang penting bicara sesuai data fakta yang akurat!!” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam membangun bangsa. “Kalau bukan kita yang dukung Pemerintah, Siapa lagi !!!!” tambah Teddy. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan, selama disampaikan secara konstruktif dan tidak menyesatkan publik. Menurutnya, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus tetap mengedepankan tanggung jawab dalam menjaga optimisme dan persatuan nasional. “Silakan beri kritik, tapi jangan sampai membuat masyarakat cemas. Kita semua ingin yang terbaik untuk negeri ini,” pungkasnya. https://merahputih.press/pemerintah-ajak-jaga-stabilitas-nasional-tegaskan-indonesia-tetap-terkendali-di-tengah-tekanan-global/?feed_id=44485&_unique_id=69dac5f5ed2ad

Pemerintah Ajak Jaga Stabilitas Nasional, Tegaskan Indonesia Tetap Terkendali di Tengah Tekanan Global

Pemerintah Ajak Jaga Stabilitas Nasional, Tegaskan Indonesia Tetap Terkendali di Tengah Tekanan Global

Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kondisi pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini berjalan stabil dan terkendali, di tengah berbagai isu yang berkembang di masyarakat. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=JF9SzdzJKy8[/embed] Dalam keterangannya, Teddy menyampaikan sejumlah fakta yang menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Salah satu indikator utama adalah kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM subsidi, meskipun banyak negara lain justru mengalami tekanan dan kenaikan harga energi akibat situasi global. “Di tengah konflik global, banyak negara mengalami kesulitan BBM dan kenaikan harga. Tapi pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi. Ini fakta yang bisa dilihat langsung,” ujar Teddy. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional tetap menunjukkan arah yang positif. Daya beli masyarakat dinilai tetap terjaga, sementara berbagai indikator ekonomi mengarah pada optimisme. Tak hanya itu, Teddy menyoroti kelancaran pelaksanaan dua periode Lebaran terakhir di masa pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok, ketersediaan barang, serta kelancaran arus mudik menjadi bukti nyata kinerja pemerintah. “Fakta di lapangan menunjukkan harga kebutuhan pokok stabil, BBM tersedia, dan arus mudik berjalan lancar. Semua terukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya. Di tengah maraknya berbagai opini yang berkembang, Teddy juga mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi yang berbasis data dan fakta, bukan sekadar asumsi yang berpotensi menimbulkan keresahan. “Yang penting bicara sesuai data fakta yang akurat!!” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam membangun bangsa. “Kalau bukan kita yang dukung Pemerintah, Siapa lagi !!!!” tambah Teddy. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan, selama disampaikan secara konstruktif dan tidak menyesatkan publik. Menurutnya, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus tetap mengedepankan tanggung jawab dalam menjaga optimisme dan persatuan nasional. “Silakan beri kritik, tapi jangan sampai membuat masyarakat cemas. Kita semua ingin yang terbaik untuk negeri ini,” pungkasnya. https://beritapolisi.com/pemerintah-ajak-jaga-stabilitas-nasional-tegaskan-indonesia-tetap-terkendali-di-tengah-tekanan-global/?feed_id=14096&_unique_id=69dac51acf9ea https://beritapolisi.com/pemerintah-ajak-jaga-stabilitas-nasional-tegaskan-indonesia-tetap-terkendali-di-tengah-tekanan-global/?feed_id=14096&_unique_id=69dac51acf9ea https://beritapolisi.com/pemerintah-ajak-jaga-stabilitas-nasional-tegaskan-indonesia-tetap-terkendali-di-tengah-tekanan-global/?feed_id=14096&_unique_id=69dac51acf9ea https://beritapolisi.com/pemerintah-ajak-jaga-stabilitas-nasional-tegaskan-indonesia-tetap-terkendali-di-tengah-tekanan-global/?feed_id=14096&_unique_id=69dac51acf9ea https://beritapolisi.com/pemerintah-ajak-jaga-stabilitas-nasional-tegaskan-indonesia-tetap-terkendali-di-tengah-tekanan-global/?feed_id=14096&_unique_id=69dac51acf9ea https://beritapolisi.com/pemerintah-ajak-jaga-stabilitas-nasional-tegaskan-indonesia-tetap-terkendali-di-tengah-tekanan-global/?feed_id=14096&_unique_id=69dac51acf9ea https://beritapolisi.com/pemerintah-ajak-jaga-stabilitas-nasional-tegaskan-indonesia-tetap-terkendali-di-tengah-tekanan-global/?feed_id=14096&_unique_id=69dac51acf9ea https://beritapolisi.com/pemerintah-ajak-jaga-stabilitas-nasional-tegaskan-indonesia-tetap-terkendali-di-tengah-tekanan-global/?feed_id=14096&_unique_id=69dac51acf9ea

Seskab Teddy : Stabilitas Nasional Terjaga, Isu “Kaos” Tidak Berdasar

Seskab Teddy : Stabilitas Nasional Terjaga, Isu “Kaos” Tidak Berdasar

Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kondisi pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini berjalan stabil dan terkendali, di tengah berbagai isu yang berkembang di masyarakat. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=JF9SzdzJKy8[/embed] Dalam keterangannya, Teddy menyampaikan sejumlah fakta yang menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Salah satu indikator utama adalah kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM subsidi, meskipun banyak negara lain justru mengalami tekanan dan kenaikan harga energi akibat situasi global. “Di tengah konflik global, banyak negara mengalami kesulitan BBM dan kenaikan harga. Tapi pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi. Ini fakta yang bisa dilihat langsung,” ujar Teddy. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional tetap menunjukkan arah yang positif. Daya beli masyarakat dinilai tetap terjaga, sementara berbagai indikator ekonomi mengarah pada optimisme. Tak hanya itu, Teddy menyoroti kelancaran pelaksanaan dua periode Lebaran terakhir di masa pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok, ketersediaan barang, serta kelancaran arus mudik menjadi bukti nyata kinerja pemerintah. “Fakta di lapangan menunjukkan harga kebutuhan pokok stabil, BBM tersedia, dan arus mudik berjalan lancar. Semua terukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya. Di tengah maraknya berbagai opini yang berkembang, Teddy juga mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi yang berbasis data dan fakta, bukan sekadar asumsi yang berpotensi menimbulkan keresahan. “Yang penting bicara sesuai data fakta yang akurat!!” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam membangun bangsa. “Kalau bukan kita yang dukung Pemerintah, Siapa lagi !!!!” tambah Teddy. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan, selama disampaikan secara konstruktif dan tidak menyesatkan publik. Menurutnya, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus tetap mengedepankan tanggung jawab dalam menjaga optimisme dan persatuan nasional. “Silakan beri kritik, tapi jangan sampai membuat masyarakat cemas. Kita semua ingin yang terbaik untuk negeri ini,” pungkasnya. https://beritapolisi.com/seskab-teddy-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14065&_unique_id=69dac21c290b6 https://beritapolisi.com/seskab-teddy-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14065&_unique_id=69dac21c290b6 https://beritapolisi.com/seskab-teddy-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14065&_unique_id=69dac21c290b6 https://beritapolisi.com/seskab-teddy-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14065&_unique_id=69dac21c290b6 https://beritapolisi.com/seskab-teddy-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14065&_unique_id=69dac21c290b6 https://beritapolisi.com/seskab-teddy-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14065&_unique_id=69dac21c290b6 https://beritapolisi.com/seskab-teddy-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14065&_unique_id=69dac21c290b6 https://beritapolisi.com/seskab-teddy-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14065&_unique_id=69dac21c290b6

Seskab Teddy Tegaskan Stabilitas Nasional Terjaga, Isu “Kaos” Tidak Berdasar

Seskab Teddy Tegaskan Stabilitas Nasional Terjaga, Isu “Kaos” Tidak Berdasar

Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kondisi pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini berjalan stabil dan terkendali, di tengah berbagai isu yang berkembang di masyarakat. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=JF9SzdzJKy8[/embed] Dalam keterangannya, Teddy menyampaikan sejumlah fakta yang menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Salah satu indikator utama adalah kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM subsidi, meskipun banyak negara lain justru mengalami tekanan dan kenaikan harga energi akibat situasi global. “Di tengah konflik global, banyak negara mengalami kesulitan BBM dan kenaikan harga. Tapi pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi. Ini fakta yang bisa dilihat langsung,” ujar Teddy. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional tetap menunjukkan arah yang positif. Daya beli masyarakat dinilai tetap terjaga, sementara berbagai indikator ekonomi mengarah pada optimisme. Tak hanya itu, Teddy menyoroti kelancaran pelaksanaan dua periode Lebaran terakhir di masa pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok, ketersediaan barang, serta kelancaran arus mudik menjadi bukti nyata kinerja pemerintah. “Fakta di lapangan menunjukkan harga kebutuhan pokok stabil, BBM tersedia, dan arus mudik berjalan lancar. Semua terukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya. Di tengah maraknya berbagai opini yang berkembang, Teddy juga mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi yang berbasis data dan fakta, bukan sekadar asumsi yang berpotensi menimbulkan keresahan. “Yang penting bicara sesuai data fakta yang akurat!!” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam membangun bangsa. “Kalau bukan kita yang dukung Pemerintah, Siapa lagi !!!!” tambah Teddy. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan, selama disampaikan secara konstruktif dan tidak menyesatkan publik. Menurutnya, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus tetap mengedepankan tanggung jawab dalam menjaga optimisme dan persatuan nasional. “Silakan beri kritik, tapi jangan sampai membuat masyarakat cemas. Kita semua ingin yang terbaik untuk negeri ini,” pungkasnya. https://merahputih.press/seskab-teddy-tegaskan-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=44267&_unique_id=69dabffe183db

Seskab Teddy Tegaskan Stabilitas Nasional Terjaga, Isu “Kaos” Tidak Berdasar

Seskab Teddy Tegaskan Stabilitas Nasional Terjaga, Isu “Kaos” Tidak Berdasar

Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kondisi pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini berjalan stabil dan terkendali, di tengah berbagai isu yang berkembang di masyarakat. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=JF9SzdzJKy8[/embed] Dalam keterangannya, Teddy menyampaikan sejumlah fakta yang menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Salah satu indikator utama adalah kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM subsidi, meskipun banyak negara lain justru mengalami tekanan dan kenaikan harga energi akibat situasi global. “Di tengah konflik global, banyak negara mengalami kesulitan BBM dan kenaikan harga. Tapi pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi. Ini fakta yang bisa dilihat langsung,” ujar Teddy. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional tetap menunjukkan arah yang positif. Daya beli masyarakat dinilai tetap terjaga, sementara berbagai indikator ekonomi mengarah pada optimisme. Tak hanya itu, Teddy menyoroti kelancaran pelaksanaan dua periode Lebaran terakhir di masa pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok, ketersediaan barang, serta kelancaran arus mudik menjadi bukti nyata kinerja pemerintah. “Fakta di lapangan menunjukkan harga kebutuhan pokok stabil, BBM tersedia, dan arus mudik berjalan lancar. Semua terukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya. Di tengah maraknya berbagai opini yang berkembang, Teddy juga mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi yang berbasis data dan fakta, bukan sekadar asumsi yang berpotensi menimbulkan keresahan. “Yang penting bicara sesuai data fakta yang akurat!!” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam membangun bangsa. “Kalau bukan kita yang dukung Pemerintah, Siapa lagi !!!!” tambah Teddy. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan, selama disampaikan secara konstruktif dan tidak menyesatkan publik. Menurutnya, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus tetap mengedepankan tanggung jawab dalam menjaga optimisme dan persatuan nasional. “Silakan beri kritik, tapi jangan sampai membuat masyarakat cemas. Kita semua ingin yang terbaik untuk negeri ini,” pungkasnya. https://beritapolisi.com/seskab-teddy-tegaskan-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14034&_unique_id=69dabf13907ed https://beritapolisi.com/seskab-teddy-tegaskan-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14034&_unique_id=69dabf13907ed https://beritapolisi.com/seskab-teddy-tegaskan-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14034&_unique_id=69dabf13907ed https://beritapolisi.com/seskab-teddy-tegaskan-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14034&_unique_id=69dabf13907ed https://beritapolisi.com/seskab-teddy-tegaskan-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14034&_unique_id=69dabf13907ed https://beritapolisi.com/seskab-teddy-tegaskan-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14034&_unique_id=69dabf13907ed https://beritapolisi.com/seskab-teddy-tegaskan-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14034&_unique_id=69dabf13907ed https://beritapolisi.com/seskab-teddy-tegaskan-stabilitas-nasional-terjaga-isu-kaos-tidak-berdasar/?feed_id=14034&_unique_id=69dabf13907ed

Friday, 10 April 2026

Implementasi Program Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan perubahan paradigma personel Polri untuk lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan etika. Hal ini disampaikan dalam pelatihan penggunaan kekuatan dan HAM di Gedung Presisi, Kamis (9/4).

Profesionalisme pelayanan menjadi kunci stabilitas keamanan guna mendukung pembangunan nasional. Kapolda mengingatkan jajaran agar setiap tindakan tetap berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009. “Tugas polisi saat ini fokus pada pelayanan kepada warga. Kita hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Jangan pernah menyakiti hati rakyat, karena pengabdian terbaik kita adalah saat masyarakat merasa dilayani,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho. Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini? Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi : Call Center : 110 (Bebas Pulsa) "KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"

https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-jenderal-listyo-sigit-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13538&_unique_id=69d8edb0111ca

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan perubahan paradigma personel Polri untuk lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan etika. Hal ini disampaikan dalam pelatihan penggunaan kekuatan dan HAM di Gedung Presisi, Kamis (9/4).

Profesionalisme pelayanan menjadi kunci stabilitas keamanan guna mendukung pembangunan nasional. Kapolda mengingatkan jajaran agar setiap tindakan tetap berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009. “Tugas polisi saat ini fokus pada pelayanan kepada warga. Kita hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Jangan pernah menyakiti hati rakyat, karena pengabdian terbaik kita adalah saat masyarakat merasa dilayani,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho. Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini? Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi : Call Center : 110 (Bebas Pulsa) "KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"

https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis-2/?feed_id=13507&_unique_id=69d8e49d865ed

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Implementasi Program Kapolri, Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Utamakan Sisi Humanis

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan perubahan paradigma personel Polri untuk lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan etika. Hal ini disampaikan dalam pelatihan penggunaan kekuatan dan HAM di Gedung Presisi, Kamis (9/4). Profesionalisme pelayanan menjadi kunci stabilitas keamanan guna mendukung pembangunan nasional. Kapolda mengingatkan jajaran agar setiap tindakan tetap berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009. “Tugas polisi saat ini fokus pada pelayanan kepada warga. Kita hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Jangan pernah menyakiti hati rakyat, karena pengabdian terbaik kita adalah saat masyarakat merasa dilayani,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho. Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini? Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi : Call Center : 110 (Bebas Pulsa) "KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"

https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb https://beritapolisi.com/implementasi-program-kapolri-kapolda-sumsel-instruksikan-jajaran-utamakan-sisi-humanis/?feed_id=13476&_unique_id=69d8e177a7efb

Thursday, 9 April 2026

Kepala BNN Dorong Penyadapan Kasus Narkotika Dimulai Sejak Tahap Awal, Ini Alasannya

RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat

 
RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menyoroti pentingnya kewenangan penyadapan dalam upaya pengungkapan kasus narkotika di Indonesia. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed] Menurut Suyudi, saat ini masih terdapat perbedaan pandangan antar lembaga penegak hukum, seperti Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung, terkait waktu pelaksanaan penyadapan.

Sebagian pihak menilai penyadapan sebaiknya dilakukan pada tahap penyidikan, dengan merujuk pada prinsip hak asasi manusia dalam International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR).

Namun, Suyudi berpandangan bahwa penyadapan justru perlu dilakukan sejak tahap penyelidikan untuk meningkatkan efektivitas penanganan kasus. “Kewenangan penyadapan sangat penting sejak tahap awal untuk memetakan jaringan kejahatan,” kata Suyudi dalam RDPU bersama Komisi III DPR dan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).   Suyudi menjelaskan, teknik penyelidikan khusus seperti penyadapan, controlled delivery, dan undercover buy merupakan bagian dari aktivitas intelijen yang bersifat tertutup. Metode tersebut tidak semata-mata bertujuan untuk langsung menghadirkan alat bukti di pengadilan, melainkan untuk memperoleh bukti permulaan dan memetakan jaringan peredaran narkotika. “Dengan penyadapan sejak penyelidikan, kita bisa menentukan apakah seseorang pengguna atau bagian dari jaringan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kejaksaan disebut mengusulkan agar kewenangan penyadapan hanya dimiliki penyidik BNN, seperti praktik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Suyudi menilai usulan tersebut masih perlu dikaji lebih dalam, mengingat banyak penyidik BNN berasal dari kepolisian. Ia juga menyoroti ketentuan dalam KUHAP baru yang membatasi penyadapan hanya pada tahap penyidikan. Menurutnya, pembatasan tersebut berpotensi menghambat pengungkapan kasus narkotika yang bersifat tertutup dan bergerak secara senyap.

BNN mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Narkotika mengatur secara tegas kewenangan penyadapan sebagai aturan khusus (lex specialis).

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat efektivitas pemberantasan narkotika di Indonesia.
https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e https://beritapolisi.com/kepala-bnn-dorong-penyadapan-kasus-narkotika-dimulai-sejak-tahap-awal-ini-alasannya/?feed_id=13104&_unique_id=69d7ab8d00b1e

RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat

RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat

 
RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menyoroti pentingnya kewenangan penyadapan dalam upaya pengungkapan kasus narkotika di Indonesia. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed] Menurut Suyudi, saat ini masih terdapat perbedaan pandangan antar lembaga penegak hukum, seperti Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung, terkait waktu pelaksanaan penyadapan.

Sebagian pihak menilai penyadapan sebaiknya dilakukan pada tahap penyidikan, dengan merujuk pada prinsip hak asasi manusia dalam International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR).

Namun, Suyudi berpandangan bahwa penyadapan justru perlu dilakukan sejak tahap penyelidikan untuk meningkatkan efektivitas penanganan kasus. “Kewenangan penyadapan sangat penting sejak tahap awal untuk memetakan jaringan kejahatan,” kata Suyudi dalam RDPU bersama Komisi III DPR dan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).   Suyudi menjelaskan, teknik penyelidikan khusus seperti penyadapan, controlled delivery, dan undercover buy merupakan bagian dari aktivitas intelijen yang bersifat tertutup. Metode tersebut tidak semata-mata bertujuan untuk langsung menghadirkan alat bukti di pengadilan, melainkan untuk memperoleh bukti permulaan dan memetakan jaringan peredaran narkotika. “Dengan penyadapan sejak penyelidikan, kita bisa menentukan apakah seseorang pengguna atau bagian dari jaringan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kejaksaan disebut mengusulkan agar kewenangan penyadapan hanya dimiliki penyidik BNN, seperti praktik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Suyudi menilai usulan tersebut masih perlu dikaji lebih dalam, mengingat banyak penyidik BNN berasal dari kepolisian. Ia juga menyoroti ketentuan dalam KUHAP baru yang membatasi penyadapan hanya pada tahap penyidikan. Menurutnya, pembatasan tersebut berpotensi menghambat pengungkapan kasus narkotika yang bersifat tertutup dan bergerak secara senyap.

BNN mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Narkotika mengatur secara tegas kewenangan penyadapan sebagai aturan khusus (lex specialis).

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat efektivitas pemberantasan narkotika di Indonesia.
https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945 https://beritapolisi.com/ruu-narkotika-disorot-bnn-minta-kewenangan-penyadapan-diperkuat/?feed_id=13073&_unique_id=69d7a9a9a5945

Komjen Suyudi Ario Seto Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto meminta agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Narkotika dan Psikotropika tetap mengatur BNN sebagai salah satu lembaga yang berwenang melakukan penyelidikan. Suyudi mengatakan, draf RUU Narkotika yang sudah disesuaikan dengan KUHAP baru, substansinya secara eksplisit justru menghapuskan nomenklatur atau penyebutan BNN, sehingga menimbulkan ambiguitas. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed]
"Ini tentunya menjadi ambiguitas dan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi BNN karena berpotensi justru melemahkan BNN RI secara kelembagaan," kata Suyudi saat rapat bersama Komisi III DPR RI untuk membahas RUU Narkotika dan Psikotropika di kompleks parlemen, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Suyudi, ketika identitas BNN itu direduksi dalam RUU Narkotika dan Psikotropika, kewenangan penyidik BNN dalam upaya penegakan hukum, seperti penangkapan dan penahanan, akan hilang. Hal itu sudah dialami penyidik di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambiguitas itu, kata Suyudi, bahkan bisa berpotensi melemahkan penyidik Polri yang sedang bertugas di BNN untuk memberantas permasalahan narkoba. "Bahkan lebih dalam lagi, berpotensi dapat tertutupnya akses BNN untuk berkoordinasi secara langsung dengan penuntut umum," ujar Suyudi. Ilustrasi narkotika. Foto: Dok/Media Indonesia Jenderal polisi bintang tiga ini meminta BNN harus tetap menjadi lembaga yang diamanatkan dan memiliki kewenangan dalam melakukan penyidikan, baik yang dilakukan penyidik Polri yang bertugas di BNN RI maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). "Dalam pelaksanaan kewenangan tersebut, kami BNN RI akan senantiasa tetap menghormati dan berpedoman pada mekanisme koordinasi dan sinergi dengan Polri, selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP," ungkap Suyudi.
https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099 https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-ario-seto-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13042&_unique_id=69d7a6c0f4099

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto meminta agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Narkotika dan Psikotropika tetap mengatur BNN sebagai salah satu lembaga yang berwenang melakukan penyelidikan. Suyudi mengatakan, draf RUU Narkotika yang sudah disesuaikan dengan KUHAP baru, substansinya secara eksplisit justru menghapuskan nomenklatur atau penyebutan BNN, sehingga menimbulkan ambiguitas. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed]
"Ini tentunya menjadi ambiguitas dan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi BNN karena berpotensi justru melemahkan BNN RI secara kelembagaan," kata Suyudi saat rapat bersama Komisi III DPR RI untuk membahas RUU Narkotika dan Psikotropika di kompleks parlemen, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Suyudi, ketika identitas BNN itu direduksi dalam RUU Narkotika dan Psikotropika, kewenangan penyidik BNN dalam upaya penegakan hukum, seperti penangkapan dan penahanan, akan hilang. Hal itu sudah dialami penyidik di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambiguitas itu, kata Suyudi, bahkan bisa berpotensi melemahkan penyidik Polri yang sedang bertugas di BNN untuk memberantas permasalahan narkoba. "Bahkan lebih dalam lagi, berpotensi dapat tertutupnya akses BNN untuk berkoordinasi secara langsung dengan penuntut umum," ujar Suyudi. Ilustrasi narkotika. Foto: Dok/Media Indonesia Jenderal polisi bintang tiga ini meminta BNN harus tetap menjadi lembaga yang diamanatkan dan memiliki kewenangan dalam melakukan penyidikan, baik yang dilakukan penyidik Polri yang bertugas di BNN RI maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). "Dalam pelaksanaan kewenangan tersebut, kami BNN RI akan senantiasa tetap menghormati dan berpedoman pada mekanisme koordinasi dan sinergi dengan Polri, selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP," ungkap Suyudi.
https://merahputih.press/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=40670&_unique_id=69d7a54015677

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Komjen Suyudi Minta RUU Narkotika Tetap Atur BNN Bisa Jadi Penyidik

Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto meminta agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Narkotika dan Psikotropika tetap mengatur BNN sebagai salah satu lembaga yang berwenang melakukan penyelidikan. Suyudi mengatakan, draf RUU Narkotika yang sudah disesuaikan dengan KUHAP baru, substansinya secara eksplisit justru menghapuskan nomenklatur atau penyebutan BNN, sehingga menimbulkan ambiguitas. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=bPtz5ThxbkI[/embed]
"Ini tentunya menjadi ambiguitas dan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi BNN karena berpotensi justru melemahkan BNN RI secara kelembagaan," kata Suyudi saat rapat bersama Komisi III DPR RI untuk membahas RUU Narkotika dan Psikotropika di kompleks parlemen, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Suyudi, ketika identitas BNN itu direduksi dalam RUU Narkotika dan Psikotropika, kewenangan penyidik BNN dalam upaya penegakan hukum, seperti penangkapan dan penahanan, akan hilang. Hal itu sudah dialami penyidik di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambiguitas itu, kata Suyudi, bahkan bisa berpotensi melemahkan penyidik Polri yang sedang bertugas di BNN untuk memberantas permasalahan narkoba. "Bahkan lebih dalam lagi, berpotensi dapat tertutupnya akses BNN untuk berkoordinasi secara langsung dengan penuntut umum," ujar Suyudi. Ilustrasi narkotika. Foto: Dok/Media Indonesia Jenderal polisi bintang tiga ini meminta BNN harus tetap menjadi lembaga yang diamanatkan dan memiliki kewenangan dalam melakukan penyidikan, baik yang dilakukan penyidik Polri yang bertugas di BNN RI maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). "Dalam pelaksanaan kewenangan tersebut, kami BNN RI akan senantiasa tetap menghormati dan berpedoman pada mekanisme koordinasi dan sinergi dengan Polri, selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP," ungkap Suyudi.
https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e https://beritapolisi.com/komjen-suyudi-minta-ruu-narkotika-tetap-atur-bnn-bisa-jadi-penyidik/?feed_id=13011&_unique_id=69d7a4ae8ce0e

Wednesday, 8 April 2026

Komjen Pol Dedi Prasetyo : Kita Bangun Polisi Yang Berpikir Bukan Sekedar Bertindak

Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Transformasi Paradigma Polisi yang Humanis Seringkali kita melihat polisi hanya dari atribut fisiknya: seragam yang gagah, lencana yang berkilau, dan ketegasan yang terpancar dari kedisiplinan baris-berbaris. Namun, di balik itu semua, masyarakat menyimpan harapan besar akan hadirnya sosok pelindung yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga bijaksana secara batin. Sebagaimana ditekankan oleh Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo, Polri sedang menempuh jalan transformasi menuju era di mana polisi tidak sekadar menjadi pelaksana aturan, melainkan subjek yang berpikir dan merefleksikan setiap tindakannya. 1. Intelektualitas: Senjata Utama Melampaui Senjata Api Apa artinya menjadi "Polisi yang Berpikir"? Ini bukan sekadar tentang gelar akademis, melainkan tentang ketajaman intelektual dalam menghadapi dinamika sosial yang kompleks. Problem Solving: Anggota Polri masa kini dituntut mampu membedah akar masalah di lapangan sebelum mengambil tindakan. Diskresi yang Bijak: Menggunakan akal sehat untuk membedakan kapan hukum harus ditegakkan secara kaku dan kapan pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam meredam konflik. De-eskalasi: Kekuatan utama bukan lagi terletak pada kemampuan melumpuhkan lawan, melainkan pada kemampuan bernegosiasi untuk mencegah kekerasan terjadi. 2. Kematangan Moral dalam Situasi Krisis Transformasi ini adalah sebuah revolusi mental. Polisi yang humanis adalah mereka yang memiliki kematangan moral untuk tetap berdiri tegak di atas prinsip keadilan, bahkan dalam situasi yang paling menekan sekalipun. "Integritas tidak diuji saat situasi tenang, melainkan saat seorang anggota harus memilih antara ego kekuasaan atau pengabdian kepada nilai kemanusiaan." Ketika moralitas menjadi kompas, maka tidak ada lagi ruang bagi arogansi. Setiap interaksi dengan warga---dari tilang di jalan raya hingga penyidikan di ruang pemeriksaan---dijalankan dengan penghormatan terhadap martabat manusia. 3. Membangun Polri yang Unggul Lewat Kepercayaan Visi "Polisi Masa Depan" adalah tentang Polri yang hadir sebagai kawan, pendengar, dan pemberi solusi. Polri yang unggul tidak diukur dari seberapa banyak kasus yang diproses, melainkan dari seberapa tinggi tingkat kepercayaan (public trust) yang diberikan oleh rakyatnya. Kepercayaan adalah mata uang yang paling berharga dalam dunia kepolisian. Tanpa kepercayaan, polisi hanyalah aparat; dengan kepercayaan, polisi adalah bagian dari keluarga besar masyarakat. Kesimpulan: Kekuatan Sejati Pada akhirnya, kekuatan sejati seorang polisi tidak terletak pada pinggang yang menyandang senjata, melainkan pada hati yang mampu merasakan keresahan warga dan otak yang mampu memberikan solusi cerdas. Transformasi menuju Polri yang Humanis adalah janji untuk mewujudkan keamanan yang memanusiakan manusia, demi Indonesia yang lebih harmonis. Poin-poin tambahan yang bisa Anda masukkan jika ingin memperluas lagi: Digital Intelektual: Kemampuan polisi berpikir dalam menghadapi kejahatan siber. Leadership yang Melayani: Bagaimana para pimpinan Polri memberikan teladan dalam bertindak humanis. Pendidikan Karakter: Menyoroti pentingnya kurikulum kepolisian yang berbasis psikologi dan sosiologi.       https://merahputih.press/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=39253&_unique_id=69d6464f606ee

Komjen Pol Dedi Prasetyo : Kita Bangun Polisi Yang Berpikir Bukan Sekedar Bertindak

Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Transformasi Paradigma Polisi yang Humanis Seringkali kita melihat polisi hanya dari atribut fisiknya: seragam yang gagah, lencana yang berkilau, dan ketegasan yang terpancar dari kedisiplinan baris-berbaris. Namun, di balik itu semua, masyarakat menyimpan harapan besar akan hadirnya sosok pelindung yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga bijaksana secara batin. Sebagaimana ditekankan oleh Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo, Polri sedang menempuh jalan transformasi menuju era di mana polisi tidak sekadar menjadi pelaksana aturan, melainkan subjek yang berpikir dan merefleksikan setiap tindakannya. 1. Intelektualitas: Senjata Utama Melampaui Senjata Api Apa artinya menjadi "Polisi yang Berpikir"? Ini bukan sekadar tentang gelar akademis, melainkan tentang ketajaman intelektual dalam menghadapi dinamika sosial yang kompleks. Problem Solving: Anggota Polri masa kini dituntut mampu membedah akar masalah di lapangan sebelum mengambil tindakan. Diskresi yang Bijak: Menggunakan akal sehat untuk membedakan kapan hukum harus ditegakkan secara kaku dan kapan pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam meredam konflik. De-eskalasi: Kekuatan utama bukan lagi terletak pada kemampuan melumpuhkan lawan, melainkan pada kemampuan bernegosiasi untuk mencegah kekerasan terjadi. 2. Kematangan Moral dalam Situasi Krisis Transformasi ini adalah sebuah revolusi mental. Polisi yang humanis adalah mereka yang memiliki kematangan moral untuk tetap berdiri tegak di atas prinsip keadilan, bahkan dalam situasi yang paling menekan sekalipun. "Integritas tidak diuji saat situasi tenang, melainkan saat seorang anggota harus memilih antara ego kekuasaan atau pengabdian kepada nilai kemanusiaan." Ketika moralitas menjadi kompas, maka tidak ada lagi ruang bagi arogansi. Setiap interaksi dengan warga---dari tilang di jalan raya hingga penyidikan di ruang pemeriksaan---dijalankan dengan penghormatan terhadap martabat manusia. 3. Membangun Polri yang Unggul Lewat Kepercayaan Visi "Polisi Masa Depan" adalah tentang Polri yang hadir sebagai kawan, pendengar, dan pemberi solusi. Polri yang unggul tidak diukur dari seberapa banyak kasus yang diproses, melainkan dari seberapa tinggi tingkat kepercayaan (public trust) yang diberikan oleh rakyatnya. Kepercayaan adalah mata uang yang paling berharga dalam dunia kepolisian. Tanpa kepercayaan, polisi hanyalah aparat; dengan kepercayaan, polisi adalah bagian dari keluarga besar masyarakat. Kesimpulan: Kekuatan Sejati Pada akhirnya, kekuatan sejati seorang polisi tidak terletak pada pinggang yang menyandang senjata, melainkan pada hati yang mampu merasakan keresahan warga dan otak yang mampu memberikan solusi cerdas. Transformasi menuju Polri yang Humanis adalah janji untuk mewujudkan keamanan yang memanusiakan manusia, demi Indonesia yang lebih harmonis. Poin-poin tambahan yang bisa Anda masukkan jika ingin memperluas lagi: Digital Intelektual: Kemampuan polisi berpikir dalam menghadapi kejahatan siber. Leadership yang Melayani: Bagaimana para pimpinan Polri memberikan teladan dalam bertindak humanis. Pendidikan Karakter: Menyoroti pentingnya kurikulum kepolisian yang berbasis psikologi dan sosiologi.       https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad https://beritapolisi.com/komjen-pol-dedi-prasetyo-kita-bangun-polisi-yang-berpikir-bukan-sekedar-bertindak/?feed_id=12608&_unique_id=69d64568d4dad